Menikah Dengan Musuh-Ku

Menikah Dengan Musuh-Ku
Hilang


__ADS_3

"Waduhh terus mereka kemana dong" ucap Elsa dengan muka paniknya


"Coba kita cari disemua tempat ini" ajak Lia dan diangguki mereka semua dan mereka pun mulai mencari-cari keberadaan Aldo dan Aya


Setelah hampir setengah jam mereka masih belom juga menemui Aya dan aldo "yaampun sa mereka kemana ini, kita udah cari disegala tempat permainan disini tapi masih gak ketemu juga" panik Lia


"Sabar beb, semoga Aya dan Aldo gak kenapa-kenapa" ucap Gino


"Kita lapor ke guru aja" perintah Egi dan diangguki mereka bertiga


Saat setelah menemui salah satu guru yaitu pak Yadi "pak kita mau lapor" ucap Gino


"Mau lapor apa? Ko muka kalian panik semua" tanya pak Yadi


"Aya sama Aldo pak" jawab Elsa


"Iya mereka kenapa?" Tanya pak Yadi lagi


"Mereka hilang" jawab Gino


"Apahh!! Hilang ko bisa?" Kaget pak Yadi "kita harus kasih tau seluruh murid sama guru-guru lainnya


Dan pak Yadi pun membuka benda pipihnya dan mengirim pesan disalah satu grup sekolah


Didalam pesan itu pak Yadi meminta seluruh murid dan guru-guru untuk berkumpul didepan tempat panjat memanjat. Setelah menunggu hampir 20 menit akhirnya mereka semua telah terkumpul dengan lengkap


"Ada apa pak Yadi?" Tanya Bu cila


"Aldo dan Aya hilang" jawab pak yadi dengan to the poin


"Apahhh!!" Teriak mereka semua yang mendengarnya


"Ko bisa pak?"


"Terus gimana ini pak?" Tanya pak Ahmad


"Gini aja kita cari dulu bareng-bareng, karena ini udah mulai sore kita harus cepet nyari mereka berdua, dan untuk guru yang sempet buat ngabarin pak Hendra ya boleh dikabarin. Dan untuk yang tau orang tua Aya bisa juga dihubungi ya"


"Ouh iya Gino terakhir Aldo dan Aya kemana?" Tanya pak baqi


"Terakhir sih duduk diatas situ pak, tapi kita balik udah gada" jawab Gino dengan menunjuk ke arah tempat awal Aldo dan Aya duduki


"Maaf pak kalo gak salah tadi saya sempet denger kalo ada korban yang jatoh dari balon udara ,atau jangan-jangan mereka itu Aya sama Aldo" ucap Bu Eka


"Ouh iya saya juga denger Bu" jawab pak baqi


"Kita coba kesana" ucap pak yadi dan mereka semua pun menuju tempat balon udara, tidak semua hanya sebagian karena tidak semua suka dengan ketinggian


"Maaf pak kita mau nanya korban yang terjatuh dari sini itu ciri-cirinya gimana?" Tanya pak Yadi ke mamang yang mempunyai balon udara yang dinaiki Aya dan Aldo


"Mereka itu dua orang cowo sama cewe, yang cowo badannya tinggi, putih, mancung terus potongan rambutnya berponi tapi dibelakangnya panjang sedikit" jawab mamang tersebut


"Aldo, bener pak itu Aldo" ucap Gino


"Terus kalo yang cewe pak?" tanya pak Yadi lagi


"Kalo yang cewe cantik, putih, tinggi juga terus rambutnya itu lurus banget"


"Wah Bener pak fiks ini mah mereka berdua" ucap Gino


"Siapa tau bukan no, coba kamu kasih tunjuk foto Aldo " perintah pak baqi


Gino pun memperlihatkan foto Aldo ke mamang tersebut "ini bukan pak?" Tanya Gino


"Iya bener mas ini orang nya" jawab mamang tersebut

__ADS_1


"Ya tuhan al" panik Gino


"Udah no tenang aja ,Lo kan tau Aldo sama Aya tu kuat" Ucap Egi dengan menepuk-nepuk punggung Gino seraya memberi kekuatan


"Bapak keluarga nya?" Tanya mamang tersebut


"Saya gurunya pak, kita disini lagi camping" jawab pak Yadi


"Ini ceritanya gimana pak, ko bisa sampe jatoh?"


"Ini memang salah saya pak, kurang teliti mengecek balon udaranya dan ditambah angin yang kenceng pak jadinya mereka terbawa angin. Ini tim dari wisata kami sudah mulai mencari pak disekitar sungai"


"Kalo gitu kita ikut cari ya pak?"


"Boleh ayo kita cari sekarang, sebelumnya saya mohon maaf ya pak atas kelalaian kita"


"Iya pak gapapa ,yang penting kita langsung cari mereka" dan mereka pun turun untuk mencari keberadaan Aldo dan Aya


"Gino gimana apa bener korbannya Aya sama Aldo?" Tanya panik Lia


"Iya bener korbannya mereka berdua, ini aku mau nyarai mereka disekitar sungai. Kalian nunggu disini aja yah"


"Gak no kita harus ikut, kita mau cari mereka berdua"


"Yaudah ayo, tapi kalian juga harus jaga diri jangan sampe ilang" dan mereka pun pergi menuju sungai dan memasuki kawasan hutan untuk mencari keberadaan mereka berdua


"Aldoo!!"


"Ayaaa!!"


"Dimana kalian!!"


"Al!!"


"Ayaaa!!"


"Sa gue takut Aya kenapa-kenapa hiks" ucap Lia


"Kita berdoa aja ya li hiks hiks" jawab Elsa dan langsung memeluk Lia


"Kemana mereka sa hiks hiks"


"Kita telfon mamah nya Aya dulu yah"


"I-iyah" jawab Lia dengan sesegukan. Elsa pun mulai menelfon mamah Melinda


"Hallo Tante"


"Iya Elsa ada apa?" Tanya mamah Melinda dari balik telfon


"Eee gini Tante , Aya ee Aya" ucap ragu elsa


"Aya kenapa sa?"


"Aya hilang Tante"


"Apah!! Hilang!! Yaampun ko bisa?"


"Aku bakal jelasin kalo Tante disini aja yah, sekarang Tante kesini aja, kota lagi di wisata Kalibiru Yogyakarta"


"Oke Tante kesana sekarang" dan panggilan pun terputus


"Aldo!!" Teriak Gino


"Ayaa Lo dimana!!" Teriak Egi

__ADS_1


"Ini udah mau malem pak" ucap Gino


"Makannya itu kita harus terus semangat carinya"


Berjam-jam sudha mereka lewati hingga kini waktu menunjukkan pukul 17:15


"Udah sore pak kita lanjut besok lagi cari nya" ucap salah satu tim dari wisata Kalibiru


"Insyaallah mereka bakal aman pak, kita hanya bisa berdoa dan berdoa"


"Yaudah anak-anak kita balik ke tenda dulu yah, besok baru kita cari mereka lagi" ucap pak Ahmad dan mereka pun kembali ke tenda dengan perasaan takut, khawatir dan tidak tenang


Dan seluruh murid pun tengah sibuk mengurus pekerjaan masing-masing walaupun masih tidak tenang akan keadaan Aya dan Aldo


Dan saat para guru tengah rapat tiba-tiba datanglah pak Hendra dan sang istri


"Pak Hendra" sapa seluruh guru dengan langsung berdiri


"Bu Nita"


"Gimana kabarnya Aldo?" Panik momy Nita


"Aldo masih belom ketemu pak Bu, kita udah berusaha mencari tapi karena ini udah mau larut jadi yang melanjutkan mencari cuman tim dari wisata Kalibiru"


"Yaampun dad, gimana ini aldo hiks" panik momy Nita lagi


"Sabar mom pasti Aldo gapapa ko, kan dia kuat kamu tau sendiri kan" ucap pak Hendra


"Ko bisa Aldo hilang ,gimana ceritanya?" Tanya pak Hendra


"Kita masih belom tau cerita awalnya gimana pak"


"Kalo gitu kalian bubar kan camping ini, suruh beberapa guru untuk menemani mereka pulang. Kita fokus mencari Aldo dan temen satu nya yang hilang" perintah pak Hendra


"Tapi bukannya kalo ada anak-anak lebih baik pak, semakin banyak yang mencari semakin ada peluang kita menemui Aldo"


"Mereka kesini untuk camping bukan mencari orang hilang, sudah ada petugas yang mencarinya kita serahkan ke mereka. Dan saya sudah menyuruh anak buah saya untuk mencari Aldo"


"Baik pak besok kami pulangkan mereka semua"


"Apa kalian udah telfon wali murid yang hilang juga?" Tanya pak Hendra


"Sudah pak"


"Terus mereka belom kesini juga?"


"Belom pak, mungkin masih dalam perjalanan"


"Yasudah kita sebaiknya istirahat dulu, karena besok kita bakal sibuk mencari Aldo" dan mereka pun memasuki tenda masing-masing


Didalam tenda Lia


"Hiks hiks Aya" suara tangisan Lia dan elsa


"Udah sa Li, tenang yah yakin aja kalo Aya sama Aldo gabakal kenapa-kenapa" ucap Safira


"Sebaiknya kita istirahat dulu baru besok kita harus semangat cari mereka" ucap putri


"Gue bakal bisa tidur kalo gue aja gatau Aya disana bisa tidur apa gak hiks" ucap Elsa


"Iya kita tau sa, tapi Lo juga harus jaga diri, kalo Lo gak tidur terus sakit yang ada Lo gak bisa cari mereka" ucap Safira


"Iya bener emang kalian mau sakit, terus gak bisa nyari Aya" sambung putri


Elsa dan Lia pun menuruti omongan putri dan Safira yang memang ada benarnya

__ADS_1


Tak lama kemudian mereka sudah bisa tertidur walau sedikit gelisah


__ADS_2