
Aya pun melihat dirinya di kaca yang memang semakin cantik, dengan gaun berwarna abu-abu yang sedikit terbuka membuat Aya terlihat bak ratu kerjaan
Dengan rambut yang dirangkai indah dengan disanggul, membuat aura cantik nya semakin menambah. Siapa pun yang melihatnya pasti sangat lah tertarik
"Yaampun anak mamah cantik banget, masyaallah" puji mamah Melinda
"Biasa aja mah" jawab Aya dengan senyum terpaksa
"Pasti Aldo langsung terpincut ini mah" ledek mamah Melinda
"Mamah!" Ucap aya dengan memanyunkan bibirnya
"Ini udah selesai ya neng, tinggal nunggu akad aja" ucap MUA tersebut
Setelah berjam-jam kemudian Aldo pun sudah siap dan sangat rapih dengan mengenakan jas berwarna abu-abu dan kemeja putih didalam nya, uang membuat Aldo lebih terlihat berwibawa dan gagah
"Udah ganteng banget anak momy" ucap momy nita dan hanya dibalas senyuman dari Aldo
"Kaya dady nya kan mom?" Ledek dady Hendra
"Ihh ge'er banget kamu" ucap momy Nita
"Buah itu gak jatuh jauh dari pohonnya mom" jawab dady Hendra
"Tapi Aldo itu lebih mirip ke momy liat tuh, Aldo itu muka nya ada muka cewenya dad" racau momy Nita
"Anak nya aja cowo ya miripnya bapak nya lah" ucap dady Hendra yang tak mau kalah
"Nakalnya Aldo baru ikut bapak nya" ucap momy Nita lagi yang juga tidak mau kalah
"Ihh momy curang, yang bagus-bagus ke momy semua yang jelek-jelek ke dady semua"
"Nih momy sama dady mau ribut terus? Yang ada Al gak jadi nikah nih" ucap Aldo
"Tu kan gara-gara dady si" sewot momy Nita
"Dady lagi" ucap dady Hendra
"Udah udah ayo nanti gak jadi nikah lagi" ucap Aldo
"Cieee ada yang pengin banget nikah ni" ledek dady Hendra
"Iya dad kayanya benih-benih cinta udah ada" ledek momy Nita juga
"Apaan si mom dad, bukannya pengin banget tapi al takut dihukum mati" jawab Aldo
"Alahh boong banget kamu al" ledek momy Nita lagi
"Udah mom ayo ihh" sewot Aldo dan mereka pun berjalan menuju tempat pelaminan
Sesampainya dipelaminan
"Ganteng banget calon mantu papah" ucap papah hasan
"Makasih pak" jawab Aldo
"Kalo udah sah jangan panggil pak lagi, kamu harus banget panggil papah" ucap papah hasan dan hanya dibalas anggukan dari Aldo dengan senyum yang mengembang dibibirnya
Dan penghulu pun datang
"Assalamualaikum" ucap penghulu itu
"Waalaikumsalam" jawab mereka
"Apakah pengantin perempuan nya sudah siap?" Tanya pak penghulu dengan duduk dikursi
__ADS_1
"Sudah pak" jawab momy nita
"Boleh panggil mempelai perempuan nya"
Dan momy Nita pun berjalan menuju kamar Aya
"Aya Aya ayo itu penghulu udah dateng" ucap momy Nita
"Haa beneran Tante?" Tanya aya
"Iya beneran ayo sekarang keluar" ucap momy Nita dan mereka pun berjalan menuju tempat pelaminan
Aya pun berjalan menuju kursi pelaminan dengan digandeng mamah Melinda dan diiring warga lainnya dibelakang Aya, seketika mata semua orang yang berada ditempat pernikahan Aya dan Aldo pun tertuju kepada Aya
'lo cantik banget ay' puji Aldo dalam hatinya tapi dengan menampakkan senyumnya saat melihat penampilan Aya dari atas sampai bawahÂ
Aya pun duduk disebelah Aldo, tapi masih saja Aldo menatap Aya intens dengan senyumnya
'ni anak setres apa gimana si?' batin aya
Dady Hendra yang menyadari tatapan Aldo pun seketika berkata "jangan lupa kedip al" ucapan dady Hendra yang mampu membuat Aldo tersadar dan membuat Aya semakin malu
"Ha apa si dad" jawab Aldo
"Sabar Al, bentar lagi bakal jadi istri kamu. Nanti kmu bebas mandangin sampe berhari-hari" ledek papah hasan juga
"Papah apaan si" sewot Aya tapi dengan muka malunya
"Emang bener ko ya gak ndra?" Tanya papah hasan ke dady Hendra
"Bener banget dong"
"Bisa kita mulai?" Tanya pak penghulu
"Bisa pak" jawab mereka berdua
"Siap pak" jawab Aldo
"Siap-siap aja Lo, gue ni yang gak siap" bisik aya
"Brisik Lo tinggal ikutin aja" bisik Aldo juga
"Sekarang kita mulai ya" ucap pak penghulu dan mulai menjabat tangan Aldo
"Bismillahirrahmanirrahim Aldo Jefan Hernandez bin bapak Hendra Hernandez saya nikah kan engkau dan kawin kan engkau dengan Nayla Amalia Azahra binti bapak hasan Maulana dengan maskawin seperangkat alat solat dan uang sejumlah 10juta rupiah tersebut dibayar tunai" ucap pak penghulu
"Saya terima nikah dan kawin nya Nayla Amalia Azahra binti bapak hasan Maulana dengan maskawin tersebut dibayar tunai" ucap Aldo tanpa terputus
"Gimana para saksi sah?" Tanya pak penghulu
"Sah" jawab mereka semua
"Alhamdulillah" ucap mereka dan pak penghulu pun memberikan doa singkat untuk mereka berdua
"Silahkan istri nya mencium tangan suami nya" perintah pak penghulu
Mau tidak mau Aya pun mengikuti perintah pak penghulu, dengan langsung mencium tangan Aldo dan Aldo membalas dengan mencium kening Aya
"Selamat ya kalian berdua sudah sah menjadi suami dan istri, semoga kalian menjadi keluarga yang sakinah mawadah dan warahmah" ucap pak penghulu
"Aamiin" jawab mereka semua
"Untuk seluruh warga yang sudah menyempatkan datang kesini, bisa langsung mengambil makanan ya yang sudah dipersiapkan " ucap dady Hendra
"Terimakasih pak" jawab mereka serentak, dan mereka pun berbondong-bondong mengambil makanan dan minuman
__ADS_1
"Wihhh anak dady lancar banget ijab qobul nya,gak sia-sia tadi latihan dulu" ucap dady Hendra dan hanya dibalas senyuman dari Aldo dan Aya
"Semoga kalian selalu bahagia ya, dan bisa menerima satu sama lain, harus saling dewasa, saling mengerti. Karena bangun rumah tangga itu cobaannya banyak , apalagi umur kalian masih labil, jadi kalian harus bener-bener jaga sikap kalian ya" ucap papah hasan
"Iya pah" jawab Aya
"Iya pak" jawab Aldo juga
"Jangan panggil pak dong, kan udah jadi mertua kamu jadi panggilnya papah" ucap papah hasan
"Oke pah" jawab Aldo lagi dengan senyum nya
"Yaampun anak momy keren banget sayang gak ada yang salah loh pas ijab qobul nya" girang momy Nita
"Iya nih Aldo the best banget" sambung mamah Melinda
"Makasih mah" jawab Aldo
"Cie sekarang anak mamah udah punya suami" ledek mamah Melinda ke Aya
"Apasi mah"
"Iya nih akhirnya ay, kamu beneran jadi istri aldo idaman momy" ucap momy Nita ke Aya
"Hehe iya mom" jawab Aya
"Udah ayo kita makan" ajak dady Hendra dan mereka pun menuju tempat makannya
"Ambilin dong ay" perintah Aldo
"Ambil sendiri lah" jawab Aya
"He gue tu sekarang suami Lo, jadi harus nurut sama suami, dosa Lo ngebantah suami" ucap Aldo
"Kita tu nikah terpaksa bukan karena sayang ngerti Lo" ucap aya
"Mau terpaksa mau enggak tapi kita tetep sah menjadi suami dan istri"
"Bodo amat" ucap aya dan meninggalkan Aldo
"Ehh parah Lo" ucap Aldo
Sesampainya dimeja makan
"Kenapa baru nikah udah galak-galakan gitu si mukanya?" Tanya mamah Melinda saat melihat ekspresi aya dan Aldo yang memang saling melotot
"Enggak mah tadi Aya aku ajak malem pertama tapi gamau ya aku nya jadi gak mood lah mah" jawab asal Aldo
'ni anak ngomong apaan si' batin Aya dengan melototi Aldo
"Yaampun anak momy gercep banget" girang momy Nita
"Kayanya sebelum mereka lulus kita udah gendong cucu dua deh nit" ledek mamah Melinda juga
"Tenang aja mah, kita bakal kasih cucu yang banyak" ucap Aldo
"Apaansi Lo!" Teriak Aya
"He sayang gak boleh teriak kaya gitu, apalagi sama suami kamu terus didepan mertua kamu juga. Mana manggilnya masih Lo gue lagi" ucap papah hasan
"Gapapa lah pak Hasan mungkin mereka butuh latihan" jawab dady Hendra
"Ayo Aya kamu minta maaf sama suami kamu" perintah mamah Melinda dan Aya pun hanya bisa menurut
"Maaf ya" ucap aya dengan terpaksa
__ADS_1
"Gapapa istri ku, yang penting jangan gitu lagi ya" jawab lembut Aldo yang pastinya meledek Aya
'Najis banget ni orang' batin Aya