
Aldo pun hanya mengangguk pasrah
*
Dikediaman Hernandez
Terlihat lah Aldo dan momy Nita yang sedang menunggu kedatangan Aya dan mamah Melinda
Aldo hanya bisa termenung, perjuangan nya yang selama ini dia lakukan, dia lakukan dengan susah payah apakah harus gagal disini??
Tapi tidak ada perjuangan tanpa rasa lelah dan saat kita besungguh- sungguh tidak ada kata gagal dikamus berjuang
"Sudah kamu jangan sedih gitu dong" melas momy Nita dengan mengelus-elus pundak Aldo
"Tapi Al, walaupun kamu gak masuk 10 besar tapi kamu kan udah kerja, udah bisa biayain istri dan anak. Pasti Aya mau" yakin momy Nita
"Oh iya yah mom, tapi tetep aja al gagal" ucap Aldo yang kembali melemas
"Kamu emang gagal disekolah, tapi kamu berhasil jadi suami Aya yang baik"
"Aku gak sepenuhnya baik mom, buktinya aku gak bisa dapet 10 besar" sambungnya
'aldo-aldo' batin momy Nita
Setelah hampir 30menit Aya pun datang dengan mamah Melinda
"Nah tu Aya" ucap momy Nita
Aldo yang sedari menundukkan wajahnya pun, seketika menatap Aya dan berlari memeluknya
"Honey, maaf aku gak bisa jadi suami sempurna buat kamu" ucap Aldo sedikit lirih
Aya yang dipeluk pun hanya melihat ke arah momy dan mamah nya yang tengah duduk dengan tertawa namun tidak ada suaranya
"Sayang kamu gak gagal ko" ucap aya dengan melepaskan pelukan itu
"Aku gagal honey, aku gagal!!" Teriak frustasi aldo
"Kamu hebat loh bisa dapet peringkat 8" ucap aya dengan senyumnya
"Maksud kamu?" Tanya Aldo penasaran
"Kamu berhasil sayang, kamu dapet peringkat 8" racau Aya yang masih tidak dipercaya oleh Aldo
"Pasti kalian boong kan, biar aku gak sedih aja" ujarnya
"Coba kamu liat grup kelas kita" perintah Aya
Dengan muka bingungnya Aldo pun membuka grup kelas yang terdapat pesan baru dari pak Ahmad
Disitu tertulis nama-nama dan peringkat nya
1.Nayla Amalia Azahra
2.Putri melvina
3.Egi Melgiansyah
4.Elsa Putri Anindia
6.Revano Alexander
7.Bagas Putra
8.Aldio Jefan Hernandez
9.Safira Amora
10.Aprilia Yuswandari
__ADS_1
"Apa!! Jadi bener aku peringkat 8??" Kaget Aldo dan diangguki oleh Aya
"Yessss!! Akhirnya aku berhasil!!" Teriak kebanggaan Aldo
"Wuhuuuuu akhirnya gue berhasil!!"
"Selamat ya Al" ucap mamah Melinda
"Makasih mah, akhirnya Al bisa bikin cucu buat mamah sama momy" racaunya yang mampu mendapati cubitan dari Aya
"Berarti tadi momy ngerjain aku dong?" Tebak Aldo
"Hehehe momy pengin aja liat ekspresi kamu "
• Flashback off •
"Bu!! Aldo mendapat peringkat 8, Alhamdulillah sekali ya yang dulu hanya bisa 30 besar bahkan pernah paling bawah. Tapi sekarang kenaikan Aldo begitu sangat drastis, saya aja hampir gak percaya loh Bu" ucap pak Ahmad
"Alhamdulillah sekali pak akhirnya saya bisa merasakan anak saya dapat peringkat 10 besar, itu sangat mengagetkan buat saya, saya sering liat susah nya Aldo belajar, gimana pusing nya dia. Akhirnya hasilnya sesuai sama perjuangannya" racau momy Nita
"Perjuangan tidak akan pernah mengkhianati hasil Bu, pasti akan ada akhir bahagia nya, sama seperti Aldo"
"Yaudah pak, terimakasih saya permisi dulu" pamit momy Nita menuju kursi mamah Melinda
"Gimana nit?" Tanya mamah Melinda
"Aldo dapet peringkat 8!!" Girang momy Nita
"Alhamdulillah"
"Tapi mel, aku mau kerjain Aldo jadi seolah-olah dia itu gak dapet 10 besar, aku mau liat ekspresi Aldo kaya gimana"
"Yaudah aku si terserah kamu aja, terus Aya boleh tau?" Tanya mamah Melinda
"Dikasih tau aja, yang penting jangan kasih tau Aldo dulu sampe kalian pulang ya?"
"Iya nih apalagi aku, yaudah mel aku keluar dulu, aku pulang dulu" pamit nya
"Hati-hati ya nit"
• Flashback on •
"Aku hampir aja mau mogok makan" ucap Aldo yang mampu membuat mereka tertawa lepas
"Karena aku udah dapet 8 besar, jadi boleh dong unboxing" bisik Aldo
"Kamu nih masih ada mamah sama momy loh" jawab Aya dengan berbisik juga
"Mamah sama momy mau ke taman belakang ya" ujar momy Nita
"Oh yaudah mom, Al mau ke kamar, kita cape ya honey" ucap Aldo dan setelah mengatakan itu aldo pun dengan cepat membawa tubuh Aya ala bridal style dan berlari menuju kamarnya
Momy Nita dan mamah Melinda pun hanya terbengong melihat nya
"Gercep banget Aldo" kaget momy Nita
"Aduhh anak aku udah mau melepas keperawanannya"
"Iya nih Aldo juga udah gak bujang lagi deh haha"
"Yaudah yuk kita ke taman aja, takut denger yang gak gak gitu" ledek mamah Melinda dan mereka pun berjalan menuju taman belakang
Dikamar pasutri
"Honey, kamu udah siap?" Tanya Aldo yang kini berada diatas Aya
"Aku siap sayang, aku serahkan tubuh ku dan jiwa ku sepenuhnya hanya untuk kamu sayang, aku sudah siap menjadi istri sepenuhnya buat kamu dan menjadi ibu nanti nya, aku udah siap. Ayo sayang" yakin Aya
Aldo yang mendengarnya pun tersenyum lebar dan mulai membuka seragam nya, hingga kini hanya tertinggal boxer nya yang berwarna putih
__ADS_1
Aldo juga melucuti pakaian milik aya satu persatu, hingga kini Aya sudah telanj*ng bulat, Aya pun sangat malu semalu- malunya, namun inilah janji dan kewajiban Aya yang tidak boleh ia tolak
Mereka berdua masih menatap dengan senyum bahagianya, Aldo pun beralih menatap goa surgawi milik aya yang sangat mulus, bersih dan hanya ada bulu-bulu halus disekitar nya
"Punya mu indah sekali sayang" puji Aldo
"Jangan banyak omong, ayo masukkan lah"
Aldo pun lagi-lagi dibuat tersenyum bahagia, dengan cepat Aldo melu*at bibir mungil Aya dan tak lupa satu tangannya memainkan goa surgawi milik aya
"Emmphhh" desah*n Aya dibalik ******* itu
Aldo yang sudah tidak ingin berlama-lama pun, mulai membuka boxer nya hingga kini menampakkan burung besar gagah yang tengah berdiri tegak, Aya yang melihat langsung dengan sangat dekat pun membatin 'Punya Aldo besar banget, apa aku bisa' batin Aya dengan menggigit jari telunjuknya ngeri
"Kamu takut honey?" Tanya Aldo
"Enggak ko"
"Kamu mau memainkan nya?" Tanya nya lagi
"Aku pengin dia masuk, ayo lah Al jangan banyak bicara" resah Aya yang sepertinya gairah nafsu nya semakin memuncak
"Oke honey, dengan bangga aku masukan dia" ucap Aldo dan mulai memasukkan benda pusaka nya
"Awwww sakitt" ringis Aya
Aldo pun tidak menghiraukan dan masih berusaha memasukkan kembali "awwww!!" Teriak Aya lagi
"Udah masuk belom si, aduhh sakit banget" rengek nya lagi
"Sabar sayang, kamu itu masih perawan jadi masih ada penghalang didalem nya, aku harus keras honey kalo mau masuk, tapi bakal sakit buat kamu" ucap Aldo yang bingung dan tak tega melukai Aya
"Gak papa, aku pasti kuat"
Aldo pun dengan menghentakkan keras benda pusaka nya hingga kini sudah berhasil masuk ke goa surgawi milik aya
"Ahhhhhhh!! Teriak Aya kesakitan, nyeri rasa yang sangat begitu nyeri, namun Aya harus bisa menahan nya
"Awwww sakit banget" rengek nya lagi
Aldo pun mengeluarkan benda pusaka nya yang sudah terkena darah, yang menandakan bahwa virg*n Aya sudah hilang
"Ko keluar?" Tanya aya, Aya yang melihat ada darah dibenda pusaka Aldo pun seketika terkejut
"Ko ada darah??" Kaget Aya
"Itu darah keperawanan kamu"
"Kamu masih sakit??" Tanya Aldo
"Masih" jawab Aya
"Yaudah lanjut besok aja ya biar luka kamu sembuh dulu, baru kita bikin baby" ucap Aldo yang tak tega melihat Aya dengan wajah merah nya dan tubuh yang melemas
"Gak sayang gak usah besok, sekarang aja ayo, biar sekalian sakit" ucap Aya lagi
"Tapi honey..." Belom juga Aldo menyelesaikan perkataannya tiba-tiba Aya menjatuhkan Aldo diranjang dan Aya pun menduduki benda pusaka milik Aldo yang berlumuran darah, Aya pun mengambil tissue dan membersihkan sisa darah
Saat sudah bersih Aya pun memasukan milik Aldo ke goa surgawi nya dengan rasa sakit yang begitu sakit namun Aya mampu menahannya
Saat berhasil masuk, Aya pun mulai menaik turun kan tubuhnya, mulai menggenj*t Aldo dengan sangat nafsu, hingga kini Aldo mulai terbuai dengan permainan Aya
Aya yang merasakan miliknya sudah enak dan tidak sesakit tadi pun mulai merasakan nikmatnya bersetub*h dengan suami tercinta nya
'ternyata gini rasanya' batin Aya
______________________________
Jangan lupa ulasannya dan bintang lima nya reader baik:)
__ADS_1