
BAB INI MENGANDUNG ADEGAN 18+
YANG TIDAK SUKA BISA LANGSUNG SKIP YAA:)
...****************...
"Tapi gue ogah!!" Sewot Aya
"Terserah Lo deh maunya gimana, cape gue" sewot Aldo juga dan langsung keluar dari kamarnya
"Lah ko marah?" Bingung Aya
"Aldo se mau itu apa sampe marah kaya gitu"
"Apa gue salah banget ya"
"Ah udah lah bodo amat" dan Aya pun memilih tertidur karena waktu telah menunjukkan pukul 22:30
Setelah beberapa jam Aldo Puna memasuki kamar
"Lagi dingin kaya gini malah pake pendek kaya gitu, buat gue nafsu aja" ucap Aldo dengan menyelimuti tubuh Aya
"Selalu cantik Lo ay kalo tidur" kagum Aldo dengan mengelus-elus rambut nya
"Hooaammmm"
"Kenapa ya setiap liat Aya tidur pasti gue ikut ngantuk" heran Aldo
"Mending tidur juga deh, tapi gak mungkin kan gue tidur satu ranjang sama Aya, yang ada gue harus beres-beres rumah" dan Aldo pun memilih tertidur disofa panjang sebelah ranjang
"Ahh gini banget hidup gue, punya istri tapi kaya masih sendiri" ucap Aldo dengan merebahkan diri nya disofa
"Udah gak dikasih jatah, tidur bareng aja gak boleh. Ouh tuhann"
"Tidur gada selimut, gada bantal. Sedih banget hidup gue"
"Udah lah tidur aja" Aldo pun memejamkan matanya
Setelah lelah ngomong sendiri akhirnya Aldo tertidur pulas di sofa tanpa selimut
...****************...
Pagi pun datang
"Hoooaaaammmm, jam berapa ini?" Tanya seseorang yang baru saja bangun dan langsung membuka benda pipihnya dan melihat jam yang tertera dilayar itu
"Masih jam 6" ucap seseorang tersebut dengan suara khas orang bangun tidur yang tak lain adalah Aya
"Untung aja tu anak gak tidur sama gue" ucap aya saat melihat Aldo tertidur disofa
"Tapi kasian banget gak pake selimut pasti dia kedinginan" dan Aya pun memberikan selimut ke Aldo dengan memandangi Aldo intens dan berkata
"Lo ganteng banget si, imut banget deh kalo tidur"
"gue bingung al, mau bahagia atau sedih nikah sama Lo, tapi yang pasti gue bakal selalu disisi Lo" ucap aya dengan mengelus-elus rambut Aldo
"Gue selalu pengin disamping Lo, karena gue selalu nyaman saat bersama Lo Al"
"Udah lah mending gue mandi" Aya pun hendak melangkah menuju kamar mandi namun tiba-tiba tangannya ditahan seseorang yaitu Aldo
"Mau kemana?" Tanya Aldo dengan suara khas orang bangun tidur
'aduh mampus gue ko dia bangun?' batin aya
'berarti dia denger dong omongan gue tadi'
'kalo iya dia sampe denger , malu banget gue'
"Lo disini aja ay" ucapnya lagi dan langsung menarik tangan aya hingga Aya terjatuh diatas tubuh Aldo
Mereka kini sangat dekat dengan wajah yang hampir menempel bisa dihitung jarak mereka terpaut satu senti saja
__ADS_1
Aldo yang tak tahan pun mendekatkan wajahnya dan Aya yang entah kesurupan apa tiba-tiba mau menurut dan menutup matanya.
Aldo yang melihat Aya menutup mata tanda mau pun langsung Tersenyum tipis.
Aldo pun langsung menempelkan bibirnya ke bibir aya, dengan masih memberi kecupan
Namun lama-lama kecupan itu berubah menjadi ******* pelan, Aya yang dari tadi tidak membalas pun lama kelamaan membalas ******* Aldo
Yang semakin lama ******* itu menjadi sangat ganas, mereka sibuk meneliti satu persatu yang ada didalam nya.
Gairah nafsu mereka semakin memuncak hingga kini tangan Aldo mulai memasuki baju oversize Aya namun dibagian punggung Aya. Dia mengelus-elus membuat Aya semakin nafsu
Tangan Aldo pun hendak beralih mengelus-elus pan*at Aya, namun ditahan oleh Aya dan Aldo pun hanya berpasrah.
Aldo yang sudah tidak tahan pun membawa Aya ke ranjang ,dan kini Aya duduk berpangku dipaha Aldo dengan tidak menyudahi ciuman itu
Mereka terus terbawa alam nafsu hingga
Tok tok tok
Ketukan pintu dari kamar mereka pun tidak terdengar, mereka terus sibuk *******
Ceklek
Seseorang tersebut yang mengetuk pintu pun tiba-tiba memasuki kamar mereka, alangkah kaget nya seseorang tersebut yang tak lain momy nita
"Yaampun maaf momy gak sengaja liat" ucap momy Nita yang mampu membuat mereka tersadar dan menoleh ke arah momy Nita yang sedang menutup matanya
Aya pun langsung turun dari pangkuan Aldo dan mereka berdua berjalan menuju momy Nita dengan muka malunya
"Momy ngapain si?" Tanya Aldo
"Maaf ya momy gak sengaja liat beneran. Maaf banget" mohon momy Nita
"Gapapa mom" jawab Aya walaupun dengan muka malunya
"Momy ko gak ketuk pintu dulu si, ganggu kita aja" rengek Aldo
"Ya maaf momy tadi udah ketuk pintu tapi gada jawaban, kirain momy kalian masih tidur ya momy langsung masuk aja eh ternyata"
"Iya Al lupa mom"
"Terus momy mau ngapain kesini?" Tanya Aldo
"Momy mau ngajak kalian sarapan eh udah sarapan duluan" ledek momy Nita yang membuat mereka semakin malu
"Iya mom nanti kita turun ko" jawab Aya
"Jangan dong sayang, kamu gak mau lanjut lagi" rengek Aldo
"Ihh apaansi" sewot Aya dengan mencubit lengan Aldo
"Sakit dong"
"Kalo mau lanjut ya lanjut aja gapapa ko, tapi harus inget sarapan nasi juga bukan sarapan cinta" ledek momy Nita lagi
"Yaudah momy turun ya, kalian lanjut lagi aja hahah" ledeknya lagi dan keluar dari kamar Aya dan aldo
Aya pun langsung menutup pintunya
"Lo gimana si Al, bisa-bisa nya pintu gak dikunci!" Sewot Aya
"Maaf ay, gue lupa serius" ucap Aldo
"Awas Lo kalo gak dikunci lagi"
"Iya iya gue bakal selalu kunci setiap malam atau siang atau sore"
"Ayo lanjutin lagi ay" ucap Aldo lagi
"Gak ,gue mau mandi" jawab Aya
__ADS_1
"Yahhh, plisss sekali lagi" mohon Aldo dengan menggenggam tangan aya
"Ihh apaan si" ucap aya dengan berusaha melepaskan genggamannya
"Yaudah tapi nanti malem lanjutin"
"Gada malem-malem siang-siang pagi-pagi" dan Aya pun langsung memasuki kamar mandi
"Ah gara-gara momy nih jadi kaya gini!" Sewot Aldo
"Udah enak-enak hampir aja gue dapet, malah gagal" sewot Aldo lagi dengan duduk diranjang
Dikamar mandi
"Udah hilang firstKiss gue" ucap aya dengan memegangi bibir nya
"Ayaa Lo udah gila apa gimana si, bisa-bisa nya Lo mau aja!" Sewot Aya
"Mana ketauan momy lagi yaampun, hilang sudah harga diri gue ahhhh" teriak Aya yang pasti tidak terdengar dari luar
"Si Aldo pake pelet kali ya sampe gue mau-mau aja" bingung nya
"Walaupun enak, tapi kan gue sama Aldo belum ada rasa sayang sama sekali"
"Ah udah lah mending gue mandi" dan Aya pun melaksanakan kegiatan mandinya
Diluar kamar mandi
"Masih keinget aja kegiatan tadi" ucap Aldo dengan tersenyum
"Bibir Lo manis banget ay, bikin gue candu"
"Dan kayanya bibir Lo bakal jadi santapan gue setiap hari"
"Ahh seneng banget, dapet morning kis dari istri" ucap Aldo dengan berguling-guling dikasur sankin bahagia nya Aldo sampai terjatuh karena berguling-guling
Brukkkkk
"Aduhh sakit banget* ringisnya tanpa sadar bahwa Aya sudah keluar dari kamar mandi sedang berdiri didekat Aldo
"Lo ngapain!!" Teriak Aya dengan menutup keperawanan dengan handuk
"Lo mau ngintip gue ya?" Tanya Aya
"Gue aja gak tau ada Lo sumpah" ucap Aldo "kalo keliatan juga itu rezeki buat gue hehe" ucap Aldo dengan cengengesan
"Berdiri gak Lo!" Perintah Aya
"Iya iya" dan Aldo pun berdiri dan langsung memeluk Aya dari belakang
"Ihh mau apa si Lo!!" Teriak Aya lagi
"Kaya nya Lo udah siap kasih jatah ke gue" girang Aldo dengan menempelkan dagu nya dipundak aya
"Ngimpi Lo" sewot Aya dengan menjauhkan dagu Aldo dari pundak nya
"Lo aja mancing-mancing gue,keluar pake handuk doang" ya memang sekarang Aya hanya memakai handuk yang dililitkan, sangkin malunya Aya hingga lupa membawa baju ganti dan terpaksa keluar hanya memakai handuk
"Gue lupa bawa baju, awas Al" ucap aya dengan masih berusaha melepaskan pelukan Aldo
"Pliss ay ayo, itu tinggal buka doang loh"
"Gue semok Lo" ucap aya dengan tangan seraya akan memukul Aldo
"Gak boleh ya KDRT"
"Udah Sanah Lo mandi ihh"
"Gak mau, mandiin maunya"
"He plis ini bukan Aldo yang gue kenal"
__ADS_1
"Ini Aldo versi manja sama istrinya" jawab Aldo
"Ihh jiji gue"