
'bau-bau singa kelaparan nih, mending diem deh nanti yang ada gue yang dimakan' batin Aldo
Mereka pun melanjutkan makan dengan tenang, dan tentram.
Setelah beberapa menit makanan mereka kini telah ludes tak tersisa, kini Aya dan momy Nita tengah beberes meja makan dengan Aldo yang masih duduk dikursi itu
"Duduk doang bantuin enggak!" Ujar Aya yang tengah sibuk membereskan meja makan
"Aku bantu kasih energi ya" jawab Aldo dengan alis yang dinaik turun kan
"Caranya?" Tanya Aya dengan polos nya
Setelah mendengar pertanyaan aya itu Aldo pun memayunkan bibir nya hendak memberi ciuman kepada Aya dengan menutup matanya.Yang dimaksud Aldo memberi energi hanya lah modus belaka
'oh itu maksudnya' batin Aya yang baru saja paham maksud Aldo
Dan Aya pun dengan pelan berlari menuju dapur dan mencari sesuatu, setelah didapatkan nya, Aya pun kembali ke meja makan dengan senyum licik nya
'rasain ni ciuman gue' batin Aya dengan memasukkan garam ke dalam bibir Aldo yang tengah menunggu ciuman dari aya itu
Aldo yang merasa aneh dengan bibir nya pun terheran-heran 'ada apa ni sama bibir gue?' batin Aldo
'gue gak ngrasain empuknya bibir Aya, malah ngerasain asin ya' heran nya
'apaansi ini' batin Aldo lagi saat mengecap garam di mulutnya yang terasa begitu asin, dan Aldo pun membuka matanya saat tersadar bahwa itu adalah garam
"Cuhhhh"
"Wleee asin bangett!!" Ucap nya
"Hahaha hahaha" tawa Aya dengan terpingkal-pingkal
Aldo pun seketika menatap aya dengan tajam "Ohh jadi kamu sengaja ngerjain aku ya?"
"Abis nya kamu pede banget moncong-moncongin bibir haha" jawab nya
"Masa suami minta kiss aja malah dikasih garem, jahat banget deh" ngambek Aldo
"Iya iya aku minta maaf deh" ucap aya
"Gak segampang itu" ucap Aldo
"Ku mencari pengganti mu" jawab Aya seraya bernyanyi
"Lagu itu mah sayang" ujar Aldo dengan senyum yang mengembang
"Hehehe tau aja kamu" jawab Aya lagi
"Udah beres semua kan?" Tanya Aldo
"Udah" jawab aya. Setelah mendengar jawaban Aya Aldo pun dengan cepat membawa tubuh Aya ala bridal style menuju kamar nya
"Ihh Aldo turunin aku gak" rengek Aya dengan berusaha turun dari gendongan Aldo
"Turunin aku ahh, aku mau dibawa kemana!!" Teriak nya lagi dengan masih memberontak
"Mau ngasih hukuman ke kamu" jawab Aldo
"Ahhh turunin dong plisss" mohon Aya
"Gak akan" tegas Aldo dan memasuki kamar mereka
Aldo pun menaruh tubuh mungil Aya diranjang nya itu, dan mengunci tubuh Aya dengan Aldo yang berada diatas nya, dengan begitu Aya tidak dapat melarikan diri
"Kamu mau apasi?" Rengek Aya lagi
__ADS_1
"Mau aku Apain ya terserah aku dong kan kamu istri aku" jawab Aldo dengan senyum miring nya
"Lepasin aku g-" ucapan Aya itu belom terselesaikan semuanya tiba-tiba Aldo meraum bibi* nya itu
"Mmpphhh" lenguhan Aya yang terdengar
Aldo terus meraum bibir itu dengan sangat nafsu dan mulai menelusuri satu persatu tubuh aya, dari atas sampai bawah
Kini tangan nakal Aldo berhenti dipaha mulus Aya yang terekspos karena hanya memakai hotpants berwarna biru. Dengan mengelus-elus paha itu membuat Aya menggeliat geli
Tangan nakal Aldo sudah mulai meneliti lebih ke atas lagi yaitu bagian **** * milik aya, Aldo masih mengelus-elus nya walaupun masih terhalang hotpants namun kembali membuat Aya menggeliat geli "emmpphhh" des*han Aya dibalik ciu*an mereka
"Mendesah lah sayang" ucap Aldo dan kembali mel*mat bibir manis milik aya yang semakin membuatnya candu
Aldo pun mulai membuka hotpants itu, dan Aya pun seketika melupakan perjanjian mereka karena sangat terbuai dengan permainan Aldo hingga Aya membiarkan Aldo lebih memainkan nya
Kini hotpants berwarna biru itu sudah terlepas dari aya hingga sudah bisa terlihat jelas kain segitiga tipis berwarna merah dan Aldo pun membuang asal hotpants itu.
Aldo pun mulai melepas kaos oversize milik aya dan saat sudah terlepas terlihat lah bra milik aya yang satu set dengan kain segitiga nya
Bukit kembar itu menjulang tinggi, dan Aldo pun mengecup belahan bukit itu namun lama kelamaan Aldo mulai membuat tanda merah disekitarnya
"Ohhhh emmhhhhh" des*h Aya dengan menjambak pelan rambut Aldo sangkin tidak kuatnya dengan kenikmatan itu
Aldo pun mer*mas bukit kembar itu dengan masih terbungkus bra, kini Aldo kembali meninggalkan jejak merah di leher aya.
Aya yang sudah terbawa permainan Aldo pun dengan lembut melepaskan kaos polos milik Aldo, dan bisa dilihat roti sobek Aldo yang sangat gagah 'oh my it's so perfect' batin aya.
hingga aya seketika mengelus-elus roti sobek itu yang membuat Aldo tersenyum bahagia
"you want this?" Tanya Aldo
"Yes,That's very manly" jawab Aya dengan masih mengelus-elus roti sobek itu
"Enjoy it honey" ucap Aldo dengan mengecup sekilas bibir Aya
"Ayo sayang, nikmati lah tubuh aku " ujar Aldo dan Aya yang memang sudah kesurupan setan nafsu pun langsung duduk dipangkuan Aldo dan mel"mat bibir Aldo dengan ganas
Aldo semakin tersenyum bahagia berasa sedang mimpi disiang bolong.
Aya pun beralih mengecup leher Aldo hingga meninggalkan jejak merah sekitar 3-4 jejak yang ditinggal nya
"Ahhhh honey" des*h Aldo dengan tangan yang sibuk mer*mas bukit kembar yang sampai sekarang masih terbungkus bra
Kini mereka berdua hanya bertatapan dengan senyum yang mengembang dibibir mereka masing-masing
"Kamu nakal juga ya sayang" ledek Aldo
"Aku juga belajar dari kamu" jawab Aya
Tok tok tok
Terdengar ketukan pintu dari luar yang membuat kegiatan mereka terhenti
"Al siapa itu?" Kaget Aya
"Biar aku aja yang keluar kamu pake baju dulu Sanah" jawab Aldo dan Aya pun berlari dengan memungut baju dilantai dan memasuki kamar mandi
Aldo pun membuka pintu dengan tidak memakai kaos dan dirinya tidak sadar bahwa jejak yang ditinggalkan Aya masih terlihat jelas
"Aya mana?" Tanya momy Nita
"Lagi di kamar mandi mom" jawab Aldo
"Ada apa Emang nya mom?" Tanya Aldo
__ADS_1
"Itu dibawah ada mamah sama papah nya Aya, udah nungguin" jawab momy Nita
"Ouh yaudah bentar lagi paling Aya keluar" ucap Aldo lagi
"Yaudah momy tunggu ya" ujar momy Nita dan seketika matanya tertuju ke leher Aldo yang penuh tanda merah
"Loh Al itu leher kamu kenapa? Ko merah semua?" Tanya momy Nita yang sepertinya lupa bahwa anaknya sudah mempunyai istri
'aduhh gue lupa lagi belom gue tutupin' batin aldo
"Emm ini mom tiba-tiba gatel banget sampe kaya gini" jawab Aldo yang pasti ngeles
"Beneran karena gatel atau karena yang lain nih?" Ledek momy Nita yang sepertinya sudah konek
"Eng-gak kok mom" jawab gugup Aldo
"Udah deh jujur aja sama momy" ucap momy Nita lagi
"Iya deh iya aku ngaku" pasrah Aldo
"Berarti momy ganggu dong?" Tanya momy Nita
"Banget"
"Yaudah deh momy minta maaf, kalo mau lanjutin juga lanjutin deh biar orang tua Aya sama momy aja"
"Enggak mom gak usah"
"Yaudah cepetan ya turun" ucap momy Nita
"Iya mom" dan momy Nita pun berjalan menuju ruang tamu
*
Di ruang tamu
"Mel yaampun mel!" Heboh momy Nita saat sudah turun dari kamar Aldo dan Aya
"Kamu kenapa si nit?" Tanya mamah Melinda
Para orang tua kini tengah berkumpul
"Tadi kayanya Aya sama Aldo abis bikin cucu deh buat kita" ucap momy Nita
"Yang bener mom?" Tanya dady Hendra
"Iya nit kamu serius?" Tanya mamah Melinda juga
"Duarius" tegas momy Nita
"Gimana ceritanya?" Tanya papah hasan
"Tadi Aldo keluar mungkin dia juga gak sadar kali ya kalo ada tanda merah dileher nya dan pas aku tanya ternyata emang bener karena Aya, terus tadi juga Aldo gak pake baju cuman pake celana doang dan pas aku Dateng Aya lagi dikamar mandi , kata aku sih Aya mungkin lagi pake baju ya gak?" Racau momy Nita
"Wah bentar lagi kita mau timang cucu" ucap papah hasan
"Masih pagi aja udah asik banget mereka berdua" ledek dady Hendra
"Semoga aja mereka beneran ya, biar aku cepet gendong cucu" bahagia mamah Melinda
"Aamiin" jawab mereka serentak
"Kalian pengin cucu cewe apa cowo?" Tanya momy Nita
"Kalo aku sih cewe ya" sambung nya
__ADS_1
_____________________________
Jangan lupa bintang 5 nya sama ulasannya dong