Menikah Dengan Musuh-Ku

Menikah Dengan Musuh-Ku
Terciduk


__ADS_3

Aldo pun menatap ke Aya, yang tengah menatap nya bahagia dan bangga


Setelah beberapa jam kemudian


Kringgg


Kringgg


Kringgg


Terdengar lah bel yang berbunyi, menandakan bahwa jam istirahat telah datang


Aldo yang sudah sangat rindu dengan istri kesayangannya pun mengajak Aya menuju rooftop


'Sayang ke rooftop ya' ketiknya


Aya yang kini masih dikursi nya pun membuka pesan dari Aldo


'iya oke' jawab Aya dan langsung mengirim ke Aldo


Aldo yang melihat balasan dari Aya pun tersenyum dan langsung berjalan menuju rooftop tanpa Gino dan egi


"Kantin yuk" ajak Lia


"Ayo" jawab Elsa dengan semangat


"Eh gays kaya nya gue gak bisa deh ke kantin, gue mau ke perpustakaan " kata Aya yang pasti hanyalah alasan


"Ya gak asik dong gak ada Lo" ujar Elsa


"Maaf yah" jawab Aya


"Oke gak papa kita berdua aja deh, yuk Li" ajak Elsa


"Kemana?" Tanya Lia yang kini mode 2G nya on


"Tadi Lo minta ke mana?" Tanya Elsa


"Kemana emang nya?" Tanya balik Lia


"Ah lama Lo mikir nya, kita duluan ya ay bayyy" sewot elsa dengan Langsung menarik tangan Lia menuju kantin


"Gue harus terpaksa boong sama kalian" ucap aya saat tengah sendiri, dan Aya pun memilih untuk pergi menuju rooftop


*


Dirooftop


Saat Aya sudah sampai dirooftop terlihat lah Aldo tengah merebahkan dirinya dikursi panjang, dengan tangan sebagai bantalannya


"Malah tidur" ucap aya saat melihat Aldo memejamkan matanya


"Aku gak tidur" jawab Aldo dengan masih menutup matanya


"Yaudah cepet mau apa?" Tanya Aya


Aldo pun beranjak dari rebahan nya dan berdiri didepan Aya


"Mau kamu honey" ucap Aldo dengan mencolek hidung mancung Aya disertai senyum nya


"Ihh serius deh" sewot Aya


"Serius, mana pernah aku gak serius Hem?" Tanya Aldo dengan menangkup leher Aya dan mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Aya


Aya yang sudah paham pun memejamkan matanya. Kini bibir mereka sudah saling menempel satu sama lain, Aya dan Aldo masih saling mengecup bukan *******. Saat mereka tengah asik tiba-tiba


"Kita gak liat!!" Teriak seseorang


Mereka berdua pun dibuat kaget dan melirik ke arah sumber suara tersebut


Seseorang tersebut adalah Gino dan egi.


Terlihat Gino yang tengah menutupi matanya sendiri dan menutupi matanya egi


"Al gimana dong?" Panik Aya


"Tenang aja" bisik Aldo


"Lo berdua lagi ngapain si!!" Sewot aldo


"Aduhh maaf bos, kita gak tau" jawab Gino dengan masih menutup matanya kecuali Egi

__ADS_1


Egi pun dengan cepat melepaskan tangan Gino yang menutupi matanya "udah selesai" ucap Egi


"Kita turun yuk gi, kalian lanjut aja" ucap Gino dengan menarik tangan Egi


"Gak usah!!" Perintah Aldo


"Lo udah berani ya kurang ajar sama gue, gue gak bisa diem diginiin. Lo tunggu pembalasan gue!!" Sewot Aya yang pastinya hanya akting


Aya pun dengan marah nya turun dari rooftop 'kenapa ketauan si, Aldo gimana coba!!' batin Aya


'malu banget gue yaampun' batin Aya lagi


Diposisi Aldo


"Jelasin tadi Lo ngapain bos?" tanya Gino


"Gue udah enek banget sama tu cewe, dikasih pelajaran gak pernah bisa takut makannya gue gituin aja biar kapok" alasan Aldo


"Biarin kali no, siapa tau dengan gitu mereka bisa saling nyaman" ucap Egi


"Bener juga Lo gi" sambung Gino


"Gak bakal gue nyaman sama dia" racau Aldo


"Keliatan nya nyaman banget tadi dah" ledek Gino dengan mencolek lengan Aldo


"Apaansi gak ya" jawab Aldo dengan berbohong


"Lagian kalian berdua kenapa malah naik si, udah gue bilangin jangan naik sampe gue suruh" sambung Aldo


"Iya dah kita hilaf, takut liat yang gak gak lagi" ledek Gino lagi


"Brisik Lo!!" Teriak Aldo


"Awas Lo kalo pada cerita ke orang-orang" ancam Aldo


"Ya enggak lah bos, yang ada heboh satu SMA ini"


Mereka pun melupakan masalah tadi dan memilih bernyanyi-nyanyi ria dengan Aldo sang vokalis


*


Datang lah revan yang nampaknya dari kantin


"Hai ay" sapa Revan


"Hai" jawab Aya


"Boleh ikut duduk?" Tanya Revan dan diangguki oleh Aya


"Tumben Lo sendiri ay?"


"Gue lagi males aja ke kantin" jawab Aya dengan tetap fokus membaca novel nya


"Lo ternyata suka baca novel ya, sama dong kaya gue" basa basi Revan lagi walaupun Aya masih saja cuek dan hanya dibalas 'oh' ria


'aya cuek banget si, kaya nya gak mudah buat dapetin dia' batin Revan


"Gue punya coklat nih buat lo, ambil ya" ucap Revan dengan memberikan coklat ke Aya, Aya pun terpaksa menerimanya


"Makasih"


"Sama-sama" jawab Revan dengan senyum manisnya


"Gue denger-denger Lo musuhnya Aldo ya, emang bener gitu?" Tanya Revan lagi


"Iya kenapa emang?" Tanya balik Aya


"Gue salut aja sama Lo, yang kata temen-temen Lo itu sering bela orang yang dibuli sama Aldo, ternyata bukan rupa nya doang yang kaya malaikat tapi hatinya juga" goda Revan


"Biasa aja ko" jawab Aya


'risih banget gue' batin Aya


Tiba-tiba datang lah Aldo dan kawan-kawan nya, Aldo pun sudah bisa melihat Aya yang tengah duduk berdua dengan Revan


Aldo pun menghampiri mereka berdua dengan wajah pura-pura santai


"Widihh ada anak baru" ucap Aldo dengan satu kakinya yang menangkring dikursi sebelah Revan


' jangan sampe Aldo bikin keributan' batin Aya

__ADS_1


'kayanya tu coklat dari Revan deh' batin Aldo saat melihat tangan Aya yang menggenggam coklat


Aldo pun merebut coklat dari genggaman tangan Aya dan langsung memakan nya


"Ehh Al itu kan buat Aya" ucap Revan


"Yaellah cuman nyicip pelit amat" ledek Aldo


"Abisin nih kata Revan" ucap Aldo dengan melempar coklat itu ke Gino, Gino pun menerima nya dan memakan nya habis


"Udah deh kalian jangan berduaan terus mending masuk" ajak Aldo dengan merangkul pundak Revan dan menarik nya masuk ke kelas


'tumben banget Aldo gak pake kekerasan?' heran Aya dan ikut memasuki kelas


*


Dikediaman Hernandez


"Momy Al punya kabar bagus nih" girang Aldo saat baru saja sampai dengan Aya yang sudah memasuki kamarnya


"Apa?? Aya hamil??" Tanya momy Nita


"Yaampun mom bikin aja belom pernah udah hamil aja" jawab Aldo


"Loh emang belom pernah?" Tanya momy Nita


"Belom lah, Aya ngasih syarat ke aku"


"Syarat apa?"


"Aku harus dapet peringkat 10 besar nanti pas PTS baru bisa bikin cucu buat momy"


"Ya itu mah mustahil dong" ujar sang momy


"Ihh momy gak percaya banget kalo Al bisa"


"Nih buktinya Al bisa satu langkah menuju 10 besar" sambung Aldo dengan memperlihatkan nilai yang tadi ia dapatkan


"Apaa?? 80??" Teriak momy Nita


"Iya mom 80, Al kerjain sendiri loh gak nyontek ke Egi" bangga Aldo


"Yaampun anak momy ternyata pinter banget, momy bangga sama kamu sayang" bahagia momy Nita dengan mengecup kening Aldo


"Al kaya gini demi baby juga demi Aya dan paling penting demi momy dan dady"


"Dan satu lagi mom, Al pengin hari ini juga belajar sama dady tentang perusahaan, Al pengin kerja dikantor dady atau dimana pun asalkan Al bisa dapet uang hasil kerja keras Al" sambung nya


"Kamu serius??" Tanya momy Nita


"Aku serius mom, masa nanti disaat al udah punya baby tapi al masih gak ada kerjaan, anak aku sama Aya mau dikasih makan apa nantinya"


"Alhamdulillah kalo kamu udah berfikir secara dewasa, momy bangga sama kamu. Yaudah nanti momy ngomong ke dady ya"


"Makasih mom, kalo bisa hari ini juga" tegas Aldo dan diangguki momy Nita


"Ternyata momy gak salah pilih menantu, dengan adanya Aya dihidup kamu, kamu jadi lebih bisa belajar dewasa. Momy bangga juga sama Aya karena udah berhasil merubah sifat kamu ini"


"Al juga beruntung punya istri kaya Aya"


"Yaudah sanah kamu masuk gih, takut Aya udah nungguin kamu"


"Siap mom" hormat Aldo dan langsung berjalan menuju kamar nya


Ceklekk


Saat pintu terbuka terlihat lah Aya yang sudah tertidur dengan posisi duduk dan bersandar ke ranjang


"Yaampun sayang ko tidur nya duduk" ucap Aldo dengan merebahkan tubuh Aya


"Kamu nungguin aku ya jadinya ketiduran, atau emang udah cape?" Tanya Aldo walaupun Aya masih tertidur


Cupp


Aldo pun mecium kening Aya dan mengelus-elus pucuk rambut Aya


"Tidur yang nyenyak ya honey"


______________________________


Jangan lupa ulasannya dan bintang lima nya ya reader baik:)

__ADS_1


__ADS_2