
"Sini gue bawain" ucap Aldo dan langsung mengambil piring dari tangan Aya
Aldo pun menaruh piring-piring tersebut dan langsung mencuci nya
"Lohh kenapa dicuci?" Tanya Aya
"Piring kotor ya dicuci lah masa dibuang" jawab Aldo
"Iya maksud gue Lo ga usah nyuciin, gue juga bisa"
"Udah Lo duduk aja" ucap Aldo dan Aya pun hanya terdiam
'rajin banget ternyata dia' batin Aya
'gue kirain orang kaya Aldo ga bisa pegang pekerjaan rumah'
Kini Aldo pun sudah selesai dengan pekerjaan mencuci nya "kita mau langsung tidur?" Tanya Aldo
"Iya lahh banyak petir gue takut" dan mereka pun berjalan menuju kamarnya masing-masing
Sesampainya Aya dikamar nya
"Apa gue bisa tidur dengan petir yang masih serem banget kaya gini, biasanya kan gue tidur sama mamah kalo lagi kaya gini" ucap aya
"Coba aja dehh tidur" ucap aya dan langsung menutup matanya mencoba untuk tertidur
Setelah hampir 5 menit mata Aya masih belom bisa tertidur juga
Tiba-tiba
Jegeerrrrrr
Suara petir yang sangat besar dan lebih besar hingga membuat lampu seluruh kawasan yang terkena hujan pun padam seketika
"Ahhh mamahhhh!!" Teriak Aya yang memang sangat takut dengan petir dan kegelapan
Aldo yang dari kamar sebelah pun bisa mendengar teriakan Aya yang sangat keras dan dia pun melangkah menuju kamar aya yang memang tidak dikunci, jadi Mudah untuk aldo memasukinya dengan menyalakan senter dari hp
"Aya Lo gapapa kan?" Tanya Aldo saat melihat Aya tengah bersembunyi dibalik selimut nya
Aya pun langsung membuka selimut nya dan tanpa ba bi bu langsung memeluk Aldo dengan kuat "Ha Aldo gue takutt banget al hiks hiks" ucap aya dengan tangis nya
"Lo tenang ya ada gue disini" ucap Aldo dengan mengelus-elus rambut panjang Aya
"Hiks gue gamau tidur sendirian" ucap aya lagi
"Gue temenin mau ya?" Tanya Aldo dan hanya dibalas anggukan oleh Aya
Aldo pun ikut memasuki selimut Aya dan Aldo hanya duduk bersandar dikasur sedangkan Aya masih memeluk dengan erat Aldo
"Udah ay tutup mata lo, tenang ya kan ada gue disini jadi gak perlu takut oke" dan hanya dibalas anggukan Aya
Aldo pun dengan lembut mengelus-elus pucuk rambut Aya membuat Aya nyaman dan mulai terpejam
Setelah hampir 20 menit Aya tertidur tiba-tiba lampu-lampu menyala kembali
"Yaampun Lo kaya bayi gak berdosa tau ay" ucap Aldo dengan masih mengelus-elus rambut nya "gemesin banget kalo tidur manyun-manyun lagi"
"Pengin gue ituin tu bibir, tapi untung iman gue kuat" ucap Aldo lagi
"Kalo Lo pacar gue, udah abis Lo ay sama gue"
"Udah lah mending tidur juga deh gue" dan Aldo pun langsung menyusul Aya di alam mimpinya
••••
• keesokan harinya •
__ADS_1
Waktu sudah menunjukkan pukul 04:45
"Hoooaaaammm nyenyak banget tidur gue" ucap aya dengan suara khas orang bangun tidur
"Haa!! Lo ngapain!" Teriak Aya saat baru sadar dengan keberadaan Aldo dan langsung menjauh dari aldo
"Ouh iya kan semalem mati lampu ya" ucap aya
"Ko gue semalem malah dengan pede nya meluk ni orang"
"Dia macem-macem gak ya sama gue" ucap aya dengan tangan yang menutupi dada nya
"Awas aja ni orang ketauan apa-apa in gue"
"Tapi ganteng juga dia kalo lagi tidur" ucap aya dengan mendekati wajah Aldo, meniliti wajah tampan tersebut dengan seksama
"Hidung mancung nya, bibir nya juga pink." Ucap aya dengan jari yang memegangi hidung lalu turun ke bibir pink aldo
Aldo yang mendapati perlakuan tersebut pun terbangun tapi masih belom membuka mata nya
'ni si Aya lagi Apain gue si' batin Aldo yang memang sendirinya sengaja tidak membuka matanya
'gue kerjain ah, ngomong apa aja ni cewe'
"Tapi ni bibir sialan main cium-cium gue aja" sambung aya
'bibir sialan tapi Lo mengagumi bibir gue' batin aldo
"Coba aja Lo tu kalo dihadapan gue pasang muka kaya gini, kan adem gue liat nya" ucap aya yang tidak sadar bahwa omongannya terdengar si pemilik wajah tersebut
"Al kita berdua tu lucu gak si? Kadang kaya Romeo and Juliet kadang juga kaya tom and Jerry"
"Ah udah lah nanti dia bangun malu sendiri gue" ucap aya dan langsung beranjak dari kasurnya tapi tangannya ditarik oleh Aldo hingga membuat Aya rebahan kembali ditubuh kekar Aldo
"Mau kemana?" Tanya Aldo dengan suara khas orang bangun tidur
'jangan-jangan ni anak udah bangun dari tadi, aduhh mampus dong kalo dia denger semua omongan gue tadi' batin Aya
"Tidur lagi yuk ay, masih ngantuk ni gue" ucap Aldo dengan kembali menutup matanya
"Gua buang Lo dulu ke jurang yang terdalam terus kalo Lo bisa balik sendiri baru kita tidur bareng lagi" sewot Aya
"Jahat banget Lo"
"Lagian ga usah mimpi Lo, semalem tu karena gue takut aja tidur sendiri"
"Iya deh iya" pasrah Aldo
"Udah lepasin al gue mau mandi dulu" ucap aya dengan berusaha melepaskan tangan Aldo dari tubuh nya
"Berarti abis mandi lanjut tidur lagi kan?" Tanya ledek Aldo
"Gue buang Lo beneran ke jurang!! Lepasin gak!"
"Galak amat Lo"
"Bodo amat" sewot Aya dan berhasil melepaskan pelukan Aldo
Adzan subuh pun sudah berkumandang
"Eh disini gada sarung sama kemeja gitu?"
"Lo pikir gue suka ngeronda apa si" sewot Aya lagi
"Maksud gue sarung punya bokap Lo toge"
"Ada, gue ambilin dulu" ucap aya dan langsung berjalan menuju kamar sang papah
__ADS_1
Aya pun kini sudah kembali dengan membawa sarung berwarna hitam dan kemeja putih beserta peci nya
"Nih" ucap aya dengan memberikan sarung,kemeja dan peci tersebut
"Makasih ya" ucap Aldo " Lo gak solat?" Sambung Aldo
"Solat" jawab Aya
"Solat bareng aja" ajak Aldo
"Emang boleh?" Tanya balik Aya
"Boleh asal jangan bersentuhan, karena kita belom muhrim"
"Belom muhrim maksud Lo kita nanti bakal muhrim gitu, idihh ogahh"
"Halah lain dimulut lain dihati Lo"
"Bodo amat gue mau ambil wudu" dan Aya pun meninggalkan Aldo
Setelah Aya keluar Aldo pun masuk untuk bergantian Wudu juga
"Udah siap kan?" Tanya Aldo saat sudah berdiri untuk memulai solat nya
"Udah" jawab Aya dan diangguki oleh Aldo
"Allahuakbar" ucap Aldo dan mereka pun kini melaksanakan tugas wajib seorang muslim
Setelah bermenit-menit kemudian
"Assalamualaikum warahmatullaah , assalamualaikum warahmatullaah"
Tugas mereka pun telah usai dan mereka melanjutkan dengan berdoa dan berdzikir sebentar
Setelah selesai semua Aya dan Aldo pun membereskan mukena sarung dan lain sebagainya
"Lo mau gue masakin lagi?" Tanya Aya
"Kali ini gue yang masakin Lo, Lo mau makan apa?"
"Serius?"
"Duarius malah"
"Oke deh gue pengin nasi goreng sosis"
"Itu mah terlalu mudah ay"
"Jangan ngomong doang cepet masakin" ucap aya dengan turun menuju dapur nya dan diikuti oleh Aldo
Sesampainya di dapur Aya pun menunjukkan semua bahan-bahan nya. Saat semua telah siap Aldo pun mulai menggenakan celmek yang membuat nya semakin tampan dan seksi
'ah ga kuat gue liat Aldo masak apalagi pake celmek, nambah banget ganteng nya' batin Aya dengan senyumnya
Aya yang tengah duduk dimeja makan pun memotret diam-diam Aldo
Cekrek
Suara kamera pun terdengar yang pasti hanya terdengar oleh Aya
"Perfect" ucap aya dengan suara yang terdengar sangat kecil
Tak terasa kini Aldo sudah selesai dengan kegiatan memasak nya
"Silahkan dinikmati" ucap Aldo dengan memberikan nasi goreng tersebut dan ikut duduk didepan Aya
"Thank you"
__ADS_1
"Your welcome"