
Semakin dekat....
Hingga kini hidung mereka pun sudah menempel, hanya berjarak satu senti saja wajah mereka
"Lo m-mau a-ap-ah??" Tanya gugup Aya
"Lo nanya gue mau apah" jawab Aldo
"Gue mau ngasih balesan atas perbuatan Lo ke gue"
"Lo harus terima itu"
"A-ap-ansii" jawab Aya
"Gue mau nglanjutin kegiatan kita yang tertunda waktu diperpustakaan" ucap Aldo lagi dengan senyum liciknya
"Kegiatan apasi, gak jelas Lo" ucap aya dengan keras mendorong tubuh Aldo dan Aya pun berjalan hendak membuka pintu toilet tapi tangannya berhasil di tarik oleh Aldo
"Mau kemana Lo?" Tanya Aldo
"Lepas al gue mau keluar" ucap aya dengan berusaha melepas genggaman tangan Aldo yang sangat kuat
"Lo gak bisa pergi" ucap Aldo dengan semakin memperkuat genggaman nya
"Ahhh sakitt " suara ringisan Aya
Aldo pun malah mendudukkan Aya dicloset toilet
"Al lepasinn" rengek Aya
Kringgg kringgg kringgg
Suara bel tanda berganti nya jam pelajaran pun berbunyi
"Udah masuk al, mending kita masuk kelas dulu dehh" ajak Aya
"Gak usah nyoba kabur Lo dari gue"
"Bukannya kabur tapi ini gue serius mending masuk kelas dulu deh, setelah itu Lo terserah mau kasih pelajaran ke gue"
"Okeh kali ini gue percaya, tapi kalo sampe Lo kabur liat aja Lo"
"Iyah Iyah gue gak bakal kabur elahh"
Setelah mengatakan itu mereka pun keluar dari toilet dan berjalan menuju kelas dengan berjalan berdampingan
"Duluan sonoh si,risih gue disebelah Lo" ucap aya
"Gak, takut lo kabur"
"Serah dehh"
Mereka pun kembali melangkah menuju kelasnya yang sudah terdapat Bu Mela
"Nih bos seragam Lo" ucap Gino
"Dimana ngumpetin nya?" Tanya Aldo
"Kipas angin noh" jawab Gino dengan menunjuk ke arah kipas angin
"Gino Aldo Egi kalian ganti baju dulu dehh" ucap Bu Mela
"Iyah Bu" Jawab mereka bertiga dan berjalan menuju toilet
"Bos Lo tadi gak perawanin Aya kan?" Tanya Gino saat sudah diluar kelas
Plakkkk
"Aduhh sakit bos" ringisan Gino saat pantatnya ditabok dengan keras oleh Aldo
"Lagian pertanyaan Lo itu gak bermutu" sewot Aldo
"Ya kali ajah ,kan tadi kalian lama ditoilet"
"Diem dehh Lo"
"Iyah iyah" jawab pasrah Gino
Dikelas..
__ADS_1
"Ay tadi Lo diapain kenapa lama banget?" Tanya Lia
'gak mungkin nih gue cerita kalo Aldo hampir ajah ngrebut firstKiss gue' batin Aya
"Ouhh itu ehh tadi gue ngasih perjanjian ke Aldo ,dia boleh minta apapun hukuman buat gue, jadi gue nunggu deh dia maunya apa" jawab Aya
"Ko tumben Lo nurut amat, biasanya kan Lo gak bisa kalah" heran Elsa
"Ahh itu ,yaa gue lagi males ajah berdebat"
Dan hanya dibalas 'oh' ria dari mereka berdua
Pelajaran pun dimulai hingga tidak terasa setelah berjam-jam pelajaran pun telah usai
Kringgg kringgg kringgg
Bel tanda istirahat pun berbunyi kini seluruh murid beranjak dari kursinya menuju tempat yang dituju masing-masing
'gue males banget mau ke kantin, gue ke perpustakaan ajah deh' batin aya
"Gays kayanya gue gak ikut ke kantin deh"
"Kenapa?" Tanya Lia
"Lagi males ajah, gue mau ke perpustakaan"
"Yauudah deh kita ke kantin yah" ucap Elsa dan diangguki oleh Aya
Mereka berdua pun berjalan menuju kantin , setelah kepergian sahabat nya Aya pun ikut berjalan menuju perpustakaan
Sesampainya dikantin Lia dan elsa pun langsung menuju kios Abang nasi goreng
"Nasi goreng nya dua ya " ucap Elsa
"Oke neng ditunggu yaa" ucap abang-abang nasi goreng dan diangguki oleh mereka berdua
Mereka pun duduk dimeja yang hanya tersisa satu meja saja
"Siapa yang suruh kalian duduk disini" ucap seseorang yang baru saja datang
"Kita dari awal disini, mau apah Lo?" Sewot elsa
"Hai beb" sapa Gino saat sudah duduk di sebelah Lia, yaa orang tersebut adalah Triple Angry
"Haii" jawab Lia dengan melambaikan tangannya
"Ngapain Lo duduk disini" sewot elsa saat melihat Egi dengan pede nya duduk disebelahnya , dan tidak ada jawaban apapun dari Egi hanya terlihat muka datarnya
"Dasar kulkas 10 pintu 10 jendela 10 atap" sewot elsa lagi
"Brisik" ucap Egi yang masih dengan muka datarnya
"Kemana si cewe bar-bar?" Tanya Aldo
"Cewe bar-bar siapa?" Tanya lia
"Itu beb, Aya" jawab Gino
"Ouh Aya lagi diperpustakaan"
"Tumben amat ke perpustakaan beb?"
"Katanya lagi males ajah ke kantin"
'paling kabur dia' batin Aldo
'gue samperin ahh' batin Aldo lagi dan meninggalkan mereka
"Ehh mau kemana bos?" Tanya Gino
"Kepo" jawab Aldo
"Yee ditanyain juga" sewot Gino
Sementara di perpustakaan
Terlihat wanita cantik yang sedang membaca buku dengan serius nya dia adalah Aya
"Lahh udah selesai aja gue baca buku" ucap aya
__ADS_1
"Gue cari buku lain deh" ucap aya lagi dan beranjak dari kursinya menuju rak buku
"Dimana yaa?" Ucap aya dengan masih mencari-cari buku yang dicari nya
"Nahh ini dia" ucap aya saat menemukan buku yang dicari nya
Saat Aya memegang buku tersebut tiba-tiba tangan nya pun dipegang seseorang yang ternyata adalah Aldo
Setelah hampir 2 menit mereka bertatapan dengan tangan yang masih berpegangan Aya pun tersadar dan melepaskan tangan nya dari tangan Aldo
"Ngapain Lo?" Tanya Aya
"Gue mau baca buku ini" jawab Aldo
"Haha seorang Aldo baca buku? Gak mungkin"
"Gak percaya Lo"
"Gak, mending siniin deh bukunya"
"Gue mau baca Aya"
"Gue dulu yang dapet"
"Gue"
"Sini al" ucap aya dengan menarik buku tersebut dari tangan Aldo
"Lo mau buku ini?" Tanya Aldo dengan mengangkat ke atas buku tersebut
"Sini aldo, nyebelin banget si Lo" ucap aya dengan berusaha meraih buku tersebut dari tangan Aldo
"Gak bisa apa Lo ,sekali aja gak gangguin gue" ucap aya lagi
"Gak, karena Lo masih punya janji, inget kan Lo?"
"Iya iya gue inget"
"Jangan nyoba kabur lagi Lo"
"Siapa juga si yang kabur"
"Lo kesini karena mau kabur kan?"
"Idihhh sory banget gue kabur" ucap aya
"Udah cepetan mau apa Lo kesini?" Tanya Aya
"Gue mau Lo jadi temen kondangan gue nanti" jawab Aldo
"Whatt temen kondangan!" Teriak Aya
"Suttttt ini diperpustakaan Aya" ucap Aldo dengan menutup mulut Aya
"Ouh iya sory sory" ucap aya
"Lagian Lo serius?" Tanya Aya
"Serius lah"
"Kenapa harus gue?" Tanya Aya lagi
"Karena Lo yang punya janji sama gue, lagian temen gue ngasih undangan tadi pagi, sedangkan acaranya nanti malem yaa bingung lah gue pergi sama siapa" jawab Aldo
"Yaudah kapan?"
"Nanti malem, gue jemput Lo " ucap Aldo
"Yaudah, udah sonoh Lo pergi" ucap aya
"Dandan yang cantik ya nanti malem" ucap lembut Aldo dengan mencolek hidung mancung Aya
Aya pun dibuat kaget dan malu sendiri hingga kini kedua pipi Aya pun merah merona seperti tobat baru matang
'ko gue baper si' batin Aya dengan senyum manisnya
'ahh udah lah kenapa jadi gini si gue' ucap aya lagi dan duduk kembali sembari membaca buku tersebut
Setelah berjam-jam kemudian jam pelajaran pun telah usai, kini seluruh murid pun pulang ke rumah masing-masing
__ADS_1
"Assalamualaikum mamah" ucap aya saat sudah sampai dirumahnya