
'Najis banget ni orang' batin Aya
"pah abis ini kita langsung pulang kan?" Tanya aya
"Jangan dong kita kan udah sampe sini sekalian liburan aja ya gak?" Jawab papah hasan dan disetujui semuanya kecuali Aya
"Ahh ko gak pulang si pah, aku udah kangen banget sama rumah" ucap aya
"Aya lagian kalo kamu pulang kamu bakal langsung pindah ke rumah Aldo" ucap mamah Melinda
"Whatt!! Serius!!" Teriak Aya
"Iya dong sayang, kan kamu udah jadi mantu momy" jawab momy Nita
"Kamu harus mau loh ikut suami" ucap papah hasan
"Yaudah deh" pasrah Aya
"Tapi pah kalo Aya disini, sekolah Aya gimana?" Tanya Aya
"Kamu lupa papah kamu sama mertua kamu itu siapa?" Tanya balik papah hasan
"Berarti aku bakal tetep disini?"
"Iya sayang, lagian itung-itung kalian berdua honeymoon"
"Baru aja nikah udah honeymoon aja"
"Ya gak papa dong"
"Hm" jawab Aya
Mereka pun kembali memakan makanan mereka hingga berjam-jam kemudian acara pun telah usai
"Terimakasih ya pak kades dan warga semua sudah membantu pernikahan anak saya. saya dan sekeluarga meminta maaf atas kesalahan anak saya yang membuat warga semua kecewa, dan berkat kalian juga mereka bisa ditemukan. Kami sangat-sangat berterimakasih atas semua nya" ucap papah hasan saat mereka sudah berkemas-kemas dan siap untuk kembali ke villa
"Sama-sama pak, kami juga minta maaf jika ada salah kata atau tindakan yang diperbuat kami kepada anak bapak ibu. Kami juga banyak terimakasih sudah mengerti peraturan di desa kami. Semoga dengan pernikahan mereka, mereka bisa lebih dewasa dan semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah" jawab pak kades
"Terimakasih pak" jawab Aya dan Aldo
"Yasudah pak kami pamit dulu, sekali lagi terimakasih atas semuanya" ucap dady Hendra dan diangguki warga dan pak kades
"Semoga kita bisa ketemu lagi ya pak Bu adik-adik" ucap pak kades
"Aamiin" jawab mereka
"Kami pamit ya warga dan pak kades, dadah" ucap momy Nita dengan melambaikan tangan nya
"Assalamualaikum" ucap keluarga Aya dan Aldo
"Waalaikumsalam" jawab warga dan pak kades
Mereka pun kini sudah meninggalkan desa Gowongan
Didalam mobil
Aya dan Aldo kini berada dimobil mamah Melinda ,ya rencananya mereka akan nginap di villa mamah Melinda termasuk dady dan momy Aldo juga
"Lo udah kabarin Gino sama Egi?" Tanya Aya
"Belom" jawab Aldo
"Kabarin gih, takutnya mereka khawatir"
"Nanti aja lah, caoe banget gue pengin cepet-cepet tiduran"
"Ihh dasar"
Setelah berjam-jam
Kini mereka telah sampai di villa mamah Melinda, mereka langsung menuju kamar masing-masing untuk beristirahat
Dikamar Aya dan Aldo
"Ahhh akhirnya bisa tiduran juga" ucap Aldo dengan merebahkan tubuhnya dikasur
"Mandi dulu" perintah Aya
"Nanti ah, masih cape abis nikahin anak orang" ucap Aldo dengan memejamkan matanya
"Lo tuh susah banget ya diatur" sewot Aya
__ADS_1
"Asalkan mandi bareng" ledek Aldo dengan masih memejamkan mata nya
"Ngomong apa Lo tadi ha?" Sewot Aya dengan siap memukul Aldo
"Mandi bareng Aya" jelas Aldo dan duduk diatas kasur
"Gue semok dulu Lo sinih" ucap aya dengan langsung memukul Aldo tapi bisa ditahan Aldo dengan menarik tangan Aya yang membuat Aya terjatuh diatas tubuh aldo
Ceklek
Suara kenop pintu kamar Aya dan Aldo yang terdengar tapi tidak disadari Aya dan Aldo, karena mereka masih sibuk memandangi satu sama lain
"Yaampun salah waktu" ucap seseorang yang membuka pintu kamar mereka yang tak lain adalah mamah Melinda
Mamah Melinda pun kembali menutup pintu kamar mereka berdua dengan perlahan
"Ini beneran gak si mereka mau gitu-gitu ahh" girang mamah Melinda saat sudah berjalan menuju tempat makan, ya awalnya mamah Melinda akan mengajak mereka makan siang. Orang tua Aldo pun sudah berada dimeja makan
"Gimana Al sama Aya?" Tanya papah hasan
"Aduhh pah mamah salah waktu banget" ucap mamah Melinda
"Kenapa si jeng?" Tanya momy Nita
"Aku liat tadi aya nindihin Aldo"
"Maksudnya? Gitu-gitu?" Tanya momy Nita dengan dua jari yang dinaik turun kan
"Iya kaya nya sih" jawab mamah Melinda
"Wahh mereka nikah tanpa cinta tapi udah gercep aja" ucap dady Hendra
"Jadinya kita bisa cepet punya cucu" sambung momy Nita
"Terus gimana itu?" Tanya mamah Melinda
"Biarin aja takut ganggu" jawab papah hasan
"Yaudah ayo kita makan" ajak mamah Melinda
Mereka pun mulai memakan makanan yang sudah disediakan dengan meninggalkan Aldo dan Aya
Dikamar pengantin baru
"Siapa yang modus,ogahh" jawab Aldo
"Gue juga ogahh!!" Sewot Aya lagi
"Apalagi gue" sewot Aldo juga
"Mending Lo mandi sekarang" perintah Aya
"Lo duluan aja sanah"
"Ihh yaudah gue duluan" ucap aya dengan berjalan menuju kamar mandi
"Dasar cewe aneh" racau Aldo saat Aya sudah memasuki kamar mandi
"Gue masih denger ya al!!" Teriak Aya dari balik kamar mandi
"Iya iya becanda" pasrah Aldo
Setelah mereka menyelesaikan ritual mandinya masing-masing, mereka langsung turun untuk makan siang
"Lahh ko udah pada abis aja?" Tanya Aya
"Iya ni masa kita ditinggalin" sambung Aldo
"Udah udah mending kalian makan, pasti kalian cape banget kan" ledek momy Nita
"Cape kenapa mom?" Tanya Aya
"Cape karena abis nikahan, udah ayo makan" jawab mamah Melinda yang pastinya berbohong
Mereka pun duduk dikursi dengan muka bingungnya
"Ay ambilin nasi dong" perintah Aldo
"Ambil sendiri" jutek Aya
"Suami Lo ini masa gak diurusin"
__ADS_1
"Bodo amat, punya tangan tu pake"
"Heyy Aya gak boleh kasar kalo ngomong, mamah kan bilang kalo sama suami itu harus nurut asalkan itu kebaikan " ucap mamah Melinda
"Kayanya Aya perlu dikasih tau deh mah, tugas-tugas nya menjadi seorang istri itu gimana" ucap papah hasan
"Iya deh nanti mamah ajarin kamu ya" dan Aya pun hanya tertunduk pasrah
Aldo pun memilih mengambil nasi dan lauk pauk sendiri
Mereka berdua pun kembali fokus memakan makanan mereka, dengan sedikit berbincang dengan orang tua mereka
*
Malam pun tiba
"Al gue mau kasih perjanjian buat kita selama menikah" ucap aya saat Aldo sibuk memainkan game nya
"Apaan"
"Makannya sini liat"
"Tinggal ngomong aja, gue lagi asik ni"
"Huftt!!" Helaan nafas kasar Aya yang terdengar. Dan langsung merebut benda pipih itu
"Yah ko diambil si, lagi seru ay" rengek Aldo
"Baca dulu" ucap aya dengan memberikan selembar kertas
"Penting banget emang nya, sampe ganggu orang main game"
"Tinggal baca ihh, bawel banget Lo"
Aldo pun membaca huruf demi huruf dilembaran berwarna putih itu yang berisikan
***
Surat perjanjian pernikahan
Dengan dituliskan surat ini, kedua belah pihak harus mentaati peraturan-peraturan di bawah ini. Jika salah satu kedua belah pihak melanggar maka akan ada hukuman nya, yaitu membersihkan rumah selama 4 bulan, memasak dan memanjakan salah satu pihak yang terlanggar
Peraturan nya yaitu :
1.Dilarang saling suka, cinta dan sayang
2.Dilarang mengetahui, dan ikut campur privasi masing-masing
3.Dilarang tidur satu ranjang
4.Dilarang melakukan kegiatan 21+
Sekian dan terimakasih
***
"Ko yang terakhir gak boleh?" Tanya Aldo
"Boleh asal kita berdua udah bener-bener saling cinta"
"Ya gak bisa gitu dong, masa udah nikah gak boleh begituan" protes Aldo
"Pokoknya gue gamau"
"Lo pikir aja deh, mungkin dengan kita begitu kita bisa saling cinta ay"
"Gue udah janji sama diri gue sendiri kalo gue bakal kasih semuanya ke suami gue nanti, Lo emang sekarang suami gue tapi kita itu nikah karena salah paham, dan gak ada rasa sayang dan cinta diantara kita berdua"
"Pliss ay" mohon Aldo
"Pengin banget si Lo!" Sewot Aya
"Selain nyebelin Lo juga sang* ya" sambung aya
"Ya gue kan manusia normal"
"Ouh atau mungkin Lo juga kaya gini sama mantan-mantan lo?"
"Gue juga masih bisa kali jaga keperjak**n gue"
"Kali aja gak tahan"
__ADS_1
"Gue juga udah janji gue bakal ngasih keperjak**n gue buat istri gue nanti, gak mikirin kita nikah udah cinta apa belum"
"Tapi gue ogah!!" Sewot Aya