Menikah Dengan Musuh-Ku

Menikah Dengan Musuh-Ku
Malu sekali ya


__ADS_3

"Udah jangan banyak ba*ot, mau ngomong apa lo?" Sambung aldo


"Gue mau nanya Lo balik kapan? kasian nih nasib gue mau nyatain cinta malah gagal"


"Yaelah mau nyatain cinta aja harus nunggu gue gitu"


"Kalian berdua Lo sama Egi tu harus jadi saksi percintaan antara gue dan bebeb lili"


"Najiss"


"Pokoknya Lo harus cepet pulang, udah satu Minggu loh bos"


"Iya iya entar gue ngomong ke bokap"


"Awas Lo bos gak pulang-pulang gue susul Lo"


"Brisik, udah ah matiin ganggu banget"


"Yaelah gada rasa kangen ape sama sahabat terganteng Lo ini"


"Mending Lo diem deh no sebelum gue lempar handphone gue sampe ke Lo"


"Elahh ngeri amat"


"Lagian banyak petir anj*r"


"Iya udah deh matiin matiin, gue udah gak penting dihidup Lo lagi" ledek Gino


"Sejak kapan emang Lo penting?"


"Ah udah lah, telfon sama Lo bikin sakit hati aja" ucap Gino dan telfon itu pun terputus


"Dasar Gino gak jelas!" Sewot Aldo


"Sayang" panggil Aldo saat dilihat ternyata Aya sudah tertidur dengan pulas nya


"Ah tu kan gara-gara Gino brengsek nih" sewot Aldo


"Mending tidur juga deh" dan Aldo pun merebahkan tubuhnya disamping Aya dengan langsung memeluk nya erat


Aldo pun memandangi Aya dengan intens "kalo waktu nya udah tepat, aku bakal nyatain perasaan ini ke kamu sayang" ucap Aldo dan mecium bibir Aya sekilas


"Selamat malam dan selamat tidur sayang" ucap Aldo lagi dan langsung memejamkan matanya untuk menyusul Aya dialam mimpinya


*


Keesokkan harinya


Aya sudah bangun terlebih dahulu dan langsung pergi mandi dengan perasaan bahagia karena kegiatan mereka dimalam hari itu


Setelah menyelesaikan mandi nya Aya pun memoles wajah nya sedikit dengan make up, saat tengah bercermin alangkah kaget nya Aya saat melihat tanda merah dileher mulus nya "aduhh ni kerjaan Aldo, gimana ini nanti pada liat malu dong" bingung Aya


"Ouh iya gue kan ada fondation, tutupin pake itu aja deh" dan Aya pun segera menutupi tanda merah itu, ya benar saja tanda itu bisa hilang


"Nahh gini kan gak keliatan" ucap aya


"Tanda pertama kali yang pernah ada dileher gue" ucap aya lagi dengan disertai senyum nya


"Gak nyangka banget gue bisa nikah secepat ini"


"Udah ah mending cepetan bangunin Aldo terus masak deh sama mamah sama momy juga"


Aya pun kembali memoles wajah nya, saat dirasa sudah cukup Aya pun kembali menuju ranjang dan membangunkan Aldo dengan mesra.


Dengan mengelus-elus rambut Aldo dan berkata "Al bangun udah pagi"


"Ayo al bangun bangun" ucapnya lagi dengan menggoyangkan lengan aldo


Aldo pun membuka mata nya perlahan dan tersenyum seketika saat melihat Aya yang tengah dihadapan nya, saat nyawa masih belum kumpul tiba-tiba melihat bidadari dihadapan nya siapa yang tidak akan tersenyum ya kan?


"Kamu kenapa?" Tanya Aya


"Seneng aja gitu, biasa dibangunin momy eh sekarang dibangunin istri" jawab Aldo dengan merebahkan kepalanya diatas paha Aya dan memeluk nya

__ADS_1


Aya pun mengelus-elus pelan rambut Aldo dengan senyum manis nya "Sanah mandi dulu"


"Morning kiss dulu dong" ucap Aldo


"Gak ah"


"Sayang cuman morning kiss beneran deh" yakin Aldo dan Aya pun hanya pasrah dengan meng'iya'kan permintaan Aldo


Aldo pun tersenyum lebar dan mulai mendekatkan bibir nya di bibir Aya dan


Cupppp


Kecupan itu pun berganti menjadi ******* pelan yang penuh gairah, tangan Aldo pun mulai berkeliaran didalam kaos oversize aya namun ditahan oleh Aya


Dan Aya pun menyudahi ciuman itu


"Sayang ko bentar banget si" rengek Aldo


"Sanah mandi dulu"


"Mulut aku bau ya?" Tanya Aldo


"Enggak Al, cuman mandi aja dulu Sanah"


"Kalo udah mandi berarti boleh lanjut dong?"


"Abis mandi langsung turun buat makan"


"Ahh sayang terus jatah aku kapan?


"Udah mandi sonoh ihh"


"Iya iya deh, tungguin aku ya sayang"


"Udah sonoh ih" dan Aldo pun memasuki kamar mandi, Aya pun keluar dari kamar menuju dapur


Saat didapur


"Pagi sayang" jawab mereka berdua


"Wihh udah cantik banget anak mamah" puji mamah Melinda


"Hehe iya dong" jawab Aya


"Mamah sama momy lagi masak apa biar Aya bantu" tanya Aya


"Kita mau bikin nasi goreng, roti lapis sama salad buah sayang" jawab momy Nita


"Aya bantu ya?" Tanya Aya lagi


"Boleh dong" jawab momy Nita


Dan mereka pun memasak bersama, setelah hampir 30 menit mereka masih disibukkan dengan memasak tiba-tiba Aldo dengan berlari menuruni anak tangga dengan berteriak memanggil istri nya "sayang kamu dimana?" Teriak Aldo


"Itu Aldo nyari kamu tuh ay" ucap momy nita


"Iyaa!! Aku didapur!" Teriak Aya juga


"Ehem ehem udah ada yang nempel banget nih kayanya" ledek mamah Melinda


"Ihh mamah"


"Sayanggg!!" Ucap Aldo dengan langsung memeluk Aya yang tanpa sadar bahwa ada mamah Melinda dan momy Nita


Aya pun dibuat bingung dengan tingkah laku Aldo yang semakin hari semakin manja "ada apa si?" Tanya Aya


"Aku kan udah bilang tungguin aku, malah udah turun aja" jawab Aldo


"Iya maaf lagian kamu lama banget"


"Kalo mau minta maaf ada syarat nya" ucap Aldo


"Apa itu?" Tanya Aya dan tanpa dijawab oleh Aldo, Aldo pun langsung mendekat kan wajahnya ke wajah Aya

__ADS_1


"Al jangan sekarang" ucap aya dengan suara sangat pelan namun tidak didengar oleh Aldo. Aldo semakin mendekat dan berhasil ******* bibir mungil Aya


Mamah Melinda dan momy Nita pun seketika membalikkan badan mereka dengan menutup matanya


Aya pun dengan cepat mendorong tubuh Aldo agar menjauh dari nya "kenapa lagi si?" Tanya Aldo


"Liat itu" ucap aya dengan menunjuk ke arah momy dan mamah Melinda


"Mah" ucap aya dan mamah Melinda, momy Nita pun membalikkan tubuhnya


"Udah?" Tanya momy Nita masih dengan menutup matanya


"Em udah mom" jawab Aya


'haduh mati gue, bisa-bisa nya gak liat ada momy sama mamah disini' batin Aldo


'harga diri gue jatuh banget deh didepan mamah mertua' sambungnya


"Eh hehe ada mamah sama momy ternyata" ucap Aldo dengan cengengesan


"Udah beneran atau mau lanjut lagi?" Tanya momy Nita


"Pengin si mom ehh enggak enggak, enggak ma-ksudnya pengin udah" jawab gugup Aldo


"Serius? Kalo mau lanjutin dikamar gih sonoh" tanya mamah Melinda


"Enggak mah beneran" jawab Aldo


"Bisa-bisanya kamu gak liat momy disini" ucap momy Nita


"Maaf mom, aku takut aja Aya ilang atau pergi ninggalin aku" jawab Aldo


"Iya deh si paling bucin" ledek mamah Melinda


"Abis nya anak mamah ini bikin aku gemes" ucap Aldo yang mampu membuat Aya semakin malu, kini pipi Aya sudah berubah warna menjadi merah tomat


"Em cie cie" ledek mamah Melinda


"Mamah ihh suka banget deh ledekin anak nya" ucap aya


"Bahagia aja gitu mamah liat kalian udah sedekat ini"


"Iya tu bener, kita tinggal nunggu cucu doang dari kalian" sambung momy Nita


"Sabar mom masih diperjuangkan" jawab Aldo


"Yaudah deh, kamu al panggilin papah sama dady" ucap momy Nita dan diangguki oleh Aldo


Saat makanan telah selesai dan mereka pun sudah berkumpul semua dimeja makan dan mulai memakan makanan yang sudah disediakan


Setelah hampir satu jam kini makanan mereka telah habis dan hanya tersisa beberapa lauk


"Papah mau bilang ke kalian berdua, kalo hari ini kita bakal pulang ke Jakarta" ucap papah hasan


"Serius pah?" Tanya Aya


"Duarius sayang" jawab papah hasan


"Yess akhirnya Aya bisa balik sekolah lagi" girang Aya


"Aku malah pengin disini terus pah" jawab Aldo


"Jiwa bolos nya itu diilangin deh, gak suka aku Cowo gitu" ucap aya


"Cape sayang sekolah Mulu"


"Cape apa nya si?" tanya Aya


"Keluarin aja tuh pah kalo masih bolos" ancam Aya


"Kamu mau suami nya gak bakal jadi sarjana?"


"Udah udah mending abis ini kalian packing baju ya, kita berangkat jam 20:20" ucap papah hasan dan mereka pun membubarkan diri menuju kamar masing-masing

__ADS_1


__ADS_2