
"Enggak ko mom" jawab Aya dengan senyum malunya dan Aldo pun kembali memeluk Aya
"Udah ih ngapain kamu peluk aku lagi" sewot Aya
"Kamu marah sayang?" Tanya Aldo, momy Nita pun hanya menyimak percakapan mereka dengan sembari menumis bumbu
"Enggak marah, aku kan mau masak jadi susah loh" jawab Aya
"Iya deh aku duduk aja" dan Aldo pun duduk dikursi meja makan dengan memandangi Aya dari jauh, yang terlihat seksi saat tengah memasak
'Istri idaman' batin Aldo dengan senyum manisnya
*
Setelah hampir satu jam masakan momy Nita dan Aya pun selesai. kini mereka tengah duduk dimeja makan hanya bertiga karena sang dady harus lembur
"Dady kemana mom?" Tanya Aldo dengan mulut penuh makanan
"Lagi lembur sayang" jawab momy Nita dan hanya dibalas anggukan oleh Aldo
"Besok kalian harus berangkat bareng oke?" Ucap momy Nita
Saat mendengar perkataan momy Nita Aya dan Aldo pun dibuat kaget sendiri "harus banget mom?" Tanya Aya
"Ya harus dong, momy gamau kamu sendirian takut ada apa-apa" ujar momy Nita
"Tapi aku gamau mom, aku bisa ko jaga diri" mohon Aya
'kalo gue berangkat bareng sama Al, yang ada semua murid bakal curiga' batin Aya
"Walaupun kamu bisa jaga diri tetep aja kamu itu perempuan, apalagi udah punya suami masa sendirian mulu"
"Yahhh mom, plisss Aya pengin berangkat sendiri" mohon Aya lagi
"Udah lah sayang gapapa" jawab aldo dengan santainya
"Gapapa gimana, yang ada semua orang bingung dong. Kita kan dulu musuh bebuyutan eh tiba-tiba berangkat bareng" sambung Aya
"Bilang aja disuruh orang tua kita" ujar Aldo
"Iya tuh bener " sambung momy Nita dan Aya pun hanya bisa mengangguk pasrah
Setelah beberapa menit makanan mereka telah selesai, dan kini mereka memasuki kamar nya masing-masing
Dikamar Aya dan Aldo
"Aku tidur sama kamu kan?" Tanya Aldo
"Gak ah" tegas Aya
"Yaudah aku panggil momy nih" ancam Aldo
"Ihh jangan jangan, ko kamu mainnya ancem-anceman si" sewot Aya
Dan mereka berdua pun duduk diranjang dengan Aldo yang setengah telanjang.
"Oh iya sayang kado dari kak Kayla gak dibuka?" Tanya Aldo
"Ehh iya aku lupa, aku ambil dulu deh"
Aya pun kembali dengan membawa kotak kado berukuran besar "unboxing time" ucap Aldo
Mereka pun membuka perlahan kado tersebut, setelah kado itu terbuka betapa kaget nya Aya dan Aldo saat melihat isi dari kado tersebut 'bakal berguna banget ni' batin Aldo dengan senyum bahagianya
"Ini bukannya-" ucap aya dengan menatap isi kado tersebut
"Pinter ya kakak kamu ngasih kadonya berguna banget loh" ledek Aldo
Aya pun hanya tersenyum tipis dengan 'kak key maksudnya apa si ngasih giniian' batin Aya
Ternyata isi kado tersebut adalah lingerie seksi berwarna hitam, merah dan pink.
"Cobain yang" perintah Aldo dengan memberikan lingerie berwarna merah
"Baju apaan gak jelas banget" gengsi Aya
"Baju dinas seorang istri" ledek Aldo lagi
"Gak mau ya aku pake gituan"
__ADS_1
"Kasian kakak kamu dong, udah ngasih malah gak dipake" ucap Aldo yang pasti hanya sebuah alasan belaka
"Gak mau" tegas Aya lagi
"Sekali aja deh pliss" mohon Aldo
"Sekali gak ya gak aldo"
"Yaudah deh harus sabar lagi aku" pasrah Aldo dan merebahkan tubuhnya diranjang
Dan Aya pun membereskan lingerie-lingerie itu 'awas aja Lo ka key kalo pulang' batin Aya
'ngerjain gue banget tu orang' batinnya lagi
Setelah sewot sendiri Aya pun ikut merebahkan tubuhnya di sebelah Aldo "guling ini sebagai pembatas" ucap aya
"Pake pembatas segala kaya belom mahram aja" jawab aldo dengan menyingkirkan bantal guling itu dan langsung memeluk Aya gemas
"Ihh ga usah deket-deket" sewot Aya dengan berusaha melepaskan pelukan Aldo
"Ini guling aku loh" ujar Aldo
"Guling-guling emangnya aku babi guling" sewot Aya
"Ya bukan lah, ini mah istri tercantik, tergemes, terimut, terbaik, tersegalanya" racau Aldo
"Halahh ngomong apa" ujar Aya
"Serius loh sayang kuu"
"Udah deh gak usah ngegombal Mulu, mending tidur"
"Oke sayangkuu" ucap Aldo lagi dengan masih memeluk Aya, namun Aya membalikkan tubuhnya hingga kini memunggungi Aldo
"Aku harus ngliatin punggung kamu terus gitu?" Tanya Aldo dari balik punggung Aya
"Diem" sewot Aya
'galak bener istri gue' batin aldo
'tapi ya emang galak sih, dari awal masuk sekolah marah-marah Mulu Ama gue. Harusnya gue udah biasa ko malah takut ya sekarang' batin Aya lagi
Namun berbeda dengan Aya, Aya masih belom bisa memejamkan matanya
'jam berapa si ko gue masih belom bisa tidur' batin Aya sambil menatap ke arah jam dinding yang menunjukkan pukul 20:50
'pantesan belom bisa tidur baru aja jam 9 kurang' batinnya lagi
"Gue harus gimana ini belom bisa tidur " ucap nya
Aya pun berbalik menatap Aldo dengan menyingkirkan tangan Aldo dari tubuhnya "Dasar anak manja" sewot Aya
'tapi dilihat-lihat Aldo lucu juga kalo tidur hehe' batin Aya dengan menampilkan senyum nya
"Kalo aku punya anak sama Aldo terus anak itu cowo, apa bakal mirip banget sama kamu al" ucap aya dengan telunjuk jarinya yang meniliti inti wajah Aldo
"Aku gak bisa bayangin gimana lucunya hehe" ucapnya lagi
Mmmmuuucccchhhhh
Mmmmuuucccchhhhh
Mmmmuuucccchhhhh
Suara kecupan yang Aya berikan kepada Aldo dari mulai pipi kanan kiri dan bibir pink aldo
"Upp, ko bisa ni bibir gue ciumin Aldo si" ucap aya dengan menutup mulutnya namun sedikit menampilkan senyum nya
"Aduh kebelet lagi" resah Aya dengan langsung berjalan menuju kamar mandi
Saat Aya sudah keluar dari kamar mandi "gue gabut banget" ucap aya
"Gue telfon ka key ah" ucap aya dan mengambil benda pipihnya
Aya pun mencari kontak bernama ka key dan menelfon nya
Saat sudah tersambung panggilan telfon
*
__ADS_1
"Hallo adikku tersayang" ucap Kayla dari balik telfon
"Hallo juga kakakku tersayang yang suka ngerjain adeknya" jawab Aya
"Kakak gak ngerjain cuman ngasih hadiah ko"
"Lo tu ya ka bener-bener ngasih kado gak jelas banget" sewot aya
"Hahaha gimana tapi suka kan sama kadonya?" Tanya Kayla
"Gak suka" tegas Aya
"Ko bisa si gak suka, warna nya gak bagus? Atau modelnya kurang hot" ledek Kayla
"Ngeri sendiri gue liat nya anjir"
"Itu cocok buat pengantin baru kaya kalian tau"
"Cocok cocok apaan, Lo kan tau gue nikah karena salah paham masa iya mau langsung gituan ya ogah lah gue"
"Ya gapapa kali mau karena salah paham atau apa intinya kalian udah sah, dosa Lo nolak"
"Lo mah enak kalo ngomong, gak tau gue yang dag dig dug"
"Udah lah tinggal kasih tu suami Lo jatah, biar gue pulang udah punya ponakan sepuluh"
"Sepuluh mata Lo, Lo pikir anak kucing apasi"
"Hahahaha hahahaha"
"Tawa Lo"
"Haduh cape ketawa mulu"
"Udah coba belom lingerie nya?"
"Gak bakal gue pake ya"
"Lo tuh gak kasian sama gue, gue udah beli, kirim jauh-jauh dari Singapore ke Indonesia"
"Lagian kasih kado gak ngotak banget"
"Udah deh cobain aja pasti suami Lo langsung kepincut"
"Gue nya yang ogah bego"
"Ah elah gue pengin cepet-cepet punya ponakan ko"
"Bikin sendiri sonoh, gue masih pengin perawan ya"
"Udah dulu ya de, Kakak masih ada tugas nih. Jangan lupa cobain lingerie nya hahaha"
"Yee ogah"
"Yaudah bayy de"
"Bayy"
*
Dan panggilan telfon mereka pun terputus
'apa gue cobain lingerie aja ya' batin Aya
Aya pun memasuki ruangan baju dengan mengambil salah satu lingerie
Kini Aya sudah memakai lingerie itu dengan berdiri didepan kaca besar dan menatap dirinya dengan merasa malu sendiri
"Gila seksi banget gue" ucap aya
"Kalo Aldo liat bisa hancur nih pertahanan gue"
"Ko bisa ya ka key berfikir beli baju kaya gini"
"Ah udah lah ganti baju, meresahkan banget liat nya" Aya pun berdiri didepan lemari bajunya namun tiba-tiba terdapat tangan yang melingkar di pinggang ramping nya
Membuat Aya melotot kaget 'gak mungkin ini Al kan' batin nya
_________________________
__ADS_1