Menikah Dengan Musuh-Ku

Menikah Dengan Musuh-Ku
Baper


__ADS_3

"Kalo cewe nya gak mau ya gak usah dipaksa dong" ucap seseorang dari belakang Revan


Revan dan Aya pun dibuat kaget dan memalingkan wajahnya ke seseorang tersebut yang ternyata adalah Aldo


"Al" ucap mereka berdua


"Ada urusan apa Lo sama aya?" Tanya Aldo dengan melepaskan helm nya


"Gue cuman mau nganterin aya pulang" jawab Revan


"Gue yang bakal nganterin dia" tegas Aldo


'katanya mereka sering berantem, ko bisa pulang bareng' bingung RevanĀ 


"Ayo ay" ajak Aldo dan Aya pun berjalan menaiki motor Aldo


Aldo pun dengan mesra memakai kan helm milik aya dan merapihkan rambut Aya


'kalo Revan cerita ke temen-temen gawat ini' batin Aya saat melihat Revan dengan ekspresi bingungnya


'apa iya mereka saling suka?' batin Revan lagi


"Jangan liatin dia terus sayang" ucap Aldo dengan suaranya yang sangat pelan, hanya bisa terdengar oleh Aya seorang


Aya pun memalingkan wajahnya dan menatap Aldo yang tengah tersenyum kepadanya


Aldo pun sudah menyalakan mesin motornya siap melaju pulang


Brummmm


Brummmm


Terdengar suara motor Aldo yang menandakan dirinya sudah melaju pergi meninggalkan Revan


"Gue harus nanya Yogi nih" ucap Revan saat Aldo dan Aya sudah pergi jauh


*


Dimotor Aldo


"Sayang pegangan dong" ucap Aldo dengan menarik tangan Aya agar memeluknya


"Ihh nanti ada yang liat" jawab Aya dengan melepaskan pelukan nya


Aldo pun mengarahkan spion motor nya itu ke wajah Aya, dan dapat dilihat Aya yang tengah memanyunkan bibirnya pertanda marah


"Kamu marah sama aku?" Tanya Aldo


"Udah diem deh, tinggal fokus nyetir aja" jawab Aya yang dengan jutek nya


"Iya iya" pasrah Aldo, dan selama diperjalanan mereka pun hanya terdiam tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Hingga kini mereka sudah sampai dikediaman Hernandez


Aya pun dengan cepat turun dari motor Aldo dan Aldo yang hendak ingin melepaskan helm milik aya, namun pemilik helm tersebut meninggalkan nya begitu saja


"Lahh, sayang tu helm copot dulu" ujar Aldo


"Aku bisa lepas sendiri!!" Teriak Aya


"Ya tuhan suami takut istri jadi gini nih, gak bisa apa-apa" pasrah Aldo dan turun dari motor nya mengejar Aya


*


"Assalamualaikum mom" ucap aldo dengan menyalimi tangan sang momy


"Waalaikumsalam" jawab momy Nita

__ADS_1


"Aya udah ke atas mom?" Tanya Aldo


"Iya, tadi keliatan kaya marah. Lagi berantem ya sama kamu?" Tanya momy Nita balik


"Gak ko mom, Al juga gak tau Aya kenapa" jawab Aldo


"Yaudah mending Sanah masuk kamar, bicarin baik-baik ya. Jangan sampe kamu ke bawa emosi sama perempuan, momy gak mau itu terjadi" khawatir momy Nita dengan menepuk-nepuk pundak Aldo


"Mana bisa si mom aku marah sama Aya hehe" jawab Aldo dengan cengengesan


"Bagus kalo gitu"


"Yaudah mom, Al keatas dulu bayy" pamit Aldo dan berlari menuju kamar nya


Saat dikamar


Terlihat lah Aya yang tengah duduk bersandar diranjang nya dengan memainkan benda pipihnya, dia sudah berganti baju dan menghapus make up nya, namun masih saja Aya terlihat menawan walaupun tanpa make up


Datanglah Aldo dengan berlari tergesa-gesa dan langsung merebahkan tubuhnya diranjang didepan Aya


"Haduhh cape banget aku ngejar kamu sayang" ucap Aldo yang terdengar ngos-ngosan setelah berlari


"Siapa suruh ngejar aku" jawab Aya dengan jutek lagi


Aldo pun beranjak dari tidur nya dan duduk didepan Aya "kamu marah sama aku gara-gara apa?" Tanya Aldo dengan suara halus nya


"Pikir aja sendiri?" Jawab Aya dengan masih jutek dan memperlihatkan mata sinis nya


"Gara-gara tadi kamu gak jadi pulang bareng Revan?" Tanya Aldo


"Ihh apaan, enggak ya!!" Tegas Aya


"Jujur aja deh, gara-gara pengin pulang sama Revan kan?" Aldo seperti nya tidak memikirkan hal yang akan terjadi setelahnya jika dirinya masih mempertanyakan masalah ini


"Aku udah bilang enggak!!" Teriak Aya dengan menjewer keras telinga aldo, Aldo pun hanya meringis kesakitan dan meminta ampun


Jangan membangunkan singa tidur jika tidak ingin mendengar aungan nya


Mungkin itu lah kata-kata yang pantas untuk Aldo sekarang haha:)


"Awwww ampunn sayang!!" Ringis Aldo yang merasakan seperti telinga nya hampir copot


"Aku bilangin momy nih, aku kena kdrt" sambung Aldo dengan masih meringis menahan sakitnya


Aya pun terpaksa melepaskan jeweran itu dan menyilang kan kedua tangannya didadanya


"Aww sakit banget" ringis Aldo lagi dengan mengelus-elus telinga nya yang merah


"Sukurin!!" Teriak Aya yang sepertinya bahagia diatas penderitaan Aldo


Aldo pun beranjak dari duduknya dan berjalan menuju tempat P3k yang tergantung di sebelah meja rias Aya.


Saat sudah mengambilnya Aldo pun duduk dikursi rias Aya dan menatap kaca didepannya.


Aldo pun dengan mandiri mengobati telinganya yang merah, dengan bantuan melihat dari kaca


Aya yang tak tega melihat Aldo pun menghampiri Aldo walaupun masih memasang wajah marah nya


"Sini aku bantuin" ucap aya dengan duduk disebelah Aldo


"Gak usah aku bisa sendiri" jawab Aldo dengan jutek


"Aku minta maaf kalo tadi kasar sama kamu, aku gak suka aja kamu ngomongin aku kaya gitu" ucap aya dengan sedikit menundukan kepalanya


Aldo pun berhenti mengobati telinganya dan memalingkan wajahnya ke Aya yang tengah merasa bersalah

__ADS_1


Aldo menaikkan dagu Aya dengan pelan agar menatap nya "aku gak marah my wife, aku takut aja kamu beneran mau sama Revan. Yang aku liat dari awal kamu masuk sekolah dia ngeliatin kamu terus, sampe modusin kamu waktu pelajaran bahasa Inggris sama dikantin, bikin aku enek aja" ujar Aldo


"Kamu cemburu??" Tanya Aya


"Jelas aku cemburu dong sayang, kamu itu milik aku satu-satunya gak boleh ada cowo lain yang nyentuh kamu dan deket sama kamu selain aku" jawab Aldo dengan menangkup kedua pipi Aya


'ko gue baper si?' batin Aya yang tengah menahan malu nya


"Tadi siang kenapa aku bisa semarah itu sama dua cowo itu, ya karena aku lagi nahan cemburu saat liat anak baru itu deketin kamu terus" sambung Aldo


"Tapi aku selalu cuek ko sama Revan, kaya tadi siang juga aku nolak pulang bareng. Tapi dia maksa kan?" Jawab Aya


"Iya sayang, dasar anak baru itu aja yang pengin sama kamu. Liat aja gak bakal gampang dia rebut kamu dari aku, walaupun kita backstreet tapi aku bisa ngasih pelajaran buat dia kapan pun" sewot Aldo dengan meremas kapas bekas luka nya tadi


Aya pun menggenggam kedua tangan Aldo dan menatap nya dengan tersenyum "udah yah, kamu gak usah marah-marah gitu. Biarin aja dia deketin aku, yang penting aku gak mempersilahkan dia masuk dengan gampang nya dihati aku"


"Tapi kalo aku gak kasih dia pelajaran yang ada semakin nglunjak anak itu" sewot Aldo lagi


"Iya aku tau, tapi aku gak mau kamu sampe berantem" ucap aya dengan juga menangkup kedua pipi Aldo


Aldo pun tersenyum dan menggenggam tangan Aya dengan langsung menciumi tangan mulus milik aya


"Kamu janji ya jangan pernah peduli sama Revan?" Tanya Aldo


"Ya pasti enggak dong, aku kan punya kamu hehe" jawab Aya dengan tawa kecil nya


Aldo pun memeluk Aya dengan gemas dan berkata "I love you my wife"


Perkataan Aldo tersebut dapat membuat Aya kaget dan baper sendiri, ini pertama kalinya Aldo mengucapkan kata-kata itu dimulutnya


Aya yang masih ragu dengan perasaannya ke Aldo pun hanya tersenyum dibalik pelukan mereka


"Kamu masih belom bisa cinta sama aku ya?" Tanya Aldo dengan melepaskan pelukan nya


"Aku masih ragu aja hehe" jawab Aya


"Ragu apa? Masih ragu kalo aku itu gak lemah? Ayo kita buktiin sekarang" ucap Aldo dengan hendak menarik Aya menuju ranjang


"Ihh apaan si kamu mah" sewot Aya dengan sedikit tertawa dan memukul pelan lengan Aldo


"Ayo aku buktiin, mau berapa ronde Hem?" Ledek Aldo dengan membawa tubuh Aya ke ranjang


"Ihh mau ngapain si" resah Aya dengan hendak turun dari ranjang, namun Aldo dengan cepat menggelitiki pinggang Aya yang membuat Aya tertawa terpingkal-pingkal


"Hahaha geli al haha" ucap aya


"Udah udah ihh geli" mohon Aya dengan masih berguling-guling


"Aldo ihh geli ahhhh, udahhh" mohon nya lagi dengan sudah mengeluarkan air mata karena sedari tadi tertawa mulu


Aldo pun menyudahi glitikannya dan langsung merebahkan tubuhnya disebelah Aya yang tengah menarik nafas panjang, terlalu lelah tertawa dan menahan geli akibat glitikan Aldo


"Awas kamu ya, tunggu pembalasan ku" ancam Aya


"Ihh takutt " ledek Aldo


"Udah ah sayang ayo tidur, aku cape banget" ajak Aldo


"Kamu ganti baju dulu Sanah ihh"


"Ouh iya lupa hehe" dan Aldo pun beranjak menuju tempat ganti baju


Kini mereka berdua tengah tidur berpelukan seperti Teletubbies namun hanya dua personil haha


______________________________

__ADS_1


Jangan lupa ulasan dan Vote nya ya reader baik:)


__ADS_2