Menikah Dengan Musuh-Ku

Menikah Dengan Musuh-Ku
Pencarian


__ADS_3

"Yasudah silahkan kalian bisa langsung berkemas-kemas ya anak-anak, sekali lagi bapak minta maaf atas kejadian ini" ucap pak Hendra


"Yaudah kalian boleh membubarkan diri" ucap pak Yadi dan mereka semua membubarkan diri terkecuali gino, Egi, Elsa dan Lia


"Kalian ber empat kenapa masih disini?" Tanya pak Yadi


"Pak kita minta izin yah tetep disini bantu nyari mereka berdua, kita kan sahabatnya pak masa tega ninggalin sahabat nya yang lagi hilang" racau Gino


"Iya pak kita kan berangkat berenam masa pulang berempat" sambung Elsa


"Plis pak izinin kita" mohon Lia


"Gimana ini pak Hendra?" Tanya pak Yadi


"Yasudah bolehin mereka ikut mencari, Gino Egi kalian harus bisa jaga cewe-cewe yah" jawab pak Hendra


"Siap pak, akan selalu kita jagain mereka berdua" ucap Gino


"Tenang aja pak" sambung Egi


"Yaudah ayok kita semua mulai mencari mereka berdua" ajak pak Yadi


Dan mereka pun berjalan menuju hutan untuk mencari keberadaan Aldo dan Aya


"Ayaa..."


"Aldoo..."


"Dimana kalian...?"


"Ayaa....."


Teriak semua orang yang sedang mencari Aya dan Aldo


"Kalian dimana si!!" Teriak Elsa


Mereka terus berjalan menyusuri hutan cukup jauh



Disalah satu villa didekat wisata Kalibiru


"Aya kamu dimana nak, Aya kamu dimana"


"Ayaa....!!" Teriak wanita paruh baya yang baru saja terbangun dari tidur nya


"Mah mamah kenapa? Kenapa sampe ngigo gitu" tanya lelaki paruh baya yang baru saja kelar dari mandi nya


Dengan mengelus-elus punggung si wanita paruh baya itu "mamah tenang yah, tarik nafas.... Buang pelan-pelan" ucap si lelaki itu dengan masih berusaha menenangkan sang istri


"Gimana keadaan mamah? Masih lemes atau pusing?" Tanya lelaki itu


"Masih pusing pah"


"Kamu harus banyak istirahat dulu ya" ucap lelaki itu dengan memijat kening sang istri


"Gak bisa pah, mamah harus terus cari Aya sampe ketemu"


"Keadaan kamu itu masih belom stabil jadi gak boleh kemana-mana dulu"


"Tapi Aya pah"


"Udah mamah tenang aja"

__ADS_1


Lelaki dan perempuan paruh baya itu jelas mamah Melinda dan papah hasan


"Mamah gak bisa tenang pah, Aya sampe sekarang masih belom ketemu, mamah takut Aya kenapa-kenapa hiks hiks" tangis mamah Melinda


"Kita kan udah nyuruh orang buat 24 jam bergantian cari mereka berdua, insyaallah kalo kita perbanyak berdoa pasti Aya ketemu dengan selamat"


"Aamiin semoga ya pah hiks"


"Udah dong mamah jangan nangis lagi, mending sekarang mamah mandi dulu yah papah mau nyari makanan didepan"


"Yaudah pah" dan papah hasan pun keluar dari kamar villa menuju tempat penjual makanan


Waktu menunjukkan pukul 07:00 yang berarti para penjual sudah bermunculan.


Tepat saat mamah Melinda kelar mandi datanglah papah Hasan dengan menenteng kantong plastik berisi dua porsi nasi goreng dan dua botol air mineral


"Udah mandi nya? Ayo makan dulu mah" ajak papah hasan saat sudah duduk dimeja makan dan disusul mamah Melinda juga


"Tapi mamah gak bisa makan kalo mamah aja gatau Aya udah makan apa belum" ucap lesu mamah Melinda


"Mamah pengin kan terus cari Aya? Ya mamah harus sehat biar bisa cari aya"


"Kalo mamah sakit yang ada mamah gak bisa cari Aya, nanti kasian Aya dong mamah nya gak nyariin" ucap papah hasan


"Kita doain sama-sama semoga Aya disana juga udah makan, bisa tidur nyenyak atau bahkan udah ditemuin sama salah satu warga" sambung nya lagi


"Iya pah aamiin mamah pasti selalu doain Aya sama Aldo"


"Yaudah kalo gitu mamah makan yah" kekeh papah hasan dan diangguki oleh mamah Melinda


•flashback off•


Setelah perjalanan dari Jakarta menuju wisata kalibiru kini mamah Melinda dan papah hasan sudah sampai di wisata Kalibiru Yogyakarta tepat pukul 20:00 wib.


"Ouh iya bener pak bu, ada dua remaja yang dinyatakan hilang pukul 10:30 pagi tadi, dan yang saya dengar mereka adalah murid dari SMA pelita bangsa dijakarta yang sedang camping disini" jawab penjaga tersebut


"Aya pah itu aya yaampun" gelisah mamah Melinda


"Tenang mah tenang dulu"


"Pak kalo boleh tau kejadiannya gimana ya, ko bisa mereka sampe hilang?" Tanya pak Hasan


"Mereka berdua lagi naik balon udara terus tiba-tiba balon udara itu sedikit kempes ditambah lagi angin yang sangat kencang jadi lah mereka berdua terbawa angin dan jatuh dihutan" jelas penjaga tersebut


"Yaallah sayang semoga kamu baik-baik aja ya nak hiks" tangis mamah Melinda lagi"


"Mending sekarang kita cari Aya aja ya mah" ajak papah hasan dan diangguki mamah Melinda. Mereka berdua pun mencari Aya dengan didampingi anak buah papah hasan


"Ayaa..."


"Dimana kamu sayang!" Teriak mamah Melinda


"Aldo..." Teriak anak buah papah hasan


"Ayaa...dimana kamu nak, papah sama mamah disini nak!!" Teriak papah Hasan


Setelah satu jam lebih mereka mencari-cari tapi masih belom mendapat petunjuk padahal sudah lumayan jauh memasuki hutan itu.


Saat tengah sibuk mencari Aldo dan Aya tiba-tiba mamah Melinda menginjak benda keras seperti handphone, mamah Melinda pun mengambil benda itu dan benar saja benda itu adalah handphone kepunyaan Aya "pah liat ini handphone Aya" ucap mamah Melinda


"Iya mah bener ini handphone Aya " jawab papah hasan


"Hiks berarti Aya udah jauh banget pah masuk ke hutan hiks, mamah takut Aya kenapa-kenapa hiks"

__ADS_1


"Kita terus berusaha ya mah cari mereka"


"Aya ku s-aya-ng" ucap mamah Melinda dengan terbata-bata sebelum dirinya jatuh pingsan


"Mah yaampun mamah bangun dong" ucap papah hasan dengan muka khawatir nya dan dengan berusaha membangunkan sang istri


"Mahh bangun dong, mamah harus kuat mah" ucap papah hasan yang terus masih berusaha membangunkan mamah Melinda


"Egal saya mau ke villa dulu, nyonya pingsan kalian tetep harus mencari keberadaan Aldo dan Aya" ucap papah hasan kepada egal salah satu anak buah nya


"Baik tuan, apa mau dibantu buat bawa nyonya ke villa?" Tanya egal


"Gak usah kalian tetep cari mereka ya, saya pergi dulu" papah hasan pun meninggalkan hutan itu dengan membawa mamah Melinda menuju villa nya


Sesampainya di villa 


Papah hasan pun merebahkan tubuh sang istri diranjang villa, dengan mendekatkan minyak kayu putih dihidung mamah Melinda guna membangun kan dari pingsannya


"Mahh bangun"


"Mamah kan kuat masa jadi lemah kaya gini si"


Saat hampir setengah jam akhirnya mamah Melinda pun tersadar dari pingsannya "eeeugghhhh" lenguhan yang terdengar dari mulut mamah Melinda dengan memegangi kepalanya yang masih terasa pusing


"Mamah udah bangun" girang papah hasan dan langsung memberikan segelas air putih


"Minum dulu" dan mamah Melinda pun meminum air putih itu


"Aya kemana pah Aya kemana?" Panik mamah Melinda lagi


"Aya masih belom ketemu, anak buah aku masih nyari mereka jadi mamah tenang yah"


"Ayo pah kita cari Aya lagi pah ayo" mohon mamah Melinda


"Liat tuh udah jam 23:40 udah malem banget kan"


"Besok kita lanjut cari Aya lagi oke"


"Tapi pah"


"Gak ada tapi-tapi an, udah mamah sekarang harus tidur , istirahat biar besok kita lanjut cari aya" dan mamah Melinda pun hanya bisa pasrah


Kini mereka berdua sudah memejamkan mata nya


•flashback on•


Setelah selesai makan mereka pun tidak mencari Aya kembali karena keadaan mamah Melinda yang tidak memungkinkan untuk pergi mencari Aya, mereka setuju untuk mencari Aya lagi nanti sore


Sementara didalam hutan


Pihak sekolah sudah mencari mereka hingga 5 jam lebih tapi masih belom mendapatkan hasil


"Ini udah panas banget ya, mending sekarang kita balik ke tenda saja dulu" ucap pak Hendra


Dan mereka pun kembali ke tenda masing-masing


Didalam villa Hendra


"Kamu kemana si sayang?" gelisah momy Nita


"Semoga kamu disana bisa makan, dan sehat terus ya sayang"


"Momy gak bisa tenang mau ngapa-ngapain selalu keinget kamu sayang"

__ADS_1


"Momy jangan sedih Mulu dong, momy kan tau anak kita itu hebat ,kuat kaya momy nya" ucap Hendra dengan merangkul pundak momy Nita


__ADS_2