
Aldo kini tengah kecewa karena dirinya tidak dipasangkan dengan Aya, namun dipasang kan dengan Safira
Kini Aldo tampak mengetik sesuatu dilayar handphone dan mengirim pesan itu ke aya
Dikursi Aya pun terdengar lonceng handphone yang bertandakan ada pesan masuk
Aya pun membuka isi pesan dari Aldo dan membacanya dengan serius 'kamu jangan genit sama anak baru itu' tulis Aldo
'ngapain dia bilang gitu' batin Aya
Aya pun membalas pesan itu dan mengirim nya ke Aldo juga
'iya gue gabakal genit' tulis nya
Aldo yang sudah mendapati jawaban dari sang istri tercinta pun tersenyum lebar, itu juga berhasil membuat Aya salah tingkah
Dan kini giliran Revan dan Aya yang maju "Revan dan Aya maju" perintah Bu cillla
Mereka berdua pun berdiri, dan melangkah kedepan dengan Aya yang berekspresi malu, gimana gak malu coba sedari tadi Aldo selalu menatapnya dengan menampilkan senyum manis nya
Ternyata Aya dan Revan kebagian dialog yang menggambarkan Romeo dan Juliet, semua pasang berbeda-beda dialog
Bagi yang cewe-cowo menggambarkan tentang percintaan, namun bagi cewe-cewe dan cowo-cowo kebagian tentang persahabatan.
'awas aja ni cowo modusin aya' batin Aldo yang dari tadi sibuk memikirkan aya
"Ibu bakal jadi narator kaya tadi saat yang lain maju ya" ucap Bu Cilla
"Oke Bu" jawab Aya dan Revan
"Ayo Revan, Aya langsung dimulai yah" ucap Bu Cilla lagi dan diangguki mereka berdua
"Now that Romeo and Juliet are at a masquerade ball, Romeo, who feels lonely, is looking for a girl he can dance with."
(Sekarang romeo dan juliet ada di pesta topeng, romeo yang merasa kesepian sedang mencari gadis yang bisa diajak berdansa) Ucap Bu Cilla yang sebagai narator
"Romeo has now found a girl he wants to dance with (Romeo kini sudah menemukan gadis yang ingin diajak nya berdansa)" ucap Bu Cilla lagi
"What's your name? (siapa nama mu?)" tanya Revan
"My name is Juliet (Namaku Juliet)" jawab Aya
"A beautiful name, just like the person (nama yang cantik seperti orangnya)" ucap Revan dengan mengelus-elus pipi kanan Aya, yang pasti itu mampu membuat seluruh murid baper terkecuali Aldo yang tengah menahan api cemburu nya
"Thank you, what's your name then? (Terimakasih, lalu siapa namamu?)" Tanya Aya
"My name is Romeo (Namaku Romeo)" jawab Revan
"Do you wanna dance with me? (Apakah kau ingin berdansa dengan ku?)" Tanya Revan dengan memberikan telapak tangannya
"I really want to but unfortunately I'm not good at dancing (aku sangat ingin, tetapi sayangnya aku tidak pintar berdansa) " jawab Aya
"study with me? (Belajar lah dengan ku?)" Ajak nya lagi
"I'm going to make a mistake Which can embarrass you Among the pairs that were there (aku akan membuat mu malu diantara pasangan lain yang ada disana)"
"I don't mind Juliet (aku tidak keberatan juliet)" jawab Revan dengan menggenggam kedua tangan Aya yang kembali membuat Aldo semakin memuncak api cemburu nya
"Okay (baiklah)" jawab Aya
Mereka berdua pun melakukan dansa dengan senyum yang terpancar, terlihat sangat lah romantis seperti Romeo dan Juliet yang real
__ADS_1
"And then they dance together, music sounded booming,Laughter and happiness describe the party that night. Hour after hour they spent together Dancing, talking, and admiring each other (dan kemudian mereka berdansa bersama, musik terdengar berdentum, tawa dan kebahagiaan menggambarkan pesta malam itu. Jam demi jam mereka habiskan bersama, berdansa,berbicara dan saling mengagumi satu sama lain)"
"Tepuk tangan untuk Romeo dan Juliet kita" ucap Bu Cilla dengan menepuk tangannya dan diikuti seluruh murid juga kecuali Aldo
"Keren banget kalian" puji Bu Cilla
"Makasih Bu" jawab mereka berdua
"Dialog pertama kisah tentang Romeo dan Juliet sudah selesai, nanti pasangan cewe cowo lainnya yang akan melanjutkan dialog-dialog berikut" ujar Bu Cilla karena Aya dan Revan pasangan cewe-cowo yang pertama kali maju
Dan berjam-jam kemudian tugas bahasa Inggris itu pun telah selesai dan bel istirahat pun berbunyi
Kini seluruh murid telah keluar dari kelas, Aya yang sepertinya lupa dengan perjanjian yang Aldo minta pun langsung menuju kantin dengan kedua sahabatnya
'loh ko Aya malah ke kantin si, bukannya ke rooftop' batin Aldo
Dan Aldo pun mengikuti Aya dengan beralasan dirinya laper, padahal tujuannya agar bisa mantau Aya dari jauh
"Kantin" perintah Aldo dan diangguki kedua sahabatnya
Aya yang terlihat tengah memakan bakso favorit nya dengan disertai becanda ria dengan sahabat nya, membuat nya tidak sadar bahwa Aldo menatap nya terus menerus dari jauh
Saat Aya tengah asik berbincang tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang tengah membawa nampan berisi makanan dan minuman
"Hai girls, boleh ikut gabung gak?" Tanya seseorang itu yang ternyata adalah Revan
"Ehh oppa Revan sini-sini duduk disebelah aku" ucap Lia dengan genit dan menepuk-nepuk kursi sebelah nya
"Aku duduk sebelah Aya aja deh yang duduk nya sendiri" jawab Revan
"Boleh kan ay?" Tanya Revan
"Boleh" jawab Aya dengan mengganggukan kepalanya
"Tadi bahasa Inggris Lo keren banget" puji Revan
"Lo juga" jawab Aya yang sedikit cuek
"Gue minta maaf ya, dengan lancang nya gue pegang pipi dan tangan Lo" ucap Revan lagi
"Ya gak papa itu juga bagian adegan ko"
Aldo yang sedari tadi mengawasi Aya pun kembali dibuat emosi saat melihat Revan yang selalu ingin didekat Aya 'aghhhh gue gak kuat, pengin rasanya gue tonjok tuh cowo' batin Aldo dengan tangan yang meremas tissue
Gino dan egi yang melihatnya pun tau pasti Aldo tengah menahan amarahnya "bos" panggil Gino dengan menepuk pundak Aldo yang membuat Aldo kaget
"Setan Lo, ngagetin aja" sewot Aldo
"Lo lagi kenapa?" Tanya Egi
"Gue gak papa" Jawab Aldo
"Lo tarik anak baru itu dan bawa ke rooftop" perintah Aldo dengan tegas
"Revan?" Tanya Gino
"Iya, cepetan gak usah banyak nanya" perintah Aldo lagi dengan langsung berjalan menuju rooftop
Egi dan Gino ditugaskan membawa Revan ke rooftop
Dimeja Aya
__ADS_1
"oppa revan" manja Lia dengan langsung duduk disebelah Revan dan bergelayut manja di lengan revan, membuat Revan merasa resah
"Aduh Lia jangan kaya gini dong, malu diliat yang lain" ujar Revan dengan berusaha melepaskan tanga lia
"Yaudah deh" pasrah Lia dan melepaskan tangannya dari lengan revan
Gino dan egi pun datang
"Bebeb lia, awas dulu yah aku mau ngajak Revan pergi" ucap Gino dengan halus
"Kemana?" Tanya Lia
"Kemana aja, biar kamu gak deket-deket sama dia, aku nya kan cemburu" ucap Gino lagi dengan membelai pipi Lia
Lia pun dibuat baper hingga menuruti kemauan Gino, dan beranjak dari duduknya dan kembali duduk disebelah elsa
"Makasih ya cantik" ucap Gino lagi dan dibalas senyum malu dari Lia
"Lo! ikut gue" ucap Gino dengan menarik tangan Revan
"Lohh kemana, gue belom selesai makan" jawab Revan namun tetap menurut saat ditarik-tarik gino
Saat sudah dirooftop
Aldo yang tengah berdiri bersandar ditembok dengan tangan yang masukkan ke dalam saku celana dan dengan wajah dinginnya
"Nih anak nya bos" ucap Gino
Bughhhhh
Terdengar pukulan dari Aldo yang dilayangkan diperut Revan
"Aww" ringisan Revan dengan menahan sakit diperut nya
"Itu hadiah lo sebagai anak baru disini" ucap Revan
Bughhhhhh
Terdengar kembali pukulan dari Aldo
'itu karena Lo udah berani nyentuh Aya gue' batin aldo, dirinya hanya bisa berkata didalam hati nya, ingin rasanya Aldo mengungkapkan semua nya didepan Revan. Agar dirinya tidak berani mendekati Aya lagi
"Gue udah, Lo berdua terserah mau Apain dia" ucap Aldo dan langsung duduk dengan menghisap batang rokok
"Gue sih gampang, cuman kasih uang" ucap Gino
"Bagi sini" ucap Gino lagi dengan tangan siap menerima uang
Revan pun mengambil uang disaku celananya dan memberikan Gino 3lembar berwarna merah
"Wihh orang kaya" ledek Gino
"Oke kaya nya cukup, Lo boleh pergi" sambungnya
Revan pun menundukkan kepalanya dengan masih memegangi perut nya "gue turun dulu" ucap Revan
"Udah sonoh pergi jangan banyak omong" sewot Gino dan Revan pun segera turun dari rooftop
"Lumayan nih bos buat beli baju" bahagia Gino
'awas aja tu orang kalo masih berani deketin Aya' batin Aldo
__ADS_1
_______________________________