Menikahi Gadis Bisu Dan Tuli

Menikahi Gadis Bisu Dan Tuli
Sok suci


__ADS_3

Tubuh Lea mematung sejenak, namun saat tersadar dia segera berbalik badan dan beranjak dari tempatnya. Namun gamis yang dia kenakan mengenai pot bunga kecil sehingga terjatuh dan menimbulkan suara yang mengundang perhatian Raul dan Monica di dalam rumah tersebut.


Ternyata lima belas menit sebelum Lea datang, Raul lebih dulu tiba. Dan tanpa Raul ketahui bahwa Monica dari tadi masih berada di rumah Raul untuk mengintainya. Lalu ketika Raul tiba dan membuka pintu, Monica segera ikut menyelinap masuk dan memeluk erat Raul dari belakang.


"Heh, lepaskan ! Jangan macam macam. Pergi dari sini!" bentak Raul.


"Aku nggak mau pergi, aku mau bersamamu malam ini. Kamu ini kenapa sih? Kok tumben marahnya lama? Biasanya meski marah, ujungnya kita ke kasur," tanya Monica.


"Jangan bicara sembarangan, aku sudah beristri. Aku tidak akan menjalin hubungan dengan siapapun ! " tegas Raul sekali lagi sambil melepas tangan Monic yang melingkar erat di pinggangnya.


"Apa? Kamu punya istri? Ngomong ngomong gimana kisah malam pertamamu sama dia? Ajarin aku dong," rayu Monic.


"Pergilah sebelum kesabaranku benar benar habis," tukas Raul dengan garang.


"Enggak, aku akan pulang jika sudah bertanding dan kamu keluarin cuan." jawab Monica.


"Oke, kamu minta uang berapa? Akan aku berikan, asal kamu pergi dari sini." Raul kembali menegaskan.


"Aku mau dua duanya. Mau uang dan juga bertanding ke kasur" jawab Monic.


"Jangan ngelantur, cepat pergi sana ! " Berkali kali Raul mengusirnya namun wanita itu sepertinya bermental baja.

__ADS_1


Bahkan dia rela membuka sebagian pakaiannya untuk menggoda Raul.


"Apa yang kamu lakukan ? Pergi !"


Brakh,


Monica jatuh tersungkur ke lantai hingga dia merintih kesakitan memegangi kepalanya.


Dalam pikiran Raul sempat terlintas bahwa perbuatannya itu tidak baik, sehingga dia berniat untuk menolong Monica.


Namun sayang, ketika Raul hendak menolongnya, Monica malah menarik tubuh Raul dan memeluknya erat hingga Raul sangat marah.


Kedua tubuh mereka akhirnya berhimpitan, dan ketika tubuh Raul sempat menindih tubuh Monica, Lea menyaksikan kejadian itu dan sangat terkejut lalu hendak beranjak namun ketahuan.


Mendengar panggilan yang di ucapkan oleh suaminya, Lea berhenti dan berbalik arah.


"Lea, dengarlah. itu semua salah paham. Tidak seperti yang kamu bayangkan," teriak Raul.


Lea sejenak berhenti dan mendengar penjelasan suaminya. Namun tidak sepatah kata pun dia lontarkan.


"Percayalah, aku tidak melakukan apa apa?" ucap Raul.

__ADS_1


Setelah sempat diam sejenak, Lea akhirnya bersuara.


"Mantapkan hatimu untuk memilih, sebelum mengajakku kembali menempati rumah ini lagi !" tegas Lea lalu pergi meninggalkan Raul dan Monica sembari menyerahkan sesuatu.


"Ini ponsel kamu ketinggalan," ucapnya datar lalu segera masuk ke dalam taksi online yang sejak tadi masih menunggunya.


Di dalam mobil, Lea terus menangis mengingat kejadian yang di lihatnya malam itu.


"Astaghfirullah, astaghfirullah... "Lea berusaha menenangkan diri sendiri namun air mata itu tetap bercucuran.


Sementara di tempat lain sedang terjadi perang adu mulut.


"Pergi kamu ! Jika sampai istriku benar benar marah dan tidak mau menemui ku ,maka kamu yang harus bertanggung jawab . Dasar wanita ja*lang....!" teriak Raul.


"Heh, jangan sok suci !! Bukankah kamu pernah menjadi budak kasur nya wanita ja*lang yang kamu sebut ?" bantah Monica.


"Diam ! Pergi dan jangan pernah kembali!" bentakan Raul kali ini tidak dia ulangi lagi karena dia segera masuk ke dalam rumah dan mengunci pintu. Sementara Monica menggedor gedor pintu tersebut namun tidak di anggap oleh pemilik rumah.


"Buka Raul, buka pintunya. Lihatlah, jika kamu masih saja memperlakukan aku seperti ini, aku akan membuatmu menyesal dan tidak tenang ! "teriak Monica dengan keras.


Setelah lelah berteriak dan tidak mendapat jawaban, Monica kemudian pergi meninggalkan rumah Raul. Namun hatinya masih menyimpan dendam kepada Raul dan Lea, sehingga sulit baginya menerima kenyataan bahwa Raul sudah berubah dan sudah mengakui istrinya.

__ADS_1


Di dalam kamarnya Raul menghembuskan nafas kasar menghadapi masalah yang dia hadapi malam itu. Bisa di simpulkan bahwa esok hari Lea tidak mau menemuinya lagi karena kejadian malam itu.


"Ckk, si*alan !" umpat Raul. Padahal baru beberapa hari ini mulai menjalin hubungan baik dengan istriku.


__ADS_2