
Usai menyebut nama Allah, rasa sakit yang di derita oleh Lea mendadak menghilang padahal pembukaan terus berjalan.
Namun Allah membalikkan rasa sakit itu kepada Raul, suami Lea. Tidak masuk di akal, namun jika Allah sudah berkehendak maka semua bisa terjadi. Hal itu mungkin terjadi karena doa Raul yang begitu sungguh sungguh sehingga Allah benar benar menghilangkan rasa sakit di tubuh Lea, tetapi hal itu mungkin juga terjadi sebagai hukuman untuk Raul atas perlakuannya kepada Lea selama ini.
Namun Raul sangat ikhlas menerima semua itu, karena dia berharap semoga rasa sakit yang dia derita akan mengurangi dosa dosanya kepada Lea.
"Astaghfirullah, " lirih Raul sambil memejamkan mata dan memegang erat perutnya.
Lea tidak tega melihat Raul menanggung rasa sakitnya, sehingga dia pun turut berdoa memohon pengampunan agar Allah meringankan rasa sakit yang di derita oleh suaminya.
Keduanya saling berpegangan tangan dengan erat, dan berkat Maha Sempurna Allah proses persalinan Lea berjalan dengan cepat bahkan melebihi perkiraan dari sang Dokter.
Rasa sakit Raul hilang seketika ketika dia mendengar suara tangis bayi yang sangat nyaring.
"Selamat Tuan dan Nyonya, bayi anda perempuan dan lahir dengan sehat tanpa kurang satu pun. Proses persalinan anda juga termasuk langka Nyonya, karena hanya dalam hitungan menit pembukaan sempurna dan bayi anda keluar dengan sangat lancar." Sang Dokter tak berhenti memuji kejadian itu.
__ADS_1
"Alhamdulillah,"
"Alhamdulillah,"
Raul dan Lea bergantian mengucapkan syukur dengan diiringi tangis bahagia.
"Semua berkat doa kamu Abi," Ucap Lea.
"Bukan, ini berkat doa kamu Umi," Balas Raul.
Almira Nuril Istighfarin , adalah nama putri mereka.
Setelah di rawat di Rumah Sakit selama dua hari, Lea dan bayinya di perbolehkan pulang.
Abah Jefri dan adik Lea sangat bahagia menyambut kehadiran satu anggota keluarga baru mereka, sehingga mereka menggelar syukuran atas kelahiran Almira di rumah Raul. Mereka mengundang para kerabat dan tetangga untuk meramaikan acara tersebut.
__ADS_1
Kehadiran Almira benar benar membawa perubahan dan cahaya baru untuk kehidupan Raul dan rumah tangga nya dengan Lea.
Jika ada pasangan yang cinta kasihnya menggunung di awal pernikahan mereka dan kian luntur setelah di makan tahun, berbeda dengan pernikahan Raul dan Lea.
Pada awal pernikahan mereka sama sekali tidak ada cinta kasih atau perhatian, namun berkat kesabaran Lea yang di ridhoi oleh Allah akhirnya mereka menemukan jalan terang.
Bahkan cinta mereka semakin merekah dan melekat satu sama lain, dan yang terpenting cinta mereka selalu di landasi oleh cinta kepada Sang Pencipta. Karena hanya Dia yang mampu membolak balikkan keadaan, merubah kebencian di hati Raul menjadi sebuah cinta kasih yang tak berujung.
Almira tumbuh dengan penuh kasih sayang dari kedua orang tuanya, bahkan di usianya yang masih tiga tahun, Almira akan memiliki seorang adik karena Lea kembali mengandung dan di perkirakan bayi yang di kandung Lea adalah bayi kembar.
Subhanallah, Maha Suci Allah.
Kisah Lea dan Raul berakhir sampai di sini, semoga menginspirasi sobat semua dan membawa manfaat bagi pembaca.
Tidak ada yang kebetulan dan tidak ada yang sia sia di dunia ini, karena sejatinya semua yang terjadi di dunia ini tidak lain adalah atas kehendak Allah semata. Jangan merasa paling sengsara, paling menderita, paling sabar dan paling mengerti. Karena sedikit kesombongan yang muncul itu akan melunturkan pahala kita. Lebih baik merasa sebagai pendosa dari pada merasa paling pandai dalam ilmu agama.
__ADS_1
Terima kasih sudah mengikuti episode nya hingga akhir, dan sampai jumpa di novel aku selanjutnya, see you😘😘😘