Menikahi Gadis Bisu Dan Tuli

Menikahi Gadis Bisu Dan Tuli
Doa


__ADS_3

Setelah kembali dari kamar mandi, Raul merebahkan tubuh Lea di atas kasur dengan keadaan polos seperti semula.


Raul kembali membuai sang istri agar semakin rileks dan terbiasa dengan kegiatan yang mungkin akan rutin mereka lakukan setiap malam itu.


Namun, ketika bibir Raul hampir meraih bibir istrinya, Lea mendadak menghentikan.


"Tunggu, "


"Ada apa?" tanya Raul.


"Sebenarnya ada sesuatu yang ingin aku sampaikan kepadamu," jawab Lea.


"Tentang apa?" tanya Raul.


"Tentang hubungan suami istri. " jawab Lea.


Raul tidak mengerti dengan maksud ucapan sang istri ,hingga akhirnya dia memilih diam untuk mendengarkan penjelasannya.


"Dalam berhubungan suami istri, agama Islam menganjurkan untuk membaca doa sebelum memulainya agar benih calon keturunan kita terlindungi dari godaan syetan , dan agar kelak bisa tumbuh menjadi anak yang sholeh dan sholehah." tutur Lea.


"Mau gituan ada doanya? " tanya Raul.


"Iya, dan kamu harus belajar menghafalkannya." sahut Lea.


"Jika aku tidak hafal ,apa berarti aku berdosa melakukannya?" Raul kembali bertanya.

__ADS_1


"Bukan berdosa, tapi tujuan dari doa adalah meminta perlindungan kepada Allah. Jika memang kamu belum mampu menghafalkannya, kamu bisa memulainya dengan mengucap basmalah. Karena dalam kalimat basmalah itu mengandung arti Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Insya Allah apapun yang kita lakukan sudah mendapat perlindungan dari Allah. Tapi dengan satu syarat," ucapan Lea yang panjang kali lebar itu terhenti.


"Syarat apa?" tanya Raul kemudian.


"Syaratnya kamu bukan sengaja untuk tidak menghafalkannya. Jadi kamu wajib menghafalkannya." tukas Lea.


"Sekarang juga?" tanya Raul lagi.


Lea mengangguk, namun suaminya berusaha menawar perintahnya.


"Apa nggak bisa besok saja menghafalkannya?" pinta Raul.


"Tidak bisa. Malam ini juga kamu harus menghafalkan doa itu jika kamu mau kita melakukannya lagi."


Glek,


Melihat wajah suami yang tiba tiba masam, Lea mencoba menenangkan.


" Apa yang kamu ingin kan dariku? Jiwaku, atau hanya tubuhku?" tanya Lea.


Raul menatap sang istri yang memberikan pertanyaan aneh menurut Raul.


"Atau kamu mau keduanya?" tanya Lea sekali lagi.


Jika kemaren Lea yang selalu membisu menghadapi sikap Raul, kini ganti Raul yang di buat membisu acap kali Lea berbicara.

__ADS_1


"Aku menginginkan jiwamu, hatimu, cintamu dan juga tubuhmu." jawab Raul tanpa dosa.


Lea tersenyum simpul mendengar jawaban sang suami.


"Terima kasih, tapi jangan berlebihan mencintaiku. Dan cintailah aku karena Allah, seperti caraku mencintaimu. Karena dengan cara itu, kamu tidak akan pernah merasa kecewa . Sebab Allah tidak akan pernah menjauh dari hati kita." petuah Lea rupanya kembali membuat Raul mematung. Walaupun mematung nya tersebut karena belum paham dengan jalan pikiran Lea.


"Kenapa diam? Apa kamu belum paham?" tanya Lea.


"Iya, aku masih belum paham dengan arti ucapanmu dan bagaimana cara melakukannya. Jangan berlebihan mencintai, dan mencintai karena Allah?" tukas Raul.


"Kamu mau mendengar penjelasannya? Jika saat ini kamu memang belum bersedia mendengarkan, aku tidak memaksa. Karena sebuah ilmu akan tertancap di pikiran jika sebelumnya juga bersinggah di hati. Jadi jika hatimu tidak menerima, maka ilmu itupun akan sia sia." ucap Lea.


"Ya, kamu memang benar. Tapi sepertinya malam ini aku belum siap mendengar penjelasanmu itu karena aku masih memiliki sebuah tugas." jawab Raul.


"Tugas? Apa tugas kantormu belum selesai?"


Raul terkekeh mendengar pertanyaan sang istri. Kalau urusan agama Lea memang jagonya, tapi kalau urusan bercinta dia masih sangat awam.


"Kenapa malah tertawa?" tanya Lea.


"Habisnya kamu lucu. Kamu sendiri yang ngasih tugas ke aku, tapi sekarang kamu malah bertanya apa ada tugas kantor yang belum selesai?" sahut Raul.


"Tugas? Oh, tugas menghafal doa yang tadi?" tanya Lea.


Raul mengangguk lalu sedikit mendekatkan wajahnya di wajah Lea.

__ADS_1


"Malam ini juga aku pasti hafal, agar aku bisa segera mempraktekkan doa itu!"


__ADS_2