
"MOMMY ??"
Belum selesai keterkejutan leo, nyonya inara sudah masuk ke dalam gedung apartemen nya, berjalan mendahului leo tanpa bicara sepatah kata pun namun kemarahan jelas terpancar dari kedua sorot matanya...
"Mom, ngapain mom kesini ??" tanya leo berjalan cepat mengekor di belakang mommy nya
"Ck! Memang nya tidak boleh ? Lagi pula salah mu sendiri kenapa tidak langsung pulang, hem ?? Kamu lupa apa yang mom katakan dulu, kamu tidak boleh tinggal di apartemen sampai kamu menikah!!"
Nyonya inara langsung masuk ke dalam lift begitu pintu lift itu terbuka,
Saat di dalam lift ibu dan anak itu saling diam,
"Pasti lintang yang sudah menghubungi mommy!!"
Karena letak unit leo tidak jauh dari lift, setelah keluar dari lift tersebut nyonya inara pun langsung meminta leo untuk membuka pintu apartemen nya...
"Mommy.." ucap lintang dengan wajah pura pura terkejut, padahal dalam hati nya dia senang ternyata rencana nya berhasil. Setelah ini pasti nyonya inara akan memberikan kultum pada leo dan tentu nya akan melarang leo berhubungan dengan wanita itu lagi...
"Lintang, bawakan mommy minum. Emosi ini membuatku haus!!" ucap nyonya inara pada lintang seraya menjatuhkan bokongnya di sofa ruang tamu...
"Biar aku saja!!" ucap leo,
"Tidak perlu!! Kamu disini saja, mommy ingin bicara dengan mu!!"
Leo menelan saliva nya, ya, tentu saja dia sudah tau apa yang akan terjadi selanjutnya. Sementara lintang sudah buru buru jalan ke dapur untuk mengambil minuman yang nyonya inara minta, lintang sengaja berjalan cepat, dia ingin melihat dan mendengar bagaimana nyonya inara memarahi leo..
"Jelaskan pada mommy!! Kenapa kamu membawa montir itu masuk ke apartemen mu!!"
Leo diam, tidak menampilkan ekspresi apapun, terkejut atau panik sama sekali tidak, leo menatap mommy nya begitu dingin, tentu saja karena tidak suka dengan nada bicara sang mommy yang kembali merendahkan alexandra yang sudah resmi menjadi kekasih nya beberapa menit yang lalu...
"Mommy sudah katakan!! Carilah wanita yang sederajat dengan keluarga kita!! Mommy tidak sudi jika kamu memiliki hubungan dengan montir itu!!"
Leo menarik satu sudut bibirnya, tersenyum miring sambil menggelengkan kepala nya..
"Tapi sayang nya aku sudah sangat mencintai gadis itu, dan aku tidak harus meminta persetujuan mommy untuk bersama nya..!!"
Deg.
Nyonya inara membisu, sekali lagi leo membangkang nya karena gadis yang hanya seorang montir itu
"LEO!!" pekik lintang yang baru saja dari dapur dengan membawa segelas air untuk nyonya inara, "Kenapa kamu bicara seperti itu dengan mommy!! Tidak sopan!!" Sejujurnya lintang sama terkejutnya dengan nyonya inara, namun jauh di lubuk hati nya ada perasaan tidak rela leo menjalin hubungan dengan wanita tadi,
__ADS_1
Leo tidak memperdulikan ucapan lintang..
"Dengar mom, sekarang aku dan alexandra sudah resmi berpacaran!! Jadi aku harap mommy menghargai pilihan ku dan jika mommy secuil saja mengganggu kekasih ku, maka aku tidak segan segan meninggalkan nama Baroos dan hidup tanpa nama mommy dan dad di belakang ku!!"
"Apa maksud kamu ?? Kenapa bicara seperti itu ??" pekik nyonya inara menatap nyalang kedua netra putra nya
"Mommy tau kamu menyukai gadis itu karena dia cantik, kan ??" Nyonya inara memang mengakui kecantikan wajah alexandra saat pertama kali melihat gadis itu ketika bersama leo, namun baginya cantik saja tetap tidak cukup, calon menantu nya harus dari keluarga terpandang dan tentu jelas bibit, bebet, bobot nya
"Kalau kamu menyukai nya hanya karena dia cantik, di luar sana masih banyak wanita yang jauh lebih cantik. Mommy akan carikan, tapi mommy minta jangan kamu lanjutkan hubungan itu, karena sudah jelas mommy tidak akan pernah merestui kalian!!"
"Terserah apa kata mommy tapi yang jelas sampai mati pun aku tidak akan pernah melepaskan alexandra!!"
Setelah mengatakan itu, leo bergegas menuju kamar untuk mengambil jaket dan kunci mobil nya, dia sudah tidak tahan berdebat lagi dengan mommy nya, ada rasa bersalah dan kecewa melebur menjadi satu, bersalah karena tidak lagi bisa menuruti keinginan mommy nya padahal sejak dulu leo tidak pernah membantah apapun permintaan sang mommy, dan kecewa karena mommy nya tidak menghargai pilihan nya padahal baru kali ini lah leo benar benar merasa sangat jatuh cinta, bahkan ketika dulu dengan lintang rasa itu tidak sebesar saat ini...
"LEO KAMU MAU KEMANA ?? MOMMY BELUM SELESAI BICARA!!" nyonya inara memekik kala melihat sang putra keluar dari kamar dan langsung melewati nya berjalan cepat ke pintu keluar dan sedetik kemudian tubuh tinggi tegap leo hilang di balik pintu apartemen tersebut
"Aku tidak bisa menyerah pada hubungan ini.!!!" Leo sudah berada di dalam mobil pribadi nya melaju membelah jalanan dengan kecepatan sedang.
Tentu saja leo tidak akan menyerah apalagi hubungan diri nya dan alexandra baru saja di mulai. Apapun rintangan nya dia pasti akan bisa melewati itu jika tetap bersama dengan wanita yang sangat di cintai nya walaupun dengan kaki yang terus tertusuk duri karena harus terus membangkang pada mommy nya..
"Alexandra! Apakah kau tau seberapa besar aku mencintai mu ? Aku begitu sangat menginginkan mu sampai rasanya ingin mati!!"
"Kalau memang kamu sudah yakin dengan perasaan mu maka perjuangkan lah. Cinta itu harus di perjuangkan, nak. Jangan sampai kamu kehilangan untuk kedua kali nya..."
Sayup sayup leo teringat ucapan daddy nya saat di perusahaan waktu itu..
Ya, diri nya sudah sangat yakin dengan perasaan nya saat ini dan dia akan memperjuangkan cinta nya meskipun harus menjadi anak yang durhaka.
๐ผ
๐ผ
"Lihatlah anak kesayangan mu, zack!! Sudah sangat larut dia baru sampai di rumah!!" Nyonya sofi datang dari arah belakang saat mendengar suara motor alexandra, sementara tuan zack sejak beberapa jam yang lalu menunggu sudah setia menunggu putri nya pulang di kursi yang ada di teras depan rumah nya..
Ale tidak menanggapi nyinyiran ibu tiri nya itu, ale lebih memilih mengangkat tangan daddy zack lalu mencium dengan hangat punggung tangan kekar namun sudah sedikit berkeriput itu..
"Kamu sudah makan malam ??" tanya dad zack pada putri nya,
"Jangan bilang dad belum makan malam lagi karena menungguku seperti kemarin ??" tanya ale panik, karena ini sudah pukul setengah sebelas malam, jangan sampai daddy nya sakit karena selalu telat makan..
Dad zack menggeleng, "Dad sudah makan malam bersama dengan client, sayang.."
__ADS_1
"Ayo masuk, pasti kamu lelah..." ucap dad zack tanpa bertanya kemana selama 2 hari ini, pergi pagi dan sekarang pulang sangat larut malam...
Keduanya langsung berjalan melewati nyonya sofi seakan perempuan itu tidak ada di sana..
"Kalian berdua memang keterlaluan!!" pekik nyonya sofi hingga membuat ale berhenti melangkah,
"Jangan bersikap seolah anda adalah korban!! Aku sudah tau apa yang anda lakukan sebelum kecelakaan itu terjadi!!"
Deg.
Nyonya sofi berubah pias, wajahnya pucat bahkan tubuhnya langsung gemetar..
"Apa maksud kamu, hah ?? Jangan bicara sembarangan kamu ya!!" pekiknya mencoba untuk tetap tenang, namun keringat dingin sudah jelas terlihat di keningnya yang tidak tertutup surai itu...
"Kecelakaan apa maksud kamu, sayang ???" tanya tuan zack yang juga menghentikan langkah nya mengikuti sang putri
Ale hanya tersenyum sinis lalu menatap dengan tatapan membunuh yang langsung tembus menghunus ke jantung nyonya sofi..
Gadis itu kembali melangkah namun kali ini menghampiri ibu tirinya,
"Tunggu saja pembalasan ku!! Aku akan membuat mu hancur namun dengan sangat perlahan sampai kau sendiri tidak sempat menyadari nya.." bisik ale tepat di telinga nyonya sofi,
Setelah itu ale pun menjauhkan diri nya untuk melihat raut wajah nyonya sofi, dan benar saja raut wajah ibu tiri nya itu bukan hanya pucat namun kedua netranya sudah merah dan berembun, seperti orang yang di tengah di landa ketakutan yang begitu besar
๐ผ
๐ผ
Happy reading ๐ฅฐ
๐๐๐๐๐
๐นโ
Jangan lupa vote dan follow otor ya ๐
__ADS_1