Montir Cantik Milik Tuan Leo

Montir Cantik Milik Tuan Leo
Bab 60


__ADS_3

Beberapa karyawan perusahaan yang sudah datang pagi itu membungkuk hormat pada tuan zack, namun ada tanya besar saat tuan zack berjalan berdampingan dengan satu sosok yang begitu mempesona setiap pasang mata yang melihat.


"Damar, siapkan meeting segera. Aku akan mengenalkan evelyn sebagai pemilik perusahaan Lincoln yang baru..." Titah tuan zack pada damar saat ketiga orang itu sudah masuk ke dalam gedung bertingkat milik tuan zack.


Gedung perusahaan otomotif milik tuan zack hanya sampai lantai 10. Itu pun tidak seluruh lantai nya di gunakan untuk keperluan perusahaan. Sebab perusahaan tuan zack memang tidak sebesar perusahaan Baroos yang memiliki cabang di mana mana. Namun bagi perusahaan perusahaan kecil, perusahaan Lincoln termasuk jajaran 10 besar perusahaan otomotif terbaik di negeri ini.


Ting..


Suara pintu lift terbuka. Tuan zack langsung mengajak ale berkeliling.


Ale tidak menyangka perusahaan yang daddy nya diri kan dan semakin maju pesat setelah menikah dengan mami nya ternyata sudah sebesar ini.


Ale menyesal kenapa menutup diri dan tidak mau mengambil alih perusahaan daddy nya sejak dia lulus kuliah S2 tiga tahun lalu. Padahal jika sampai jatuh ke tangan mak lampir itu tentu nya ale pun akan lebih menyesal lagi di banding saat ini.


Setelah puas berkeliling, ale pun sampai di ruangan daddy zack yang sebentar lagi akan menjadi ruangan pribadi nya.


"Bagaimana ?? Apa kamu suka desain ruangan ini ??" tanya dad zack sambil duduk di salah satu sofa ruangan tersebut


"Suka, dad." jawab ale seraya menggerakkan ujung jari telunjuk nya mengusap dari ujung bingkai yang tertulis nama dad zack yang terbuat dari kaca yang berada di atas meja kerja pria tua itu..


Dad zack yang melihat hal tersebut langsung bangun dan berjalan menuju brangkas kecil yang ada di sudut ruangan, tempat menyimpan dokumen penting perusahaan...


Dengan kedua bola mata nya yang berwarna coklat, ale terus memperhatikan setiap apa yang di lakukan dad zack..


Mata ale berbinar saat dad zack tiba tiba menyerahkan sebuah benda,


"Astaga, dad. Kapan daddy menyiapkan nya ??" tanya ale dengan wajah yang bahagia..


...ALEXANDRA E. LINCOLN...


...CEO...


Dad zack mengambil tanda nama nya, lalu meminta ale untuk menggantikan benda bertuliskan nama daddy nya tersebut dengan tanda nama milik Alexandra.


Grep.


"Terimakasih, dad.." Ale memeluk daddy nya dengan mata yang sudah berkaca kaca..


"Perusahaan ini sepenuhnya milik mu, nak. Tidak ada satu orang pun yang bisa merampas nya dari mu!!" ucap dad zack semakin memeluk putri nya erat..


Waktu sudah menunjukkan pukul setengah 9 pagi..


Meeting akan di laksanakan 5 menit lagi.

__ADS_1


Damar yang sudah memastikan kesiapan meeting langsung kembali ke ruangan tuan zack.


"Tuan, meeting sudah siap di laksanakan. Peserta meeting hari ini pun sudah hadir semua..." Damar langsung membuat laporan sesaat setelah masuk ke ruangan atasan nya


Tuan zack mengangguk, kemudian mengajak putri nya untuk segera ke ruang meeting..


"Apa kamu sudah siap, nak ??" tanya tuan zack ketika mereka sudah berada di depan pintu ruang meeting...


Ale menarik nafas dalam dalam. Lalu menghembuskan nya perlahan. Dia akui, memang diri nya tidak memiliki pengalaman dalam memimpin sebuah perusahaan, apalagi perusahaan Lincoln bisa di kategorikan sebagai perusahaan besar. Beban tanggung jawab ribuan karyawan ada di pundak nya saat ini. Namun dengan sekuat hati dan tenaga nya, ale akan berusaha untuk semakin memajukan perusahaan Lincoln sampai titik darah penghabisan. Apapun yang terjadi nanti nya, ale tidak akan membiarkan siapapun merebut milik nya lagi...


Tuan zack berjalan masuk di ikuti oleh alexandra yang tepat berada di belakang nya..


Di kursi utama, tentu saja tuan zack yang menempati. Ale dia biarkan dulu untuk duduk kursi di samping kanan nya..


"Selamat pagi, rekan rekan..." Tuan zack menyapa di depan microphone dengan penuh wibawa pada seluruh bawahan nya yang sudah hadir di meeting pagi ini...


"Saya yakin kalian pasti terkejut dengan kedatangan seorang wanita cantik di samping saya ini..."


Riuh riuh para staf langsung saling berbisik dan saling pandang satu sama lain nya..


"Baiklah, tak perlu berlama lama saya akan langsung mengenalkan nya pada kalian semua. Saya yakin sebagian dari kalian terutama staf yang sudah puluhan tahun bekerja di perusahaan saya ini sudah tau bahwa saya memiliki 2 orang putri. Dan di masa lalu saat putri sulung saya masih balita, saya sering membawa nya ke perusahaan.." Semua tiba tiba kembali hening, ada yang berusaha mengingat ingat dan sebagian yang lain ada yang sibuk memperhatikan wajah alexandra..


"Jika kalian lupa. Saya akan ingatkan lagi..... Nak, sini..." tuan zack mengalihkan pandangan pada putri nya itu


Tiba tiba tuan Zack ikut berdiri di samping ale...


"Dia putri sulung saya.." Tuan zack menoleh sekilas dari samping wajah Alexandra


"Sayang, silahkan perkenalkan diri mu.." Tuan zack mengambil mic lalu memberikan benda itu pada Alexandra...


"Selamat pagi, rekan rekan semua. Saya Alexandra Evelyn Lincoln. Kalian bisa memanggil saya Alexandra atau Evelyn. Terima Kasih..."


Ale kembali memberikan mic itu pada Daddy nya setelah perkenalan diri nya yang singkat. Wanita itu memang tidak suka berbasa basi, jadi tidak perlu panjang lebar untuk sekedar mengenalkan diri nya.


"Bukan tanpa alasan saya meminta waktu kalian untuk meeting hari ini. Saya ingin memberitahukan satu hal yang sangat penting.."


Semua staf tiba tiba berubah ekspresi menjadi raut serius.


"Saya akan mengundurkan diri dari posisi saya sebagai CEO perusahaan Lincoln." Ekspresi para staf perusahaan itu nampak terkejut. Tidak ada angin tidak ada hujan pemimpin mereka tiba tiba mengundurkan diri dari jabatan nya selama ini.


"Dan saya akan memberikan tanggung jawab ini sepenuh nya pada putri sulung saya, Evelyn.." lanjutnya lagi..


"Karena ini perusahaan milik saya, maka saya tidak memiliki kewajiban untuk bertanya apakah kalian setuju atau tidak dengan keputusan yang saya ambil. Dan mungkin selama satu atau dua minggu ke depan saya masih akan berada di perusahaan ini untuk membantu putri saya mempelajari bagian bagian penting perusahaan Lincoln ini. Saya minta pada kalian semua untuk bisa bekerjasama dengan baik dengan pemimpin baru kalian.."

__ADS_1


Tuan zack menjeda beberapa detik pidato panjang kali lebar nya.. "Baiklah, meeting hari ini kita akhiri disini. Jika ada yang ingin di tanyakan silahkan datang langsung ke ruangan. Terimakasih..."


🌼


"Angga! Kita ke perusahaan Lincoln dulu!!" ucap leo saat diri nya sudah duduk di kursi penumpang bagian belakang..


"Baik, tuan.." jawab angga singkat lalu mulai melajukan mobil yang di kendarai nya meninggalkan kediaman Baroos


Tiba tiba ponsel leo bergetar tanda ada panggilan masuk..


"Leo kamu sudah dimana ??" tanya mommy inara saat sambungan itu terhubung


"Ya ampun, mom. Baru juga aku berangkat udah di teleponin aja!!"


"Ck! Kamu ini kalau di tanya orang tua bukan nya langsung jawab..."


"Iya, iya.. Aku lagi di jalan mau ke kantor sama angga. Menang nya ada apa sih ??" tanya leo masih dalam sambungan telepon nya


"Kamu sudah baca grup What App keluarga ??"


"Hah ?? Belum. Memang kenapa ??"


Nyonya inara lalu mematikan sambungan telepon, setelah memberitahu leo ada yang aneh pada diri sepupu nya.


Leo pun langsung membuka aplikasi hijau dan masuk ke grup keluarga. Benar saja, grup itu sudah ramai oleh pertanyaan pertanyaan yang di tujukan pada lintang. Namun dari sekian tanya yang di lontarkan tak ada satu pun yang di jawab oleh wanita itu.


"Angga, apa kita ada meeting siang ini ??"


Angga yang sedang menyetir langsung membuka nota kecil jadwal tuan nya hari ini.


"Ada, tuan. tapi jam 2 siang.."


"Bisa kau mundurkan lagi jadwal itu ?? Kalau tidak bisa batalkan saja. Sepertinya hari ini lintang akan membuat ulah lagi!! Aku yakin ada sesuatu yang sudah dia rencanakan..."


Leo kembali mengetikkan pesan di ponsel nya, meminta maaf pada Alexandra karena dia tidak jadi datang ke perusahaan Lincoln. Sebagai ganti nya, nanti sore dia akan menjemput alexandra di jam pulang kerja.


🌼


🌼



__ADS_1



__ADS_2