
POV LEO...
Pagi ini aku bangun lebih pagi karena aku sudah tidak sabar ingin bertemu dengan alexandra, wanita yang belum genap 24 jam menjadi kekasih ku.
Namun ada yang berbeda, tadi malam aku mengungsi ke apartemen asisten pribadi ku. Semua itu karena tiba tiba saja sepupu ku lintang datang saat alexandra masih berada di apartemen ku. Memang keterlaluan sepupu ku itu, bahkan dia sengaja menghubungi mommy ku dan membuat mommy malam malam datang ke apartemen hanya untuk memarahi dan meminta aku tidak berhubungan lagi dengan wanita ku.
Oh, tidak bisa dan aku pastikan itu tidak akan pernah terjadi. Hati ku sudah mentok pada gadis yang baru ku kenal beberapa hari lalu. Entahlah, aku pun tidak tau alasan nya kenapa aku sampai tergila gila dengan alexandra.
Wajah teduh nya, sorot mata tajam nya, cara dia bicara, bahkan cara dia menjawab semua ucapan ku membuat ku tidak waras karena terus terbayang sosok gadis itu di setiap malam.
Setelah tiba di perusahaan aku di kejutkan dengan kedatangan daddy ku. Ternyata dad peter sudah berada di ruangan pribadi ku bahkan sebelum aku sampai disana. Ah. Aku yakin ini pasti salah satu permintaan mommy.
Benar saja, pagi itu untuk pertama kali nya dad peter meminta ku mengenalkan alexandra pada nya.
Beruntung, di saat aku sulit mendapatkan restu mommy, masih ada dad peter yang mendukung hubungan aku dan alexandra.
Singkat cerita, setelah pertemuan dengan dad peter dan saat aku tidak di kantor karena tengah meeting, aku di kejutkan dengan kabar bahwa mom inara datang ke perusahaan untuk bertemu dengan alexandra.
Jangan tanyakan aku dapat informasi itu dari mana. Tentu saja dari angga, semalam aku sudah meminta nya untuk membayar seorang petugas keamanan di perusahaan dan meminta nya untuk menjaga kekasih ku dan memberikan informasi apapun yang berkaitan dengan wanita ku itu.
Jelas aku terkejut saat informasi tersebut sampai ke telinga ku. Detik itu juga aku langsung mengakhiri meeting dan meminta angga memacu kendaraan dengan cepat untuk kembali ke kantor.
Aku panik setengah mati, bahkan aku langsung membuka pintu mobil padahal mobil tersebut belum berhenti sempurna. Aku tidak mengindahkan panggilan angga yang tentu nya sangat khawatir pada ku.
Aku terus berlari masuk ke dalam dan berkali kali menekan tombol lift agar pintu lift tersebut cepat terbuka. Pikiran ku kalut, aku tak kuasa menahan diri untuk mengontrol emosi ku ini. Sungguh aku benar benar takut kehilangan alexandra karena mom inara.
Aku langsung naik ke lantai 20, dimana ruangan pribadi mom inara berada.
Saat sudah berada di depan pintu ruangan itu, aku mengurungkan niat untuk masuk. Aku mendengar semua nya, semua yang mommy katakan pada kekasih ku.
Tega sekali mommy menukar kebahagiaan anak nya dengan uang yang dia tawarkan pada alexandra.
Namun aku tidak menyangka, dengan elegant kekasih ku membungkam mulut mommy dan lintang. Aku tersenyum bangga dari balik pintu ruangan. Sikap nya yang tegas membuat ku semakin kagum pada nya.
__ADS_1
Aku pun masuk ke dalam ruangan saat lintang sekali lagi terdengar membentak alexandra. Aku sudah tidak tahan, dan saat itu aku langsung membawanya pergi dari sana.
Dulu memang aku pernah memiliki perasaan pada lintang. Perasaan yang tidak mungkin jadi kenyataan. Tapi sekarang perasaan itu sudah hilang sepenuh nya, tergantikan oleh rasa cinta yang begitu besar untuk alexandra.
Ya, katakanlah aku bucin. Memang iya, tidak masalah bagiku kalau pun alexandra akan menjadikan ku budak cinta nya. Karena memang hati ku sepenuhnya di miliki wanita itu.
Di usiaku yang sudah hampir kepala tiga ini, aku baru merasakan yang nama nya kasmaran. Campur aduk sekali rasanya, namun jantung ku yang paling sulit di kondisikan. Setiap dekat dengan wanitaku, jantung ini selalu berdebar kencang.
Dari hanya saling mengenal hingga akhirnya jatuh cinta. Bagaimana gadis sepertinya bisa membuat lelaki dewasa seperti ku menjadi seperti anak kecil.
Ah, akhir akhir ini aku saja tidak mengerti dengan diri ku sendiri.
🌼
Setelah itu, aku sengaja mengajak nya keluar. Aku ingin membawa nya bertemu dengan seseorang. Seseorang yang aku yakini pasti bisa membantu memperlancar hubungan kami.
Dia adalah eyang putri, ibu kandung dari mommy inara dan aunty bia.
Sebenarnya eyang putri tinggal di kota gudeg, di kampung halaman mom inara. Namun beliau datang ke ibu kota beberapa waktu lalu untuk membantu menyiapkan pernikahan Lintang, cucu nya yang lain.
Meskipun rumah anak menantu nya besar besar dan mewah, namun tidak sekalipun eyang putri mau menginap di salah satu nya. Yang ada malah kami sekeluarga yang menginap di rumah tua tersebut.
Ya, begitulah eyang putri, beliau tidak pernah mau menyusahkan anak menantu, apalagi cucu cucu nya.
Sebenarnya dalam perjalanan menuju ke rumah eyang putri terjadi sedikit kesalahpahaman antara aku dan alexandra. Aku bahkan melihat nya menangis karena perbuatan ku. Namun aku memutuskan untuk kembali melanjutkan perjalanan. Aku akan meminta maaf lagi nanti setelah wanita ku kembali tenang.
Percuma jika aku terus memaksa kekasih ku bicara, sedang dia masih marah. Aku memang salah karena sudah mendiamkan nya, namun itu karena aku tidak suka dengan ucapan nya. Aku yang sedang takut takut nya kehilangan dia, wanita ku itu malah memberikan jawaban yang membuat detak jantung ku kembali tidak normal. Meskipun bercanda, tapi aku tetap tidak suka. Bayangkan jika ucapan nya di cacat malaikat dan menjadi doa, lalu di kemudian hari mommy ku menawarkan nya lagi sejumlah uang, bisa saja setan datang dan berbisik di telinga nya untuk menerima uang tersebut. Ah, sudahlah, memikirkan nya saja sudah membuat ku ketakutan setengah mati.
Anggap saja aku berlebihan dalam mencintai, tidak apa, memang sebesar itu cinta ku pada nya.
Dan dalam perjalanan itu pula aku sudah memikirkan rencana, aku yakin pasti berhasil. Eyang putri selalu menjadi garda terdepan bagi cucu cucu nya, termasuk aku.
Aku hanya perlu membuat cerita yang dramatis agar eyang putri mau membantu kami mendapatkan restu mommy.
__ADS_1
Nampaknya kekasih ku kebingungan saat aku mengenalkan nya pada eyang. Tapi tak apa, dia harus terbiasa dengan ku yang penuh dengan kejutan.. Hehe
Lagi lagi aku beruntung, karena eyang putri berada di pihak kami. Aku tidak perlu lagi khawatir akan bagaimana kelanjutan hubungan ku yang tanpa restu ini.
Eyang putri pasti akan membuat keadaan yang tadi nya tidak mungkin akan menjadi mungkin.
Beliau adalah seseorang yang bijaksana dan tentu nya paling di hormati oleh seluruh anggota keluarga besar Djojohadikusumo. Tidak ada yang bisa menentang ucapan eyang putri. Karena sejauh ini, nasihat dan petuah beliau lah yang selalu di nanti nantikan oleh seluruh keluarga besar.
🌼
🌼
Jangan lupa Like, Komentar dan Vote nya ya gengs..
Yang belum subscribe, subscribe ya, biar selalu ada notif kalau otor up bab terbaru 😉
Jika ada keterlambatan up nya mohon bersabar, editor nya mungkin lelah 🤭
Makasih support nya buat readers yang setia nungguin kelanjutan cerita babang singa, semoga gak bosen ya karena eps nya mungkin masih panjang..
Masih banyak hal yang belum terkuak, dan satu persatu otor akan buka di tiap bab nya 🤗
Happy reading 💜💜💜
🌹
☕
🌟🌟🌟🌟🌟
Dan, jangan lupa mampir 😁👇
__ADS_1