Mr. Antagonist

Mr. Antagonist
Tiga puluh satu ( diculik om om? )


__ADS_3

...° Mr. Antagonist °...


Jika disebut diculik itu tidak lah termasuk golongan tersebut. Dia hanyalah dikurung disebuah ruangan yang tidak tahu ada dimana. Melarikan diri, mencoba mengelabui, bahkan dia pernah mencoba melukai dirinya sendiri agar bisa dilepaskan dari tempat ini.


Daisy sudah kehilangan akalnya. Mungkin sudah hampir 3 minggu dia dikurung ditempat ini oleh orang itu. Sekarang ia hanya bisa berharap ada seseorang yang menyelamatkannya, terutama kekasihnya. Tetapi mengingat pertemuan terakhir mereka membuat Daisy mencoba berhenti berharap.


" Gak usah berharap, Dai. Dia gak mungkin cari Lo kesini." Gumamnya.


Gadis itu menatap piring yang berisi makanan. Seperti biasanya dia akan selalu diantarkan makanan dan minuman. Makanannya pun bukanlah makanan biasa saja, itu semua sesuai dengan kesukaannya.


Setelah lama di kurung, dia sudah mengetahui satu hal.


Sesuatu yang benar benar diluar nalar.


...***...


" Turun!"


Alma sedikit kebingungan saat Sagara berhenti tiba tiba ditengah jalan. Dengan patuh dia turun, kakinya sedikit lemas akibat ulah Sagara tadi.


" Kenapa harus turun? ada apa? Motonya mogok?" Tanya Alma.


Namun Alma melihat Sagara dengan mudah menyalakan motornya. Dia menatap Alma dengan tatapan yang tidak bisa Alma mengerti.


Begitu alma hendak mendekat untuk naik, Sagara tiba tiba melesatkan motornya pergi meninggalkan Alma sendirian dengan wajah cengo.


" Woi! SAGARA!! KENAPA GUE DITINGGAL?!" Teriak Alma kesal. Gadis itu menendang nendang angin melampiaskan amarah.


" Anj** tuh cowok! Awas aja, liat besok!" Tekadnya.


Alma kemudian meraung tidak jelas dipinggir jalan. Orang orang menyingkir merasa takut dengan orang yang mereka kira stress. Padahal mah iya, Alma stress gara gara ditinggal Sagara.


Sekarang dia tidak bisa pulang. Ponselnya lowbat, dan uangnya sudah habis. Sekarang dia harus bagaimana?


Dalam sebuah Mobil merek Toyota Alphard 3.5 Q A/T berwarna hitam berhenti tepat disampingnya. Alma mengusap air matanya yang mengalir, dia memfokuskan perhatian pada mobil tersebut.


Begitu kaca dibuka, wajah Harley langsung nampak. Alma langsung menaikkan senyumnya.


" Om!! Om tolongin saya!" Pekiknya langsung berlari mendekat kearah mobil.

__ADS_1


" Masuklah Alma." Alma langsung masuk kedalam mobil yang mungkin harganya melebihi satu M itu.


Harley langsung melajukan mobilnya begitu Alma sudah duduk dengan manis. Dia melirik gadis itu yang berpenampilan sedikit kusut.


" Apa yang terjadi? Kenapa penampilanmu begitu berantakan?" Tanyanya penasaran. Alma tidak bisa menyembunyikan wajah sebalnya.


" Om tau? Pria bodoh itu ninggalin gue di pinggir jalan. Bener bener keterlaluan!" Dumelnya.


Wajah marah yang menggerutu itu nampak menggemaskan dimata Harley. Pria berumur 23 tahun itu terkekeh, " Bodoh sekali meninggalkan gadis secantik itu dipinggir jalan. Bagaimana jika ada yang menyuliknya?" Ujarnya.


Alma berkedip bingung. " Om nyulik saya?" Tanyanya menghadap kearah Harley sambil menunjuk dirinya sendiri.


" Tidak, aku akan mengantarmu pulang. Kamu berharap aku menculikmu?"


" Iya! M-maksudku... Aku tidak ingin pulang sekarang. Ikut bersama tuan boleh?" Tanya Alma gugup. Dia langsung sadar ternyata sedari tadi tingkahnya sangatlah tidak sopan.


" Eh? Tidak, tidak! Antarkan saja aku ke mansion Smith." Koreksi Alma. Dia benar benar bodoh meminta ikut bersama orang ini.


Harley menghela nafas berat, " sayang sekali, kita sudah sampai dirumahku." Ucapnya dengan senyum.


Alma langsung menatap sekelilingnya. Ini benar benar berada dimansion Harley. Dia terdiam memikirkan sesuatu.


" Sudahlah, tinggallah disini sebentar. Setelah itu aku pulang," batinnya.


...****...


Sagara menatap jalan dimana tempat dia meninggalkan Alma. Namun disana sudah tidak ada siapa siapa, Matanya mengedar kesana kemari.


" Dimana dia? Apa dia sudah pulang duluan?" Gumamnya.


Akhirnya dia memutuskan untung pulang saja.


Tetapi begitu sampai diapartement, Jesslyn mengatakan bahwa Alma belum sampai. Sagara jadi cemas takut terjadi sesuatu pada istrinya. Dia merutuki kebodohannya karena meninggalkan Alma begitu saja.


Baru saja dia berdiri hendak mencari Alma sebuah pesan dari sang empu membuat dia menghentikan langkahnya. Dia membuka pesan tersebut.


Alma mengirimkannya sebuah foto selfie dirinya bersama seorang anak kecil perempuan yang tidak asing.


Istri kecil

__ADS_1


Mengirimkan sebuah foto kepada anda


Jangan lupa ya sesuai yang Lo bilang gue punya selingkuhan.


Jangan nyesel udah nelantarin gue di pinggir jalan😝


Anda


Lyora, jangan macem macem.


Pulang sekarang.


Rahang mengetat kala itu juga. Dia menatap kesal foto gadis itu. Dia langsung mendudukkan tubuhnya kembali disofa.


" Alma ada dimana?" Tanya Jesslyn yang hanya mendapatkan tatapan tajam dari Sagara. Jesslyn pun tidak berani bertanya lagi, dia langsung masuk kekamarnya.


Ting


Istri kecil


Ngapain pulang?


Ujung ujungnya gue marahin kan?


Mending disini dijadiin nyonya rumah.


wkwk


Sagara benar benar naik pitam membaca pesan balasan dari Alma. Dia lantas mengetikan sesuatu untuk balasannya.


Anda


Fine, gausah pulang sekalian.


Sagara membanting ponselnya, dia langsung mengambil kunci motornya dan pergi keluar meninggalkan Jesslyn yang sedari tadi mengintipnya bergedik ngeri.


...Bersambung 🙏...


ada yang ngamuk nih, wkwk

__ADS_1


kira kira apa yang bakal dilakukan sama Sagara ya?


Tunggu kelanjutannya 😘


__ADS_2