My Badboy Boyfriend

My Badboy Boyfriend
Part 25: Terbongkar


__ADS_3

VOTE.


Hari ini adalah tepat hari perkumpulan geng motor mereka.


Gio dan gengnya nampak sangat berbeda hari ini, karna mereka memakai setelahn jas dan tuxedo yang tampak formal membuat mereka lebih tampan dan gagah dari hari biasa.


"Kamu cantik banget hari ini." Puji Gio lalu mengecup puncak kepala Mila.


Oh iya! Dalam acara ini mereka diperbolehkan membawa pasangan masing-masing. Tapi kalian pasti tau kan yang punya pacar hanya Gio saja, jadi Dino, Bram, dan Abi hanya datang seorang diri.


"EKHEM!"


"Apalah kita yang jomblo ini." Sindir Dino.


"Kita kan cuma nyamuk, yha gak?" Tambah Bram.


Abi hanya diam tak menyahut.


"Ih Bi! Lo kok diem aja sih, ga asik!" Protes Dino. Abi hanya menggedikkan bahunya acuh lalu melenggang pergi begitu saja.


********


Disini sangat ramai karna geng yang datang dari seluruh wilayah lndonesia. Dan tidak sedikit dari mereka juga yang membawa pasangannya.


Tidak lama suara riuh pun terdengar, banyak yang bersorak juga. Itu karna kedatangan geng terbesar se lndonesia.


Geng Big Trap!


Sedang disisi lain, Mila sedang bersama Geng Lion tidak mengetahui kedatangan Big Trap. "Aku ambil minum dulu, ya." Pamit Mila.


"Aku anter?" Tawar Gio namun Mila menolak keras sehingga Mila berjalan sendiri.


Saat Mila hendak mengambil minum sebuah tangan juga menyentuh tanganya.


"Eh maaf, kalo mau ambil aja." Ujar seseorang disamping Mila yang belum sempat Mila lihat tampangnya.


Mila mendongak untuk membalas ucapanya namun langsung berhenti saat melihat siapa lawan bicaranya.


"Eh ga pa-" Ucapan Mila menggantung begitu saja.


"Fre...do." ucap Mila tanpa sadar.


"Mila?!" Syok Fredo. Bahkan Fredo sampai menutup mulutnya sendiri.


"Lo Mila, kan? Adik Kidra?!" Tanyanya.


"Eh..iya." mila bingung sendiri. Mau bohong pun udah tercyduk.


"Dimana Kidra sekarang Mil? Bilang ke gue Mil dimana Kidra?!" Desak Fredo tak sabaran.


Mila diam seribu bahasa. Nasi sudah jadi bubur, kalo begini tidak ada pilihan lain untuk Mila selain jujur.


"Dia ada disini." Ungkapnya pelan.


Mata Fredo nampak membulat sempurna. Sekedar info, Fredo dulu adalah teman Kidra yang paling dekat dan sekarang Fredo menjadi ketua Big Trap karna dirinya adalah yang terkuat setelah Kidra. Sekaligus tangan kanan Kidra.


"Anter gue Mil, pliss." Mohonya.

__ADS_1


Fredo sangat sayang Kidra seperti Adik sendiri. Fredo bahkan tidak peduli jika setelah ini jabatanya sebagai ketua geng Big Trap diambil alih lagi oleh Kidra. Oh ayolah! Dia sudah masa bodo dengan jabatan dan segala *****-bengeknya, karna hidupnya jadi kosong semenjak hilangnya Kidra.


"Ayo ikuti gue." Titah Mila di angguki Fredo.


Mila berjalan menuju geng Lion dimana tempat Gio dan temanya sedang berkumpul.


"Kok lama, sih?" Tanya Gio lalu menarik Mila duduk disampingnya.


Mila tersenyum paksa. "aku bawa temen." Kata Mila membuat Gio mengernyit.


Mereka nampak bingung. Sepertinya belum ada yang menyadari kehadiran Fredo.


"Hah, siapa?" Bingun Gio.


Mila hendak menjawab namun ucapanya harus terhenti saat Fredo menyela diantara mereka.


"Gue!" Sahutnya membuat semua atensi beralih kepadanya.


Mereka melotot tidak percaya. Tidak ada diantara mereka yang tidak mengenal seorang Fredo, ketua geng Big Trap.


Fredo tidak memperdulikan kebingungan mereka dan beralih menatap Kidra tajam.


BUGH!


satu hantaman keras melayang ke arah rahang Abi. Semua orang di pesta tersebut menatap bingung dan kaget ke arah Fredo.


Gio yang tidak terima Abi di pukuli, langsung berdiri dan hendak menyerang balik namun dihentikan oleh Abi.


"JANGAN!" Larangnya membuat semuanya bingung.


"Kenapa lo pergi? KENAPA LO PERGI JAWAB GUE?!" Fredo menangis membuat semua yang melihatnya menganga tidak percaya.


Sepertinya geng Big Trap belum ada yang tau karna mereka tidak ada, entah dimana.


"LO TAU GUE HAMPIR GILA CARIIN LO!" Fredo menatap marah namun tersirat kerinduan yang teramat besar untuk Kidra. "SETIAP HARI GUE PIKIRIN LO, GUE MIKIR KENAPA LO PERGI TANPA KABAR. GUE LACAK KEBERADAAN LO TAPI LO GA ADA JEJAK SEDIKITPUN!" Lanjutnya masih dengan suara yang menggelegar.


"GUE KANGEN LO, GUE BAHKAN NGERASA .... hidup gue kosong tanpa lo." Fredo nyaris kehilangan suara nya diakhir kalimat.


Fredo menunduk lemas. Air mata sudah tidak bisa dia bendung sejak tadi.


Abi yang memang sejak tadi diam membiarkan kawan lamanya ini mengeluarkan keluh kesahnya kepadanya. Namun sekarang dia mulai bangkit lalu memeluk Fredo, namun pelukan ala lelaki tentunya.


"Maafin gue, Do." Ucap Abi bahkan air matanya sudah menetes entah sejak kapan.


"Lo jahat!" Sahut Fredo lalu melepas pelukan mereka. "Kalo mau lari ajak-ajak dong!" Lanjutnya.


Abi terkekeh pelan, sahabatnya ini memang seperti ini. Sebentar marah sebentar ngelawak.


Tidak lama geng Big Trap datang, bahkan gerombolan orang yang berkumpul untuk melihat aksi Fredo tadi membuat jalan untuk mereka.


"KIDRA!!!" Pekik salah satu diantara mereka.


Semua orang tercengang, menatap orang yang baru saja diteriaki 'Kidra'.


Mereka semua berhambur memeluk Abi bergantian. Rasa solidaritas mereka memang sangat besar.


Dan disini bukan hanya geng Lion tapi semua geng yang menghadiri acara tersebut masih bingung tidak karuan.

__ADS_1


"Ada yang bisa jelasin ke gue?" Tanya Gio.


.


.


.


Geng Lion dan geng Big Trap sekarang berkumpul di satu tempat yang sama untuk menyelesaikan masalah ini.


"Jelasin!" Gio nampak sangat tidak sabar.


"Oke jadi begini.." dan cerita pun mengalir dari mulut Fredo.


"Lo Kidra, Bi?!" Tanya Dino tidak percaya.


Abi hanya mengangguk singkat.


"Wah kalo tau dari dulu, gue udah minta foto sama tanda tangan lo, Bi!" Lanjut Dino tidak tau malu.


Abi dan yang lainya menggeleng lelah, memang teman mereka yang satu ini rada somplak.


"Eh, tapi kok kalian bisa ada di sini sih?" Tanya Mila mengernyit.


"Jelaslah orang geng kita itu geng yang paling besar. Jelas kita diundang kesini!" Sombong Fredo tersenyum lebar.


Pletak!


"Biasa aja kali!" Sinis Mila tidak ada takutnya setelah melempar keripiknya ke Fredo.


Memang semua anggota Big Trap sudah mengenal Mila sebagai Adik Abi.


"Dih, ga ketemu 2 tahun makin galak lo, Mil!" Sindir Fredo lalu mengacak rambut Mila.


Memang Fredo sudah menganggap Mila sebagai Adiknya sendiri. Dan kebiasaan mereka bila sudah ketemu selalu adu bacot.


"Ih ... rambut gue yang cetar lo rusakin!" Kesalnya lalu mencoba merapikan rambutnya yang berantakan, sedangkan Fredo malah terbahak-bahak.


Gio sedari tadi sudah menatap Fredo tajam seolah akan mengulitinya hidup-hidup.


"Do jangan gitu ke Mila, ntar yang punya ngamuk bahaya." Sindir Abi melirik Gio.


Fredo nampak mengerutkan dahinya. "lo punya pacar, Mil?"


"Iyalah orang cantik gituloh, apa yha lo jones sejati!" Ledeknya membuat Fredo mendengus sebal.


"Kenalin gue Gio, pacar Mila." Ujarnya dingin.


"Lo pacar ketua geng Lion Mil?Sumpah?!" Fredo berdecak tidak percaya dibuatnya.


Mila mengangkat dagu sombong. "Yadong! Kenalin pacarku yang ganteng banget, lebih ganteng dari lo. Gio Abraham!" Ujar Mila lalu mengapit tangan Gio.


Dan semua orang diruangan itu tertawa sebab tingkah konyol Mila dan Fredo.


******


TBC.

__ADS_1


__ADS_2