
Kurang lebih sudah 3 bulan berlalu sejak Vira dan Aby dinyatakan berpacaran, Vira tidak pernah mengingat kapan tanggal jadiannya, dan tentu saja tidak ada istilah perayaan 1 bulan, 100 hari atau apapun itu, yang ada hanya hitungan kasar saja, kurang lebih 3 bulan. Vira masih merasakan kenyamanan dan ketidaknyamanan sekaligus. Vira merasa nyaman kalau mereka hanya jalan-jalan saja tanpa sengaja bersentuhan. Seperti cerita dalam novel roman yang kadang dibaca Vira, sebenarnya Vira ingin sekali merasakan ada perasaan excited atau mendamba namun justru Vira merasa agak geli dan ingin segera menjauh apabila disentuh.
Terkadang Vira merasa bersalah karena sering memejamkan matanya saat Aby menyentuh wajah atau pun tangannya, untuk menatap langsung mata Aby saat wajah mereka dekat itu merupakan hal yang sangat sulit bagi Vira dan Vira lebih memilih memejamkan matanya dan membayangkan orang lain, lebih sering si membayangkan wajah idol, idolnya yang menggenggam tangannya, selama Aby tidak bersuara imajinasi itu akan terus berada didalam pikiran Vira dan terasa cukup nyata sehingga membuat Vira bisa menikmatinya.
Untuk suasana kerja tidak ada yang banyak berubah kecuali kalau Aby akhirnya mendapatkan tawaran promosi dengan syarat membantu menyelesaikan kasus salesman terlebih dulu di Surabaya, dan nantinya juga akan ditempatkan dicabang Surabaya yang merupakan cabang yang lebih besar dari Makassar dengan jangkauan lebih luas dan target yang lebih tinggi mengingat Surabaya merupakan salah satu kota yang ekonominya cukup pesat di pulau jawa. Dan mendengar ini dalam lubuk hati Vira walaupun ada rasa akan kehilangan tetapi juga ada kelegaan. Berbanding terbalik dengan Aby yang merasa gelisah dan sedih karena takut akan kegagalan hubungan.
Mereka kini harus terpisah oleh lautan dengan hubungan yang belum terlalu stabil, dan itu membuat Aby ingin memberikan kemajuan hubungan pada Vira. Dan Vira mau tak mau menerimanya karena statusnya sebagai kekasih, untuk pertama kalinya Aby meminta ijin Vira untuk menciumnya. Vira lagi-lagi membayangkan seperti dalam cerita Novel yang dikatakan kita akan tau perasaan kita sebenarnya saat kita mencium pasangan kita. Namun sekali lagi Vira terlalu takut menatap Aby dan memejamkan matanya dan seketika terbayang orang lain didalam pikirannya yang membuat Vira menangis saat membalas ciuman tersebut. Sedangkan Aby yang menyadari air mata Vira malah memeluknya erat dan mencoba menenangkannya.
“tenang Vir, aku yakin kita bisa menjalani hubungan ini.”
__ADS_1
Vira kaget dengan suara Aby dan kemudian melepaskan pelukannya dan mengusap air matanya. Vira berpikir Aby salah sangka tapi tidak tau bagaimana harus menjelaskanya.
“aku gak apa-apa kok, LDR juga bagus kok, jadi kita lebih banyak waktu untuk diri kita sendiri.”Vira mengakhiri perkataanya dengan senyum kecil.
Aby yang agak bingung dengan jawaban Vira hanya membalas senyuman itu dan mereka hanya duduk berdampingan saja dengan Aby yang terus menggenggam tangan Vira.
Vira menikmati hari-harinya di makassar sebagai status kekasih LDR Aby, Vira menikmati waktunya dengan bermain Video games lagi serta menambah ilmu dibidangnya sehingga juga hampir selalu sibuk yang bahkan sering lambat membalas pesan dari Aby. Walaupun mereka tetap saling menelpon di malam hari, namun lama kelamaan Vira merasa lelah, mereka kehabisan topik dan setelah 6 bulan akhirnya hubungan mereka pun kandas. Namun mereka tetap berteman dan Vira lebih nyaman dengan perasaan itu.
Entah karena memang semangat kerja Vira yang semakin menggebu-gebu atau lagi-lagi nasib ngajak main Vira, Vira pun akan di promosi menjadi HRD Wilayah 3 yang akan memegang sementara 5 cabang saat ini, Semarang, Jogja, Surabaya 1 dan 2, Makassar. Ada 1 cabang lagi yang sebenarnya secara wilayah si dilewati Vira, namun dipegang oleh supervisor wilayah yang lebih senior. Vira nantinya akan di tempatkan di surabaya 1 karena juga dikabarkan HRD yang bekerja disana sepertinya kurang dapat memenuhi kewajibannya dengan baik. Namun sebelum semua bisa terwujud hal penting yang harus dilakukan adalah mencari HRD untuk cabang ini dulu, kemudian mentrainingnya sampai bisa menjalankan kesehariannya, baru Vira akan menjabat posisi barunya yang akan mengambil poisisi Kak Andre yang juga di promosi menjadi asisten manager yang tetap akan jadi atasan Vira juga nantinya.
__ADS_1
Vira telah melakukan banyak perubahan di cabang Makassar dari segi SDM, seperti pergantian 2 security menjadi 3 security baru yang bekerja 3 shift, apabila ada 1 yang off kedua security lain akan lembur menggantikan masing2 4 jam, pergantian office boy dan terjadi juga hal yang tidak duga saat Wandy dan timnya tiba-tiba datang lagi kali ini special melakukan Audit terhadap Willy dan tentu saja Vira membantu tim audit ini dalam komunikasi dengan semua yang bersangkutan, berurusan dengan polisi setempat juga sampai harus menginap disana bersama-sama. Wandy dan Vira entah kenapa menjadi agak canggung secara pribadi namun bisa bersikap profesional sehingga pekerjaan mereka berjalan lancar, beberapa orang yang tau kisah mereka merasa kalau mereka seperti robot dan hanya salut atas “kehebatan” itu.
Hasil temuan audit ini cukup besar dan berimbas dengan pemecatan beberapa driver dan orang gudang serta demosinya Willy, sehingga Makassar kehilangan kepala cabangnya dan didatangkannya lah kepala cabang sementara Deryl, cowok ini asalnya dari Bali, cukup lembut dan kalau Vira boleh menilai wajahnya manis dan karena lagi-lagi usia yang hanya berbeda 1 tahun membuat Vira akrab dengannya ditambah ternyata agama mereka juga sama, namun ya mereka juga tidak membicarakan agama. Mereka berdua sama-sama fokus pada pekerjaannya dan karena pengalaman memecahkan banyak kasus ini lah Vira mendapatkan beberapa penghargaan yang membuat dia akhirnya diputuskan untuk promosi walaupun belum genap 1 tahun bekerja, dengan syarat terakhir itu mengurus masalah HRD di cabang Surabaya.
*
Pengganti perwakilan HRD di makassar bernama Hanifah, seorang gadis manis berjilbab ini baru saja lulus kuliah dan menjadi sarjana jurusan psikologi, Vira memang memutuskan untuk mencari penggantinya dari fresh graduate dengan harapan lebih mudah diajarkan, walaupun mengajarkan atau melatih orang lain bukanlah keahlian Vira. Namun Hanifah termasuk gadis yang pintar dan cukup pantang menyerah walalupun sempat menangis karena frustasi dan overload atas ajaran Vira yang sifatnya memberitahu basic lalu kemudian membiarkan hanifah bekerja sendiri dan ia hanya mengawasi. Selama Hanifah tidak meminta bantuan ya Vira hanya akan memonitor, entah terlalu kejam atau bagaimana hal ini sepertinya membuat hanifah frustasi yang akhirnya saat itu Vira pun otomatis membantunya. Adanya hal ini ternyata membuat Vira melembut dan Hanifah menguat, dan dalam waktu 1 bulan hanifah benar-benar sudah hampir seluruhnya bisa menjalankan tugasnya dan toh nanti hanifah akan tetap menjadi bawahannya dan secara online mereka akan terus bisa berhubungan.
*
__ADS_1