My Dating Story

My Dating Story
Story One Si Table Manner (POV)


__ADS_3

Vira Point of view


Di minggu ini Vira full bekerja di kantor cabang tanpa bantuan para senior yang berada ditempat selalu biasanya, hanya rino juniornya yang datang untuk mengantar makanan, keseharian teman Vira hanya para testee yang sering kali cuma jadi teman 1 hari dan security gedung, kadang berpapasan ditangga dengan para analis, Vira sangat sibuk apalagi saat komputer yang dipakai untuk tes mengalami server error, sehingga terkadang TS atau bahkan junior programmer harus datang membantu karena posisi PC bisa mati total sehingga tidak bisa di remote, dan itu juga membuat Vira harus memandu manual tes, paper test. Vira yang selalu makan kesiangan dan sudah lelah, ditambah melihat chat steven terus menerus membuat Vira frustasi , karena kalau tidak dijawab Steven akan berkata, kamu sengaja ya cuekin aku? Kenapa balesnya lama banget dll, padahal dia kan satu perusahaan jadi dia harusnya tau gimana budaya kerja di perusahaan ini, seharusnya. Dan entah kenapa juga Vira cukup lega saat chat itu berhenti, namun merasa aneh karena merasa steven menghindar saat dikantor, saat bertemu di pintu lift, Steven akan naik lewat tangga darurat tanpa menyapa dan saat disapa hanya mengangguk tanpa ekspresi, saat pulang juga tidak melewati ruangan Recruitment yang berada di tengah yang langsung menuju lift tetapi justru memilih jalan memutar lewat ruangan IT, beberapa hari dikantor Vira melihatnya dan mengabaikannya saja.


                                                                                                        *

__ADS_1


Steven Point Of View


Steven bekerja seperti biasa, sekarang setelah 3 tahun berkerja di perusahaan ini, dia sudah menjadi marketing senior, pekerjaan yang dia lakukan juga mulai terasa lebih mudah walaupun target terus bertambah dan tekanan kerjaan terus menerus berlangsung, namun steven orang yang cukup pintar untuk dekat dengan klien sehingga ia merupakan salah satu karyawan unggulan di departementnya, selebihnya setelah putus dengan Sally sebelum bekerja disini, Steven seperti menutup hatinya rapat-rapat, sampai pada hari itu perkenalan karyawan baru, Steven melihat Vira yang terlihat imut dengan pakaian khas trainee, kemeja putih dan rok hitam serta vantovel hitam, dan ia menggunakan jam tangan di tangan kanannya. Vira dibawa oleh Dita yang baru naik menjadi supervisor untuk berkenalan dengan semua departement, termasuk steven, ruangan marketing dan Recruitment bersebelahan, bahkan ada yang 1 ruangan untuk junior marketing, tapi karena steven sudah senior, ia pun mendapatkan ruangan yang diisi bertiga dengan marketing lainnya yang memang sudah akrab juga dengannya. Kedua temannya sudah menikah dan Steven sebenarnya juga ingin segera menikah, namun Sally meninggalkan trauma cukup dalam karena menyelingkuhi Steven dan itu membuat Steven tidak percaya dengan cewek-cewek yang kemudian mendekatinya, sepertinya setipe dengan Sally, tapi ia melihat Vira berbeda, dia terlihat seperti anak kecil yang polos dan terlihat sangat berbeda dengan tipe Steven biasanya,itu membuat Steven penasaran. Kedua temannya melihat tingkah Steven dan mendukung steven mendekati Vira.


Steven pun mulai memperhatikan gerak gerik Vira tiap harinya, di 3 bulan pertama, Steven melihat Vira yang nyaris tidak pernah berhenti bekerja, dimana saat datang kemudian duduk sebentar dikubikelnya dan mengambil kertas, serta bolpoin lalu pergi ke ruang internet(internet diabatasi di perusahaan ini dan hanya bisa digunakan didalam ruang internet yang terdapat 3 pc untuk semua departemen selain IT),  dia berada disana kurang lebih 2 jam tiap harinya, kemudian sekitar  mulai pukul 10 Vira akan selalu menempel dengan telepon kantor mengundang orang-orang calon karyawan untuk tes, entah berapa banyak yang ia undang, namun ia melakukannya seharian, benar2 seharian sampai pukul 5 sore dan tiap hari selama 3 bulan tersebut, walaupun kadang ikut seniornya ke kelas tes dan hanya terpotong jam istirahat. Namun dalam penglihatan steven 3 bulan ini telinga Vira terus menempel di telepon, seperti ada lemnya.

__ADS_1


“ini buat aku?”


Dan aku dengan ceria menjawab “iya dong biar semangat, gak ngantuk.”


Dan aku kemudian melihatnya menghirup aroma dan meminumnya, karena waktu siang Steven bisa melihat gelas berada di tempat sampah diruangan besar itu. Kadang pun Steven membelikan Milk tea, reaksinya si agak berbeda tidak lagi menghirupnya namun tetap steven menemukannya sudah ludes disiang hari, dan membuat steven terus membelikannya hampir setiap hari dan sampai akhirnya memberanikan diri mengenal lebih dengan meminta kontak Vira.

__ADS_1


Melakukan Chat dengan Vira, Steven merasa Vira ini cewek yang polos dan memang belum pernah memiliki hubungan khusus  sebelumnya, dilihat sekilas dia tipe anak rajin yang penurut dan tanpa sadar Steven merasa akan berhasil mendapatkan Vira, dia pun gencar memberikan perhatiannya dan akhirnya berhasil mengajak kencan, dan akhirnya hari sabtu itu menjadi kencan pertama dia dengan Vira.  Mereka memulainya dengan makan bersama, Steven melihat Vira makan burger, dan merasa Vira itu lucu namun Steven takut kalau “image” Vira tidak akan bagus bagi orang lain sehingga Steven memutuskan menasehati Vira dan sedikit meledeknya, namun tak disangka itu membuat reaksi yang semakin lucu dan membuat dia ingin menasehatinya lagi dengan pura-pura tidak menunjukkan ekspresi apapun.


Steven terus menerus menggencarkan chat yang lama-lama merasa diabaikan, Steven merasa egonya dikalahkan dan akhirnya sadar Vira menolaknya, dan itu membuat Steven malu sehingga berujung menghindarinya saat berpapasan dimanapun. Steven tidak paham, kalau dulu dengan Sally, Sally akan sangat senang terus diperhatikan saat di chat terus menerus dan akan merengek minta perhatian, minta vcall atau minta bertemu dan mengatakan kangen dengan perhatiannya, bahkan saat putus dan Steven merasa sangat sakit hati, Sally terus meneleponnya dan mengirim message yang mengatakan kerinduannya pada Steven, tetapi Vira sepertinya terlalu dingin untuk Steven, Steven adalah gurun sahara yang panas, dan Vira adalah kutub selatan, walaupun ada kehidupan tetapi terlalu dingin. Dan Steven memutuskan untuk mundur walaupun egonya tidak menerima kekalahan tersebut.


__ADS_2