My Dating Story

My Dating Story
After story


__ADS_3

Pria itu duduk di sofa yang tidak terlalu besar di sebuah rumah sederhana sambil menyeruput kopinya yang masih mengebul, anak kecil perempuan sekitar berusia 5 tahun bermain tidak jauh dari situ, pria itu memakai kaos tanpa lengan dan celana pendek, pria itu Steven, ia telah menikah dengan Sally dan mempunyai dua orang anak, yang laki-laki berumur 7 tahun baru saja masuk SD, dan yang perempuan masih berada di TK.


Setahun setelah tidak lagi bertemu dengan Vira, tiba-tiba Sally kembali menghubunginya dan mengatakan menyesal dengan keputusannya dulu meninggalkan Steven, ia memohon terus kepada Steven yang memang sebenarnya belum 100% move-on dari Sally, Steven pun akhirnya luluh dan mereka memutuskan menjalankan hubungan yang serius karena pertimbangan Steven akan usianya yang sudah tidak lagi muda, berusaha saling memahami kembali dan menerima satu sama lain. Tidak sampai 1 tahun kemudian mereka pun menikah dan sekarang telah 9 tahun usia pernikahan mereka, dan mungkin memang mereka bukanlah keluarga paling harmonis yang pernah ada, namun sepertinya mereka cukup bahagia dan tidak menyesali keputusan mereka lagi.


                                                                                                *


 Lelaki tampan itu sudah lama kembali ke Indonesia, Singapura negara yang begitu indah tapi entah kenapa dirinya tidak merasa itu menjadi tempatnya akan menghabiskan seluruh sisa hidupnya. Ia merasa ada sesuatu yang kurang, yang hilang dan membuat hatinya terkadang masih terasa sakit, sudah lebih dari 10 tahun sejak kami terakhir bertemu dan aku memutuskan untuk “menghilang”. Dia masih ingat perempuan itu, senyumnya yang terlihat polos, saat wajahnya yang annoying waktu dia tidak mau kalah dan terus mengatai dia, matanya yang berbinar-binar saat melihat pria itu saat pertemuan di reuni.  Mereka mengenal sudah sejak kecil dan terpisah selama bertahun-tahun. Usia 4 tahun saat pertama kali mereka bertemu yang hanya bisa diingat oleh Toma secara samar-samar, anak kurus yang jarang senyum dan suka sekali menyendiri. Saat mereka bertemu kembali ia jauh lebih cantik dari yang Toma ingat namun wajah waktu ia kecil tidak bisa hilang, dan seolah bagi Toma semua terlihat sama yang membuat Toma sangat “gatal” ingin terus menggodanya. Semua reaksinya Toma suka.

__ADS_1


Sudah sekitar 2 tahun Toma kembali ke Jakarta, dia ingin sekali mencari kembali Viranya yang hilang, tetapi ia takut, ia takut disakiti atau menyakiti dirinya, ia takut apabila tahu kabar Vira sekarang akan membuatnya sangat sedih, sebenarnya Vira sempat menghubunginya beberapa tahun yang lalu dengan melakukan comment di media sosialnya saat dia memposting sesuatu, banyak yang melakukan comment dan Toma menghapus komen Vira membuatnya seolah tidak ada, Toma pun mendapat chat pribadi di medsos itu, dan membaca chat Vira yang membuatnya menangis dan harus menenangkan diri serta menjawab dengan dingin dan seadanya, seolah Vira bukanlah orang yang dia kenal, dan bahkan ia memperlakukan Vira lebih dingin daripada dengan orang yang baru ia kenal.


Toma adalah pria yang sangat peka perasaannya dia tau apa yang dia lakukan akan membuat Vira bingung, dia tahu Vira akan melupakannya atau menguburnya dalam-dalam diingatannya, Toma ingin Vira menganggap mereka tidak pernah dekat, Toma tidak ingin membuka kembali lukanya yang sebenarnya juga belum sembuh. Di mata orang lain ia adalah salah satu pria ideal untuk dinikahi. Dia ceria, mudah bergaul, penuh perhatian dan kini pun telah sukses dikarirnya, namun entah kenapa ia tidak bisa melihat wanita lain seperti ia melihat Vira, cinta pertamanya, ya kata orang namanya cinta pertama tidak untuk dimiliki, sepertinya Toma harus benar-benar paham bahwa cintanya dan Vira memang harus berakhir karena memang itu pilihannya bertahun-tahun yang lalu dan Toma adalah pengecut cinta.


                                                                                          *


Wandy bukanlah pria biasa, begitu banyak perempuan yang mendekatinya, namun pernikahan baginya adalah bukan komitmen main-main dan ia tidak yakin akan dirinya sendiri sudah siap menjadi seorang suami dan nantinya menjadi seorang ayah, walaupun saat ini usianya sudah hampir 40 dan semua orang sekitarnya merasa ia akan terlalu terlambat kalau tidak segera, Wandy menyadari usia bukanlah sebuah patokan kesiapan. Agamanya adalah mayoritas, bahkan selain karena wajahnya yang bisa dikatakan tampan dan sering kali dikatakan mirip Idol atau sekarang CEO di Idol drama ia tidak merasa mencari pasangan seumur hidup itu mudah, dan orangtuanya pun sudah mulai  menyerah untuk memaksanya mencari, dan bahkan mereka beberapa kali menjodohkan dengan mengenalkan kepada perempuan yang baik, namun kebiasaan yang terjadi beberapa kali ia batal menikah karena sang perempuan yang memang ingin menikah secepatnya dan ia selalu belum siap. Dia merasa masih belum stabil dan masih saja membutuhkan waktu. Sebuah penundaan yang dia sendiri tidak tau kapan selesainya.

__ADS_1


                                                                                                *


Aby sedang berada didalam sebuah ruangan yang cukup besar dan sibuk melihat banyak brosur berisi penjelasan segala produk. Aby tidak lagi bekerja sebagai Sales, setelah menikah dengan Rely dan memiliki 2 anak, Rely selalu mendukungnya. Aby pun memutuskan membuka usaha sendiri karena merasa kemampuan, pengalaman dan koneksinya bisa saja digunakan untuk itu. Dalam hal ini Aby sempat menghubungi Vira karena mengingat kemampuannya dulu dalam recruitment. Dan kemudian dia mengetahui ternyata Rely juga membantunya dengan sukarela, so dia menghentikan usaha Vira begitu saja tanpa penjelasan yang cukup, dan Vira merasa ini tidak profesional.


Bertahun-tahun telah berlalu sejak Vira dan aby putus dan Aby menikah dengan Rely aby bahagia, bahkan saat Rely mengatakan ia sangat cemburu dengan Vira, Aby menghubungi Vira dengan memamerkannya, dan respon Vira yang malah bingung membuat dia mengetahui kalau Vira tidak pernah mencintainya, mungkin saat itu Vira hanya menerimanya, merasakan terbiasa bersamanya dan dia hanya terobsesi so memang hubungan berakhir ini jauh lebih bagus. Dan Rely memang yang cocok untukku. Terkadang kita memang harus melewati hal-hal yang tidak terduga untuk mencapai kemauan kita. Sakit dijalannya tidak bisa terelakkan, tapi kalau hasilnya yang paling tepat. Sekarang hidup Aby bisa dibilang indah menurutnya, mendapatkan keluarga idaman seperti yang ia harapkan dan bahkan memulai bisnisnya sendiri di Banten.


                                                                                                *

__ADS_1


__ADS_2