My Gumiho

My Gumiho
Sakau


__ADS_3

"Apa ini?" Tanya Hyun Su


.


.


.


Lee Byeol menaikkan kaki kanannya ke atas kaki kirinya sambil bersendekap dada


[Lee Byeol, pihak pertama mulai sekarang]


[Hyun Su, pihak kedua mulai sekarang]


Pihak kedua wajib menjaga keselamatan pihak pertama dan kelereng yang ada di dalam tubuh pihak pertama.


Pihak kedua harus mematuhi pasal-pasal yang tertera di sana agar pihak pertama dan kelerengnya tetap aman.


Hyun Su membaca syarat-syarat yang di tulis Lee Byeol


'Berbagi, tatapan dingin, merokok'


'Pertama berbagi' pihak kedua harus segera mencari cara untuk mengeluarkan kelerengnya dan laporkan setiap hari Minggu pada pihak pertama


"Aturan pertama saja sudah konyol" ucap Hyun Su 


"Apa maksud mu laporkan perkembangan?" Tanya Hyun Su


"Selama ini kamu hanya memikirkan ide-ide konyol dan dengan adanya aturan ini kamu akan berusaha lebih keras karena harus ada yang di laporkan pada ku" jawab Lee Byeol


"Baiklah" ucap Hyun Su setuju dengan syarat pertama


"Lalu bagaimana dengan yang kedua? Tatapan dingin?" tanya Hyun Su


"Jujur saja saat aku memikirkan kamu adalah  seorang Gumiho itu terlihat sangat menakutkan, bahkan saat tersenyum. Dan setiap kali kamu menatap ku dengan dingin aku merasa agak....."


"Kapan aku menatap mu seperti itu?" Tanya Hyun Su memotong ucapan Lee Byeol sambil menatap ke arah Lee Byeol


"Baru saja, dan juga saat kita berpapasan" ucap Lee Byeol dengan cepat


Hyun Su menurunkan pandangan matanya


"Dan untuk yang ketiga kita sudah membicarakan hal itu, jadi bisa tanda tangani sekarang?" Tanya Lee Byeol sambil menyodorkan sebuah pulpen


Hyun Su mengambil pulpen di tangan Lee Byeol tapi dia tak langsung menandatangani surat kontrak itu


"Itu terasa sangat sulit bukan? terutama untuk pasal yang ketiga. Bagaimana jika kita membuat kesepakatan baru misalnya aku akan membiarkan mu merokok dan aku bisa makan dan minum bir setiap 3 Minggu seka...." Lee Byeol menghentikan ucapannya di saat dia melihat Hyun Su sudah membubuhkan tanda tangan dan stempelnya


Hyun Su tersenyum dengan wajah menantangnya begitu pula dengan Lee Byeol

__ADS_1


Keesokan harinya di pagi hari yang cerah Hyun Su tengah duduk di halaman depan dengan sekotak rokok di tangannya.


Di pandangnya sekotak rokok itu, tiba-tiba Lee Byeol datang dari arah belakang merebut rokok di tangan Hyun Su sambil tersenyum mengejek lalu pergi dari sana.


Malam harinya Hyun Su hendak merokok diam-diam di balkon lagi-lagi Lee Byeol muncul entah dari mana dan merebut kembali rokok dari tangan Hyun Su lalu dia berpamitan dengan cara menundukkan sedikit kepalanya dan pergi dari sana.


Kejadian itu terus saja terulang beberapa kali, Hyun Su yang sakau pun mencoba bertahan, bahkan dia harus sampai mengunyah permen sebagai gantinya.


Di Minggu pagi Hyun Su keluar dari ruang kerjanya menuju dapur, nampak Lee Byeol yang sudah bangun dan sarapan roti bakar


Dia menatap ke arah Hyun Su lalu berkata


"Sepertinya kau kesulitan berhenti merokok, melihat gestur tangan mu yang seolah-olah sedang memegang rokok" ucap Lee Byeol sambil tersenyum


"Tidak" jawab Hyun Su setelah dia sadar bahwa tangannya yang memegang pen terlihat seperti sedang memegang rokok


Lee Byeol menertawakan Hyun Su lalu lanjut  memakan roti bakarnya. Pandangan mata Hyun Su terarah pada dapurnya yang berantakan akibat ulah Lee Byeol


"️Ngomong-ngomong Byeol-ssi, apakah kamu pernah mendengar kiasan 'Tangerine menjadi jeruk?' " tanya Hyun Su


"Tangerine? ini?" Tanya Lee Byeol sambil memperlihatkan sebuah jeruk


"Jika kau memindahkan pohon Tangerine di selatan ke Utara, itu jadi pohon jeruk. Sama seperti itu lingkungan mengubah orang jadi bisakah kamu membersihkan tempat ini?" ucap Hyun Su


"Agar tubuh dan pikiran mu tetap sehat" Lanjut Hyun Su


"Ahhh aku akan segera membersihkan ini setelah aku makan" ucap Lee Byeol


"Kaos kaki mu tergulung di mesin cuci, rambut mu ada di mana-mana dan saat kamu mendaur ulang....." Hyun Su menghentikan ucapannya 


Lee Byeol berkedip-kedip karena di omeli Hyun su


"Hahhh bagaimanapun berhati-hati" ucap Hyun Su sambil tersenyum manis pada Lee Byeol untuk meredam rasa kesalnya lalu dia melangkah ke arah biasanya dia membuat teh


"Maafkan aku" ucap Lee Byeol pelan


Hyun Su merobek dengan kasar bungkus tehnya untuk meredam rasa kesalnya


"Dia terdengar agak kesal atau itu hanya perasaan ku saja?" Gumam Lee Byeol pelan


"Tapi itu bukan hanya perasaan ku, dia menjadi sensitif itu pasti karena berhenti merokok" ucap Lee Byeol menertawakan Hyun Su


Di halaman depan nampak Hyun Su tengah melamun


"Aku akan berangkat ke kampus" ucap Lee Byeol


Hyun Su berbalik ke arah Lee Byeol


"Byeol-ssi" panggil Hyun Su

__ADS_1


Mendengar panggilan Hyun Su Lee Byeol pun berhenti lalu berbalik ke arahnya.


"Menurut 'Sajasohak' seseorang harus berpakaian rapi dan berpakaian sopan" ucap Hyun Su tiba-tiba


Lee Byeol menatap dengan bertanya-tanya pada Hyun Su


"Artinya kamu harus rapi dan berpakaian sopan, tapi..."


Hyun Su melangkah mendekati Lee Byeol


"Kamu pergi ke kampus dan tampaknya kau tidak peduli dengan cara berpakaian mu"


Hyun Su mengomentari cara berpakaian Lee Byeol yang tampak lusuh, cara berpakaiannya buruk kantong saku celana keluar.


Kaos yang dia pakai di bagian Krah bajunya longgar dan sepatu yang tak di pakai dengan benar.


Lee Byeol meneliti pakaiannya lalu menatap ke wajah Hyun Su


"Mungkinkah.... Semua hal di dunia ini membuat mu kesal?" tanya Lee Byeol


"Apa?" Tanya Hyun Su


"Karena menurut ku kau mungkin mengalami gejala sakau" ucap Lee Byeol


"Tidak mungkin" ucap Hyun Su sambil tersenyum


"Berhati-hatilah dan pulanglah dengan selamat ucap Hyun Su masih dengan senyumannya


"Baiklah kalau begitu sampai jumpa" ucap Lee Byeol membungkukkan tubuhnya dengan sopan


Lee Byeol melangkah pergi dari sana sambil mengejek Hyun Su "Heh dia sakau, mudah mengatakan saat menyuruhku berhenti makan ayam dan minum, kau pantas mendapatkannya" Ejek Lee Byeol


Hyun Su menatap kepergian Lee Byeol lalu dia melangkah masuk ke dalam rumah


Sesampainya di ruang keluarga


"Dia bahkan tidak mematikan TV nya"


Berita terkini


'Tiga hari lalu di tengah hari, seorang wanita di bunuh secara brutal di tengah pusat kota. Ini juga di kenal sebagai pembunuhan pusat kota'


'Lebih dari 200.000 orang melewati area ini setiap harinya. Tidak ada bukti yang di temukan dari CCTV dan dari kamera dasbor, dan juga tidak ada saksi mata sehingga sulit menebak keberadaan pelaku. Ini ciri khas terbesar dari insiden ini'


Hyun Su mengamati baik-baik berita itu, nampak di wajahnya dia tengah memikirkan sesuatu.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2