My Gumiho

My Gumiho
700 Tahun Lebih Muda


__ADS_3

Kim Ye Joon menghela nafasnya lalu kembali mencegat Lee Byeol


.


.


.


"Pukul saja aku sampai kamu merasa lebih baik. Aku akan menerimanya" bujuk Kim Ye Joon


"Kalau begitu dekatkan" ucap Lee Byeol


"Mwo?"


"Dekatkan wajah mu" ucap Lee Byeol


Kim Ye Joon agak terkejut


"Jika kamu tidak mendekatkan wajah mu dalam tiga detik, aku akan mulai memukuli mu di semua tempat" ancam Lee Byeol dengan tangannya yang sudah mengepal


"Hana... (satu...)"


"Dul... (dua...)"


"Hei tunggu..."


"Set (tiga)"


Bugh


Lee Byeol memukul kepala Kim Ye Joon dengan kertas yang dia gulung bertepatan dengan Kim Ye Joon yang menundukkan kepalanya.


"Sunbae tidak perlu lagi meminta maaf, tapi menurut ku sunbae seharusnya tidak diam saja jika mendengar hal seperti itu" ucap Lee Byeol


Kim Ye Joon terdiam lalu Lee Byeol melangkah pergi dari sana.


Di dalam kampus


"Tunggu" ucap seorang perempuan


Seorang pria di dalam Lift memencet tombol Lift agar kedua perempuan itu bisa ikut masuk ke dalam.


Lift itu nampak penuh, kedua perempuan yang baru masuk itu berdiri di depan mahasiswa dan mahasiswi lainnya.


"Hei kamu sudah dengar?" Tanya Da Young


"Apa?" tanya temannya


"Cara senior kita menilai Lee Byeol" jawab Da Young


"Aaaa itu aku sudah dengar" jawab teman Da Young sambil tertawa


"Dia bilang tidak akan menerimanya meskipun dia gratis, aku dengar senior Kim Ye Joon juga ada di sana" lanjut teman Da Young


"Ya dia ada di sana, kenapa dia sering sekali menggoda senior Kim Ye Joon? kurasa senior Kim juga sangat membencinya" ucap Da Young

__ADS_1


"Dia selalu bersamanya seolah-olah menjadi orang yang sangat penting, memalukan sekali" ucap teman Da Young sambil tertawa pelan


"Hei orang-orang akan mendengar mu" ucap Da Young sambil terkekeh


Ting


Lift terbuka, kedua perempuan itu keluar dari sana. Mi Young yang ada di belakang mereka pun ikut keluar.


Dan sebelum keluar Mi Young menoleh ke sebelah kanannya tepatnya menoleh ke arah Lee Byeol yang berdiri di pojok kanan di dalam lift itu.


Di ruang kelas yang kosong Mi Young menghubungi Hyun Su


"Universitas ini jauh lebih menarik dari pada dugaan ku" ucap Mi Young


"Di kelas aku di pasangkan dengan seorang pria untuk membahas rasanya menjalin hubungan romantis, aku akan berkencan dengan pria 700 tahun lebih muda dari ku" ucap Mi Young


"Seharusnya aku tidak mengirim mu ke sana" Jawab Hyun Su sambil melangkah ke arah sofa


"Jika aku tahu kau akan sering menelpon ku aku tidak akan setuju mengirim mu ke sana" lanjut Hyun Su


"Kisah menarik sesungguhnya di mulai sekarang, anak yang tinggal bersama mu di pasangkan dengan bocah macan, siapa namanya? Kim...Ye Joon?"


"Tidak perlu melaporkan kembali setiap detail, aku ingin kau menjaga Lee Byeol-ssi agar tetap aman bukan menyelidiki kehidupan pribadinya" jawab Hyun Su


"Pastikan saja kau menjaganya agar tidak terjadi hal buruk" lanjut Hyun Su lalu hendak mematikan panggilannya


"Lantas, apa ini di anggap bahaya?" Tanya Mi Young


Hyun Su yang mendengar ucapan Mi Young kembali meletakkan ponselnya di telinganya


"Dia terlihat seperti akan menangis" ucap Mi Young


"Kau yakin tidak tertarik dengan kehidupan pribadinya?" tanya Mi Young


"Sama sekali tidak. Jadi, jika bukan soal kelereng jangan ganggu dia." Ucap Hyun Su lalu memutus panggilannya


Di perpustakaan Lee Byeol tengah mencari buku untuk tugas kelompok bersama dua anggota kelompoknya.


Dan sialnya Lee Byeol ternyata satu kelompok dengan kedua senior yang mengejeknya dan kedua perempuan yang mengejeknya di lift tadi.


"Hei kau baik-baik saja? aku sudah dengar ceritanya" ucap Da Young sok perhatian


"Cerita apa?" tanya Lee Byeol pura-pura tidak tahu


"Semua orang di kampus sudah tahu, bagaimana para senior menilai mu" jawab Da Young


"Aku kasihan kepada mu, pasti canggung mengerjakan tugas dengan mereka" ucap Da Young


"Aku tidak ingin membicarakan seseorang yang tidak ada di sini sekarang" ucap Lee Byeol


"Sok bersikap tenang" gumam Da Young sambil melangkah pergi


"Apa kata mu?" Tanya Lee Byeol yang mendengar gerutuan Da Young


"Kau dengar itu?" tanya Da Young

__ADS_1


"Kau ingin aku mendengarnya" jawab Lee Byeol


"Kurasa keangkuhan mu tidak masuk akal. Kau berpura-pura tidak memperdulikan pria, dan bersikap seceria itu tapi tiba-tiba menjadi dekat dengan Senior Kim Ye Joon" ucap Da Young


"Aku sungguh ingin belajar berlagak polos dan angkuh seperti mu" lanjut Da Young


"Benar, kau harus membagi rahasia mu" sahut teman Da Young


"Kalian berdua tidak perlu belajar cara berpura-pura. Bukankah kalian handal membicarakan orang di belakang lalu pura-pura menjadi teman dan mengkhawatirkan mereka" jawab Lee Byeol menohok


"Mwo?"


"Aku dengar kalian berdua membicarakan ku, bagi ku lebih tidak nyaman berada bersama dengan kalian dari pada bersama mereka" ucap Lee Byeol


"Setidaknya kukira kalian teman. Sebenarnya aku tidak ingin membahas hal secanggung ini" ucap Lee Byeol


"Aku tidak pernah meminta mu untuk tidak bicara. Terserah lakukan apapun yang kau mau!" ucap Da Young


Da Young melangkah lalu dia menabrak Lee Byeol membuat buku-buku yang dibawa Lee Byeol jatuh


"Ya (hei), Da Young!" panggil Lee Byeol agak keras


"Mwo?!" Jawab Da Young sambil berbalik menghampiri Lee Byeol


"Kau berpura-pura tidak tahu setelah mendengar kami, dua orang yang tidak membuat mu nyaman akan pergi, jadi semoga berhasil" ucap Da Young sambil melirik buku-buku yang berserakan.


"Byeol-ah, kau gadis pintar. Kau bisa melakukannya sendiri" ucap teman Da Young lalu mengejar Da Young


"Da Young-ah tunggu aku"


Lee Byeol memunguti buku-buku yang jatuh


"Kenapa mereka pergi? hei, kau berkelahi?" Tanya teman Tae-Jin yang baru sampai di perpustakaan bersama Tae-Jin


"Ini bagus, mari kerjakan lain kali saja" ucap Tae-Jin


Mata Lee Byeol berkaca-kaca, saat ini dia sangat kesal.


"Sunbae"


Lee Byeol berdiri "Kita harus menyerahkannya hari ini"


"Heh.. kau menghancurkan grup ini. apa yang kau inginkan dari ku? katakan saja pada dosen, kita akan menyerahkannya beberapa hari lagi" ucap Tae-Jin


"Jika Sunbae ingin pergi maka pergilah, tapi aku tidak akan mencantumkan nama mu di tugas ini" ucap Lee Byeol


"Kau tidak akan mencantumkan nama ku?" Tanya teman Tae-Jin


"Lakukanlah sesuka mu" jawab Tae-Jin tak peduli lalu dia melangkah pergi


"Ani, hei tunggu" ucap teman Tae-Jin yang kebingungan


"Aku ingin nama ku tercantum" ucap teman Tae-Jin pada Lee Byeol lalu menyusul Tae-Jin


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2