
Lee Byeol langsung luruh berlutut di hadapan Hyun Su sambil mendongak ke atas menatap wajah Hyun su
.
.
.
"Tenanglah" ucap Hyun Su sambil tersenyum melihat reaksi Lee Byeol
"Maafkan saya" ucap lee Byeol tiba-tiba menjadi sangat sopan
"Setelah mendengar usia asli anda, saya baru menyadari betapa tuanya anda"
Hyun Su menganggukkan kepalanya lalu meminta Lee Byeol berdiri namun lee Byeol tak mengindahkan itu.
"Sebenarnya anda sering sekali memarahi saya, sampai saya merasa sedang tinggal bersama kakek buyut saya"
"Tapi setelah di pikirkan anda sudah lebih lama hidup dari pada nenek dan kakek buyut saya"
"Saya mengerti kenapa anda bicara sangat kolot.... Mianhamnida (Maaf)" ucap Lee Byeol
"Berhentilah bicara formal Byeol-ssi, dan bangunlah" ucap Hyun Su
"Ne"
"Kalau begitu aku harus memanggil mu apa?" tanya Lee Byeol yang kembali normal
"Oppa? ah tidak aku tidak bisa memanggil orang yang sudah berumur seperti anda oppa" ucap Lee Byeol sambil berpikir
Hyun Su hanya bisa menghela nafasnya sambil menatap wajah Lee Byeol
"Bagaimana jika Samchon (Paman)?"
Hyun Su menganggukkan kepalanya tanda setuju.
"Baiklah mulai sekarang aku akan memanggil mu Samchon" ucap Lee Byeol
"Ya sesuka mu saja" jawab Hyun Su
"Bagaimana pun ini sangat keren, aku sangat iri pada mu yang bisa tinggal di banyak era" ucap Lee Byeol
"Bagaimana rasanya berumur panjang?" tanya Lee Byeol
"Bukan apa-apa, rasanya tidak seperti apapun" jawab Hyun Su datar
Mereka terdiam beberapa saat
"Ah.. di sana juga ada cangklong" ucap Lee Byeol mengalihkan pembicaraan dan menghampiri alat yang biasanya di gunakan untuk merokok di jaman dulu, dengan ukuran yang lumayan panjang.
"Wah kamu pernah menggunakannya?" tanya Lee Byeol
"Ya" jawab Hyun Su
"Sejak kapan?" tanya Lee Byeol
"Sejak rokok di impor pada tahun 1592"
"1592? Saat Jepang menginvasi Korea?
Jadi kamu sudah merokok selama lebih 400 tahun? Dan aku membuat mu berhenti?" tanya Lee Byeol
__ADS_1
Hyun Su menyunggingkan senyumnya
"Kalau begitu teruslah merokok, bagaimana bisa aku menghentikan kebiasaan mu selama 400 tahun" ucap Lee Byeol tak enak
"Sebenarnya kupikir itu akan mudah, kupikir tidak terlalu sulit untuk mengubah satu kebiasaan tapi itu ternyata sulit" ucap Hyun Su
"Itu membuat ku sadar bahwa mungkin aku membuat permintaan yang tidak masuk akal, jadi aku ingin mencegah diri ku merokok selama kontrak ini berlangsung untuk berbagi rasa sakit" lanjut Hyun Su
"Tapi aku tidak masalah" ucap Lee Byeol
"Tidak apa-apa aku masih bisa menahannya" ucap Hyun Su
Setelah puas melihat-lihat koleksi Hyun Su mereka berdua keluar dari ruangan itu.
Setelah berganti pakaian Lee Byeol menonton TV ,saat ini Lee Byeol tengah menonton seseorang tengah makan ayam.
"Wah kelihatannya sangat enak" ucap Lee Byeol
Hyun Su menghampiri Lee Byeol, Lee Byeol yang sadar akan keberadaan Hyun Su pun menoleh lalu berkata.
"Ah aku hanya menontonnya saja" ucap Lee Byeol yang ketahuan oleh Hyun Su
"Kau berhenti merokok setelah lebih 400 tahun dan aku baru makan ayam selama 20 tahun, aku akan menahannya selama satu tahun"
Lalu Lee Byeol mengubah channel TV nya ke acara komedi
Hyun Su memiliki ide dan dia melangkah ke arah dapur, dia melepas jam tangannya lalu memakai celemeknya dan mulai memasak.
Dia memotong semua bahan yang di butuhkan dengan sangat terampil seperti seorang profesional.
Lalu dia membumbui daging bebek dan mulai mengolahnya. Saat memasak dia terlihat sangat seksi.
"Byeol-ssi kemarilah" panggil Hyun Su
"Wae? (kenapa?)" tanya Lee Byeol
"Ayo cepatlah"
"Ne" jawab Lee Byeol lalu mematikan TV
Mereka melangkah ke arah dapur
Lee Byeol yang sudah duduk di meja makan menatap Hyun Su dengan wajah yang cemas, lalu mengalihkan pandangannya ke makanan yang sudah tersaji di hadapannya.
"Apakah akan enak? Tanya Lee Byeol dalam hati
Tak mau membuat Hyun Su kecewa dia bersikap seolah-olah makanan di depannya sangat menggiurkan, memang masakan yang di masak Hyun Su semuanya terlihat menggiurkan tapi rasanya berbeda dengan tampilannya.
"Waah apa ini?" Tanya Lee Byeol
"Kau tidak bisa makan makanan favorit mu dan aku merasa bersalah membuat mu menderita, jadi aku membuat ayam tumis pedas yang di ganti dengan daging bebek"
"Oh iya kamu bisa makan bebek kan?" tanya Hyun Su
"Emm tidak bisa" jawab Lee Byeol pura-pura sedih
Hyun Su terdiam
"Aku tidak bisa berhenti memakannya!" Ucap Lee Byeol semangat
"Terima kasih untuk makanannya" ucap Lee Byeol
__ADS_1
"Yah makan saja Lee Byeol selama ini kan rasanya tidak terlalu buruk" ucap Lee Byeol dalam hati
Lee Byeol mengambil sumpitnya lalu mengambil satu potong dan memakannya, Hyun Su yang masih duduk di depan Lee Byeol menunggu reaksinya dengan penuh harap.
"[Apa ini? Rasanya lebih buruk dari biasanya]" ucap Lee Byeol dalam hati
"Bagaimana rasanya?" tanya Hyun Su
Lee Byeol menoleh ke arah Hyun Su
"Kamu suka?" tanya Hyun Su
"Ne" jawab Lee Byeol sambil mengangguk dengan ragu-ragu
Hyun Su yang mendengar jawaban Lee Byeol bernafas lega seolah-olah dia sangat bangga.
"Ini lezat, rasanya sangat enak" ucap Lee Byeol berbohong
Hyun Su bangun dari tempat dia duduk dan hendak menambahkan makanan itu ke piring Lee Byeol.
"Aku buat banyak, jadi habiskan semuanya" ucap Hyun Su hendak memasukkan masakannya ke piring Lee Byeol
"Tidak! tidak! tunggu!" tolak Lee Byeol dengan cepat
Mereka berdua membeku di tempat, Hyun Su yang sudah siap di posisi hendak menuangkan makanannya dan Lee Byeol dengan posisi menghentikan Hyun Su.
Hyun Su yang melihat reaksi Lee Byeol lepaskan spatulanya dengan lemas
"Tidak enak, bukan?" Tanya Hyun Su lemas
Lee Byeol menatap Hyun Su dengan rasa bersalah.
"Begini...." Ucap Lee Byeol sambil meletakkan kembali sumpitnya
"Maafkan aku tapi aku menghargai kebaikan mu"
"Apa masakan ku sebelumnya juga seperti itu?" Tanya Hyun Su
Lee Byeol menganggukkan kepalanya ragu-ragu.
"Tapi yang sebelumnya lebih baik dan yang ini... maaf tapi rasanya terlalu aneh"
"Mian, aku mempelajarinya dari internet dan tidak pernah mencicipinya." ucap Hyun Su
Kryukkk suara perut Lee Byeol terdengar
"Aku akan membelikan mu makanan" ucap Hyun Su
"Ani Ani aku tidak apa-apa" tolak Lee Byeol
"Aku tidak mau kamu kelaparan karena aku, aku akan segera kembali" ucap Hyun Su
"Tapi aku sungguh tidak apa-apa" ucap Lee Byeol
Hyun Su pergi untuk membelikan Lee Byeol makanan tanpa mendengarkan ucapan Lee Byeol.
.
.
.
__ADS_1