
"Kau harus beristirahat, selamat malam" ucap Hyun Su dengan santainya lalu pergi ke kamarnya meninggalkan Lee Byeol sendirian.
.
.
.
"Hah dia terdengar sangat optimis, apa karena ini bukan hidupnya" ucap Lee Byeol
Malam Harinya Hyun Su sedang mengerjakan pekerjaannya, karena sudah cukup lama duduk akhirnya di bangun hendak membuka jendela ruang kerjanya namun dia terkejut saat melihat ke arah jendela.
"Hahh!! astaga!!" ucap Hyun Su terkejut
Ternyata Lee Byeol ada di sana untuk menakuti Hyun Su, Lee Byeol mengarahkan senter ponselnya ke arah wajahnya dari bawah membuat siluet menakutkan.
Setelah menetralisir keterkejutannya Hyun Su melangkah ke arah jendela lalu dia menggeser jendela itu ke samping.
"Apa yang kau lakukan di sana?" tanya Hyun Su
"Aku mencari udara segar karena sedikit stres" ucap Lee Byeol
"Begitu rupanya"
"Kau pasti tengah sibuk memenuhi tenggat mu, pak Gumiho" ucap Lee Byeol sambil melihat ke arah meja kerja Hyun Su
"Ada tenggat untuk naskah mu dan hidup ku" ucap Lee Byeol
"Byeol-ssi...." Hyun Su tak dapat melanjutkan ucapannya
"Kenapa itu tiba-tiba keluar? aku bahkan tidak memukul mu sekeras itu. Apa kau tidak punya otot? kau tidak pernah olahraga?" tanya Lee Byeol mengeluarkan unek-uneknya lalu pergi dari sana meninggalkan Hyun Su yang masih tercengang.
Keesokan harinya pukul 5 pagi Hyun Su melangkah ke arah dapur, dia terkejut dapurnya sangat berantakan hanya dalam waktu semalam saja.
Tiba-tiba Lee Byeol muncul dengan picau tajam di tangannya membuat Hyun Su kembali terkejut.
"Byeol-ssi sedang apa kamu di bawah sana?" tanya Hyun Su
"Sosisnya jatuh" ucap Lee Byeol sambil memperlihatkan sosis yang baru dia ambil
"Bukankah biasanya kamu sarapan pukul 8 pagi?" Tanya Hyun Su
"️Tiba-tiba saja aku lapar pagi ini, kau pasti penasaran kenapa aku bisa lapar pagi-pagi buta. Tapi mungkin waktu ku kurang dari 365 hari untuk menikmati sarapan sepagi ini. Aku akan mulai menumis agar tidak ada penyesalan" ucap Lee Byeol
"Oh ya apa kau sudah memikirkan bagaimana cara mengeluarkan kelerengnya?" tanya Lee Byeol
"Benar, ya begini...." belum juga Hyun Su beralasan Lee Byeol memotongnya
"Aku harap kau segera memikirkan caranya" ucap Lee Byeol sambil mencincang bawang dengan kasar membuat Hyun Su menelan salivanya susah payah
__ADS_1
Di kampusnya Lee Byeol tengah mendongak ke atas untuk melihat bunga-bunga yang sedang bermekaran.
"Hah... apakah tahun depan aku akan bisa melihat kalian?" ucap Lee Byeol sambil menatap ke atas
Lee Byeol melihat temannya Myung Sik tengah termenung menatap danau yang ada di kampus itu.
Myung Sik teman ku, aku tidak akan merindukan mu, ini semua salah mu kalau saja kau tidak mengajak ku minum saat itu" Ucap Lee Byeol sambil melangkah dengan cepat ke arah temannya.
Dia hendak memukul temannya tapi terhenti karena melihat temannya itu menangis
"Tunggu, kau menangis?" tanya Lee Byeol
"A Yeong punya pacar baru, dia mengakhiri hubungan kami setelah dia menduakan ku dan sudah...."
"Diamlah, itu hanya akhir dari hubungan mu sedangkan aku menghadapi akhir hidup ku. Pacar mu meninggalkan mu tapi takdir telah meninggalkan ku" ucap Lee Byeong
"Aku tidak mengerti maksud mu tapi itu terdengar menyedihkan, hati ku sakit" ucap Myung Sik lalu dia kembali menangis
"Diamlah ini semua salah mu" ucap Lee Byeol sambil menendang kaki temannya itu
Malam harinya sepulang dari kampus mereka berdua pergi ke kedai ayam goreng sekalian pergi minum-minum.
"A Yeong sangat suka ayam goreng" ucap Myung Sik sambil menatap ayam goreng yang dia pegang
"Aku juga suka ayam goreng, apakah tahun depan aku masih bisa melihatnya?" Ucap Lee Byeol
"Ayam tidak akan punah" ucap Myung Sik sambil mengunyah ayam goreng nya
"Kenapa makan mu cepat sekali?" Tanya Myung Sik
"Aku akan pergi jika itu memang harus, tapi aku tidak akan pergi dengan penyesalan jadi aku harus makan semua yang aku bisa" ucap Lee Byeol sambil mengunyah ayam gorengnya dengan cepat
"Bos, pesan ayam bumbu dan bir segelas lagi" ucap Lee Byeol sambil mengangkat tangan kanannya
Myung Sik menatap heran ke arah temannya itu
Sedangkan di rumahnya Hyun Su merasakan sesuatu, dia menatap jam yang melingkar di pergelangan tangannya
Beberapa jam kemudian Lee Byeol dan Myung Sik sudah mabuk berat, mereka melangkah keluar dari kedai ayam goreng sambil berjalan sempoyongan.
"Sampai jumpa Lee Byeol" ucap Myung Sik lalu dia pergi dengan tubuh sempoyongan
Sedangkan Lee Byeol menepuk-nepuk dadanya karena merasa mual
"Aku mual, apa aku terlalu banyak minum?"
️Lee Byeol melangkah dengan sempoyongan dan berakhir jatuh karena dia tersangkut dengan kakinya sendiri.
Lee Byeol bangun dan dia melihat benda bulat berwarna merah di hadapannya, benda itu terlihat mengkilap seperti kelereng
__ADS_1
"Kelereng? kelerengnya keluar? Ha ha ha kelerengnya keluar" ucap Lee Byeol kegirangan
Di rumahnya Hyun Su tengah menunggu Lee Byeol pulang sambil sesekali dia melihat jam tangannya.
Tak lama terdengar suara Lee Byeol
"Pak gumiho hei pak gumiho"
Lee Byeol berlarian di dalam rumah dengan tubuh yang sempoyongan. Dia menghampiri Hyun Su yang tengah duduk di sofa.
"Hei pak gumiho ini luar biasa"
"Ada apa?" Tanya Hyun Su sambil melihat keadaan Lee Byeol yang mabuk
"Tadi aku terjatuh setelah memukul dada ku beberapa kali karena merasa mual, lalu kelerengnya keluar karena benturan" ucap Lee Byeol
"Apa?" Tanya Hyun Su merasa heran
"Lihat aku tidak akan mati lagi" ucap Lee Byeol sambil menyodorkan tangannya ke depan kemudian membuka telapak tangannya
Hyun Su melihat ke arah benda yang di genggam Lee Byeol, lalu dia menatap wajah Lee Byeol
"Ini?"
Lee Byeol tersenyum dengan sangat tidak anggun
"Ini bukan kelereng. Ku rasa ini permen yang sudah di gigit" ucap Hyun Su
Senyum tidak anggun Lee Byeol berubah "Apa?" Tanya Lee Byeol
Lalu Lee Byeol melihat ke arah telapak tangannya
"Sial kukira aku menyelamatkan diri ku" ucap Lee Byeol setelah melihat benda merah itu bukan kelereng melainkan sebuah permen
Lee Byeol membuang permen itu ke lantai
"Byeol-ssi, sangat berbahaya bagi mu berkeliaran dalam keadaan mabuk, saat ini...." ucapan Hyun Su terhenti
"Huekk" Lee Byeol menutup mulutnya
"Huekk"
"Byeol-ssi kamu baik-baik saja?" tanya Hyun Su menghampiri Lee Byeol
Lee Byeol menatap sesuatu yanga ada di sana
"Apa yang dia lihat?" Tanya Hyun Su dalam hati
.
__ADS_1
.
.