
"Aku senang kau ingat, dan ini... " ucapnya sambil menatap sekeliling
Lee Byeol pun juga menatap ke seluruh ruangan itu
"Adalah rumah ku" lanjut pria itu
.
.
.
Lee Byeol bangun dari sofa yang dia tempati lalu berkata
"Tunggu kenapa aku bisa ada di sini?" tanya Lee Byeol
"Kau tidak kunjung bangun jadi aku harus membawa mu ke sini" ucap Hyun Su
"Dan juga aku harus mengambil sesuatu dari diri mu" lanjut Hyun Su
"Mengambil sesuatu dari ku?" tanya Lee Byeol tak mengerti
"Semalam kau menelan kelereng ku, kelereng penting yang ku bawa selama hampir 1000 tahun untuk bosa menjadi manusia" ucap Hyun Su
Lee Byeol menatap bingung pada pria yang tengah duduk santai itu.
"Untuk menjadi manusia? apa maksud anda?" tanya Lee Byeol
"Oh ya aku belum memperkenalkan diri ku" ucap Hyun Su
"Aku... seekor Gumiho" ucap Hyun Su
Lee Byeol yang mendengar ucapan Hyun Su langsung menatapnya dengan tatapan aneh
"Dia orang gila" ucap Lee Byeol dalam hati
"Aaahh begitu rupanya" ucap Lee Byeol pura-pura percaya
Lee Byeol berjalan mundur hendak kabur dari sana sambil mencari ponselnya di sofa tempat dia tidur tadi.
Sedangkan Hyun Su dengan santainya melihat kelakuan Lee Byeol sambil tersenyum dan bertopang dagu
"Kau tidak percaya pada ku kan" ucap Hyun Su dengan santainya
"Tidak tidak aku percaya pada anda" ucap Lee Byeol sambil mencari ponsel yang dia bawa
"Anda seorang Gumiho dan saya tidak sengaja menelan kelereng anda semalam" ucap Lee Byeol
"Lalu apa yang harus saya lakukan sekarang? haruskah saya memuntahkannya sekarang?" tanya Lee Byeol sambil menunjuk ke arah wastafel dapur
"Sekarang kelereng itu tidak ada di perut mu, tapi ada di tubuh mu"
"Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang?" tanya Lee Byeol sambil memegang perutnya
"Aku akan memikirkan caranya" ucap Hyun Su
__ADS_1
"Kemana ponsel ku" ucap Lee Byeol, dia hendak menelpon polisi dan melaporkan ada orang gila
"Saat ini situasi kita sama, kita punya tujuan yang sama yaitu mengeluarkan kelereng itu dari tubuh mu" jelas Hyun Su
"Karena itu mari kita tinggal bersama untuk sementara waktu" ucap Hyun Su sambil menatap Lee Byeol yang sibuk mencari ponselnya
"Apa? anda ingin tinggal bersama?" tanya Lee Byeol terkejut
"Aku tahu kau terkejut, kita adalah orang asing tapi kelereng itu sangat berharga untuk ku, aku akan tenang jika selalu melihat mu di hadapan ku" ucap Hyun su
"Astaga pria ini, saya minta maaf karena memecahkan wine anda yang sangat berharga, dan terima kasih anda tidak meninggalkan saya di jalanan"
"Karena itu saya akan membiarkan anda, tapi apa?! Gumiho? tinggal bersama? berhentilah bicara omong kosong" ucap Lee Byeol
"Lihat kamu tidak mempercayai ku" ucap Hyun Su
"Tapi kau akan lebih percaya jika kau melihatnya sendiri" ucap Hyun Su
"Ingat jangan sampai pingsan" lanjut Hyun Su sambil tersenyum
"Apa-apaan pria ini?" gerutu Lee Byeol, dia akhirnya menemukan ponselnya lalu dia menekan nomer darurat di ponselnya.
Lalu Lee Byeol melirik ke arah Hyun Su
"AAARRRRGGGHHHHHH!!!!!!" Lee Byeol berteriak kencang saat melihat Hyun Su yang merubah wujudnya menjadi seekor Gumiho raksasa dengan 9 ekornya.
Lee Byeol bahkan sampai terjatuh saking terkejutnya dan akhirnya jatuh pingsan
Malam harinya Lee Byeol tersadar
"Hah mimpi aneh apa itu?" ucap Lee Byeol masih terpejam dan saat membuka mata samar-samar dia melihat seorang pria di hadapannya
Lee Byeol langsung tersadar dan menatap pria di hadapannya itu dengan mata melotot.
"Tidur mu nyenyak?" tanya Hyun Su
"Kau tampak sangat terkejut, akan aku seduhkan secangkir teh" ucap Hyun Su pada Lee Byeol
Hyun Su melangkah ke arah dapur untuk membuatkan teh.
Lee Byeol yang masih terkejut memilih kabur dari tempat itu di saat Hyun Su sedang sibuk membuat teh.
"Kau tidak keberatan minum teh Chamomile?" tanya Hyun Su sambil berbalik menghadap ke tempat Lee Byeol duduk
Tapi Lee Byeol sudah tidak ada di sana. Lee Byeol turun dari bus dan melangkah pulang.
Di perjalanan pulang Lee Byeol ketakutan dia merasa seolah-olah ada yang mengikutinya, dia pun mempercepat langkahnya agar lekas sampai.
Sesampainya di rumah Lee Byeol segera membuka pintu rumahnya dan langsung menguncinya dari dalam.
Tak lama terdengar suara gedoran di pintu Lee Byeol sungguh ketakutan
"Ya! (hei!) Nuna ini aku"
Lee Byeol yang mendengar suara itu segera membuka pintu karena ternyata itu adalah adiknya
__ADS_1
"Kamu kenapa?" tanya adik Lee Byeol
"Ya Byeong-ah dengarkan nuna"
"Hmmm ada apa?" ucap Lee Byeong
"Tadi aku bertemu seekor Gumiho"
Lee Byeong yang mendengar ucapan kakaknya seketika memasang wajah datarnya
"Byeong-ah nuna serius, karena kau adalah atlet panah bisakah kau memanah Gumiho itu jika kamu bertemu dengannya" ucap Lee Byeol
"Byeong-ah aku.... " Lee Byeol tak melanjutkan ucapannya karena melihat adiknya itu sudah siap dengan busur dan anak panah berbentuk tangan mengepal.
Dia hendak memanah kakaknya menggunakan itu
"Nuna sebaiknya kau segera tidur, atau aku akan memanah mu dengan ini" ancam Byeong
Lee Byeol mengangkat kedua tangannya sebagai tanda menyerah
"Oke oke nuna akan berhenti" ucap Lee Byeol dan segera pergi ke kamarnya
"Hais tidak akan ada yang mempercayai ucapan ku" gerutu Lee Byeol
"Tapi kenapa Gumiho itu hanya diam saja?" ucap Lee Byeol bertanya-tanya
Sementara itu di rumahnya Hyun Su tengah duduk dengan tenang sambil menyeruput tehnya.
Keesokan harinya Lee Byeol tengah melangkah menuju kampusnya sambil memikirkan kejadian kemarin.
"Dunia ini sangat damai, tapi kenapa aku malah bertemu dengan seekor Gumiho? mungkin ini hanya mimpi buruk" ucap Lee Byeol dalam hati
Sesampainya di halaman kampus, karena tak fokus dengan jalan di depannya Lee Byeol tidak sengaja menabrak seorang pria kemudian terjatuh.
Pria itu membantu Lee Byeol bangun tiba-tiba kelereng yang berada di dalam tubuh Lee Byeol menyala, kelereng itu memancarkan warna merah.
Mendadak perut Lee Byeol terasa sangat sakit
"Kau tidak apa-apa?" tanya pria yang di tabrak Lee Byeol
"Iya saya baik-baik saja" ucap Lee Byeol sambil menahan sakit
"Tapi anda terlihat kesakitan"
"Saya baik-baik saja, saya permisi maaf sudah menabrak anda" ucap Lee Byeol lalu dia pergi dari sana
Tak lama akhirnya Lee Byeol tiba di gedung kampus. Wajahnya nampak sangat pucat dan tubuhnya lemas.
"Byeol-ah apa yang terjadi pada mu?" tanya Chang Mi.
.
.
.
__ADS_1