
Hyun Su langsung turun dan mengejar langkah mereka, pria berjaket hitam itu hendak mengambil sesuatu dari dalam kantongnya.
.
.
Hyun Su Yang melihat itu mempercepat langkahnya, orang berjaket hitam itu semakin mempercepat langkahnya.
Dan....
"Permisi" panggil pria berjaket hitam itu, pria itu melepas topinya. Melihat hal itu Hyun Su pun menghentikan langkahnya.
"Ya?" ucap Lee Byeol
"Boleh aku bertanya, apakah anda tahu tempat ini?" tanya Pria itu sambil memperlihatkan alamat di ponselnya pada Lee Byeol
"Oh seharusnya ke arah sana" ucap Lee Byeol sambil menunjuk arah jalannya
"Oh baiklah, terima kasih" ucap Pria itu
"Sama-sama"
Pria itu melangkah ke arah yang di tunjuk Lee Byeol sedangkan Lee Byeol melanjutkan langkahnya.
Setelah memastikan Lee Byeol aman, Hyun Su kembali ke mobilnya. Beberapa menit kemudian Hyun Su sudah lebih dulu tiba di rumah.
Dia menghidupkan lampu lalu melangkah dengan lesu, netranya melihat pintu kamar Lee Byeol yang sedikit terbuka.
Hyun Su melangkah ke kamar Lee Byeol lalu masuk ke dalam, Lee Byeol masih belum sampai di rumah.
Nampak kamar yang di tempati Lee Byeol cukup berantakan.
Di tempat lain
Saat ini Lee Byeol ada di restoran daging, ternyata Lee Byeol tidak langsung pulang dia masih mampir ke restoran.
Brakk
Chang Mi meletakkan sumpitnya dengan kasar di meja, lalu dia menenggak sojunya.
"Kim Ye Joon Brengsek! aku benar-benar malu pernah tertarik padanya" ucap Chang Mi yang marah
"Jangan pernah menjawab telpon darinya lagi" ucap Chang Mi pada Lee Byeol
"Cecunguk sialan itu aku benar-benar ingin menendang bokongnya! Hah... Hufff..." Chang Mi diam setelah puas memaki Kim Ye Joon
"Apa ada ujian mengumpat? jika benar ada kamu akan dapat juara 1" ucap Myung Sik mengejek Chang Mi
Chang Mi menanggapinya dengan santai, dia tersenyum lalu memakan dagingnya
"Kamu kenapa? Kenapa Wajah mu murung?" Tanya Myung Sik pada Lee Byeol
__ADS_1
"Bahkan kamu tidak menyentuh sedikitpun dagingnya, biasanya kamu tidak begitu" ucap Myung Sik
"Kamu masih kesal? haruskah aku menghajarnya? kamu tahukan saat aku SMA pernah ikut Taekwondo" ucap Myung Sik dan Lee Byeol pun tersenyum
"Ya! (hei!) kamu minta di tendang? kamu lah yang membuat Lee Byeol kesal. Berhentilah bersikap seolah-olah kamu peduli" Ucap Chang Mi
"Sejujurnya aku kesal...." ucap Myung Sik
"Maksud ku Akhir-akhir ini kita bertiga jarang berkumpul. Kamu tidak minum bersama kita lagi, kamu juga buru-buru pulang"
"Aku marah karena satu hal, tapi aku juga menghawatirkan sesuatu yang buruk mungkin terjadi pada mu"
"Tidak, tidak terjadi hal buruk apapun" ucap Lee Byeol
"Lihat, kamu menghindar lagi. Ada banyak hal yang ingin aku tanyakan pada mu, tapi aku akan menunggu"
"Ini menyebalkan, tapi aku akan menunggu sampai kau memberitahu ku. Itu yang di lakukan teman sejati" ucap Myung Sik
"Kamu bersikap norak" ucap Chang Mi
"Makan saja makanan mi ucap Myung Sik pada Chang Mi
"Ya ya akan aku makan, emmm ini terlihat enak" ucap Chang Mi lalu memakan dagingnya
1 jam kemudian Lee Byeol tengah melangkah menuju rumah Hyun Su, lalu Lee Byeol memilih duduk di bangku taman saat lewat di sana.
"Ini aneh, Myung Sik dan aku sudah berbaikan. Dan aku tidak tersinggung karena aku tidak mengharapkan apapun dari Kim Ye Joon Sunbae" ucap Lee Byeol dalam hati
Beberapa menit kemudian Lee Byeol bangun dari tempatnya dan melanjutkan langkahnya menuju rumah Hyun Su.
Lee Byeol tiba di depan rumah Hyun Su
"Samchon mungkin menganggap ku hanya sebagai orang yang membuat kontrak dengannya atau hanya kemalangan yang terjadi padanya. Mungkin aku bukan siapa-siapa baginya. Memikirkan itu membuat ku stress" ucap Lee Byeol dalam hati
Di dalam rumah, Hyun Su menunggu Lee Byeol yang tak kunjung pulang padahal hari sudah malam.
Hyun Su khawatir pada Lee Byeol, Hyun Su sedang duduk di ruang keluarga dan menunggu Lee Byeol.
Hyun Su juga sudah mengirim pesan dan menelpon Lee Byeol tapi Lee Byeol tak membalas pesannya atau pun menjawab panggilannya.
"Kemana dia?" Gumam Hyun Su
Hyun Su yang merasa khawatir pun pergi ke ruang kerjanya untuk mengambil mantel dan kunci mobilnya, dia berniat mencari Lee Byeol
Setelah itu Hyun Su keluar dari rumahnya dia menuju ke garasi mobilnya, Hyun Su membuka pintu mobilnya.
Tapi di saat dia membuka pintu mobilnya dia melihat seseorang sedang duduk di pintu gerbang rumahnya. Posisinya dia ada di dalam gerbang bukan di luar gerbang.
Hyun Su menutup kembali pintu mobilnya dan melangkah ke gerbang.
"Byeol-ssi?" Ucap Hyun Su
__ADS_1
Wajah Hyun Su nampak sangat khawatir
Lee Byeol menoleh sekilas ke arah Hyun Su lalu dia kembali menunduk.
"Sedang apa kamu disini? kenapa duduk di luar?" Tanya Hyun Su
"Samchon... Aku duduk di sini seperti ini sejak pukul 22.00 tepat, jadi secara teknis aku tidak melanggar jam malam"
"Apa itu penting sekarang? aku bilang sedang apa kamu di sini?" Tanya Hyun Su dengan nada cemasnya
Lee Byeol tak menjawab
Hyun Su membuka mantelnya lalu dia menyelimuti Lee Byeol dengan mantelnya, dan dia berjongkok di depan Lee Byeol
"Kamu bilang tidak akan membuat ku khawatir" ucap Hyun Su
"Maafkan aku" ucap Lee Byeol tak enak
"Aku hanya tidak ingin pulang dengan kondisi seperti ini, aku sangat ingin minum Soju. Tapi aku tidak meminumnya karena aku sudah berjanji tidak akan melakukannya" ucap Lee Byeol
"Daging sapi sangat cocok jika dengan Soju" lanjut Lee Byeol
"Apa terjadi sesuatu, Byeol-ssi?" tanya Hyun Su
"Samchon..." panggil Lee Byeol
"Hmm?"
"Kamu bilang aku tampak jujur pada diri ku sendiri setiap saat dan kamu suka kejujuran ku, jadi aku akan jujur pada mu"
"Kamu telah bertemu banyak orang dan sudah mengalami banyak hal. Jadi aku yakin tidak akan sulit bagimu"
"Tapi tidak bagi ku, aku kebalikan dari keren. Kita seharusnya hanya dua orang yang tinggal bersama karena kontrak tapi aku tidak bisa memisahkan urusan pribadi dan pekerjaan karena aku tidak sekeren diri mu"
"Maksud ku adalah apapun pendapat mu tentang ku, kamu istimewa dan penting bagi ku. Sangat istimewa sampai aku bisa merelakan segalanya"
Hyun Su nampak terkejut saat mendengar ucapan Lee Byeol sedangkan Lee Byeol memalingkan wajahnya setelah mengatakan semuanya.
"Kebohongan tidak bisa mengalahkan kejujuran, tidak akan pernah" ucap Hyun Su dalam hati
"Nado.... (Aku juga....) Hyun Su menjeda kalimatnya
Lee Byeol terkejut mendengar ucapan Hyun Su. Dia menoleh ke arah Hyun Su
"Byeol-ssi, kamu... Juga istimewa bagiku" ucap Hyun Su
Lee Byeol sangat terkejut mendengar ucapan Hyun Su, mereka saling bertatapan cukup lama.
.
.
__ADS_1
.