
Di tempat lain
Saat ini Hyun Su tengah berada di cafe, dia tengah sibuk mengerjakan pekerjaannya.
Di tengah-tengah kesibukannya, Hyun Su memikirkan Lee Byeol. Hyun Su mengambil ponselnya kemudian mengetikkan sesuatu.
[Byeol-ssi, bisakah kita bicara setelah kamu selesai dengan kencan buta mu? apakah aku keterlaluan mengatakan kamu seperti keponakan ku?] Tulis Hyun Su, tapi tak lama dia menghapus pesan itu dan mengetik kata yang berbeda.
[Apa kencan buta mu...?] Tulis Hyun Su.
Hyun Su belum selesai menulis pesannya, dia masih memikirkan apa yang akan dia tulis selanjutnya dan apakah dia akan mengirim pesannya pada Lee Byeol.
Di saat Hyun Su tengah fokus ke layar ponselnya, tiba-tiba seorang pekerja cafe tidak sengaja menyenggol Hyun Su.
Hyun Su langsung menoleh ke arah perempuan yang menyenggolnya.
"Maafkan aku" ucap pekerja cafe sambil sedikit menundukkan kepala
"Tidak apa-apa" jawab Hyun Su sambil tersenyum.
Hyun Su kembali pada ponselnya, dia terkejut karena pesan tak lengkap itu terkirim pada Lee Byeol.
Hyun Su bingung apa yang harus dia lakukan, dia nampak menyesal karena sudah mengetik di ruang obrolan.
Hyun Su terus menatap ponselnya kemudian dia memejamkan matanya, nampak frustasi.
"Hah..." helaan nafas Hyun Su terdengar.
Di saat Hyun Su tengah merenungi apa yang terjadi, Lee Byeol dan teman kencannya melangkah ke sebuah cafe.
"Apa cafe ini yang sering kamu kunjungi?" Tanya pria itu
"Iya, kamu mau masuk lebih dulu? aku harus menelpon sebentar" ucap Lee Byeol
"Baiklah kalau begitu" ucap Dae-Seong lalu melangkah masuk ke dalam cafe.
Lee Byeol menghubungi seseorang, yang tak lain adalah Hyun Su. Hyun Su yang melihat Lee Byeol menelponnya nampak terkejut kemudian dia mengangkat panggilan dari Lee Byeol
"Halo"
"Aku membaca pesan mu, aku tidak mengerti ap maksud mu. Apakah kamu bertanya apakah kencan buta ku berjalan lancar?" tanya Lee Byeol
"Tidak, bukan begitu. Sebenarnya ada yang mengusik pikiran ku" ucap Hyun Su
"Mengusik mu? kenapa? kamu pikir aku melakukan hal aneh di sini?" tanya Lee Byeol
"Apa?" tanya Hyun Su
"Aku baik-baik saja. Aku bahkan terus berbincang seolah-olah ini bukan pertama kalinya dan aku menunjukkan respons positif. Jadi semuanya berjalan baik" ucap Lee Byeol
"Samchon, walupun aku mungkin terlihat terlalu muda untuk mu tapi aku cukup populer di sini. Semuanya berjalan lancar"
"Kalau begitu, aku akan melanjutkan kencan buta ku. Sampai jumpa di rumah"
Tut tut
__ADS_1
Hyun Su meletakkan kembali ponselnya, sejak tadi Lee Byeol lah yang terus bicara dan dia tidak mengatakan apapun.
Tak lama kemudian Lee Byeol masuk ke dalam cafe, dia melangkah mencari teman kencan butanya.
Sesaat kemudian Lee Byeol membeku di tempat saat melihat seseorang. Lee Byeol berhasil menemukan teman kencannya yang tengah duduk menunggnya.
Tapi yang membuat Lee Byeol terkejut adalah pria yang duduk di samping meja merekalah.
Pria itu adalah Hyun Su.
"Astaga, kenapa dia ada di sini?" gumam Lee Byeol
Hyun Su yang tadinya menatap laptopnya sekarang dia menatap ke depan. Dia pun cukup terkejut saat melihat Lee Byeol berdiri tak jauh dari tempatnya.
"Byeol-ssi, di sini" panggil Dae-Seong
"Ah ne" jawab Lee sambil tersenyum
Lee Byeol melangkah ke mejanya kemudian duduk di depan Dae-Seong. Sedangkan Hyun Su nampak diam saja seolah-olah mereka tidak kenal.
"Aku sudah memesankan kopi untuk mu" ucap Dae-Seong
"Ngomong-ngomong, apakah kamu terlambat masuk ke sini agar tidak perlu membayar kopi" Ucap Dae-Seong
"Tidak, aku tidak mungkin melakukan itu" ucap Lee Byeol.
Dia melirik ke arah Hyun Su karena sedikit tak nyaman dengan ucapan Dae-Seon.
"Byeol-ssi, biar kuberi nasehat sebagain senior dalam hidup" ucap Dae-Seong
"Maafkan aku, akan ku kirimkan uang untuk kopi..."
"Oh tunggu sebentar" potong Dae-Seong
Pria itu mengambil ponselnya yang berdering.
Pria itu terkejut saat melihat nama pemanggil di ponselnya, pria itu menunjukkannya pada Lee Byeol.
"Ini DDay Group, manager di sana ucap Dae-Seong pamer
Lee Byeol pun hanya bisa mengangguk.
"Halo manajer, ne ne" Dae-Seong mengangkat telponnya dan pergi keluar dari cafe.
"Ani, kenapa kamu ada di sini?" tanya Lee Byeol pada Hyun Su setelah teman kencannya pergi.
"Aku tidak bisa fokus di rumah, mungkin sebaiknya aku pergi saja" ucap Hyun Su hendak membereskan barang-barangnya
"Aniyo Aniyo, kamu tidak perlu pergi hanya karena aku" ucap Lee Byeol
"Kalau begitu, aku akan berpura-pura tidak mengenal mu. Bicaralah dengan santai tidak perlu memperdulikan ku" ucap Hyun Su
"Ne" jawab Lee Byeol
"Kenapa aku bilang semuanya berjalan lancar? sekarang dia bisa mendengar semuanya" ucap Lee Byeol dalam hati
__ADS_1
Lee Byeol nampak menyesal telah mengatakan pada Hyun Su bahwa semuanya baik-baik saja.
Tak lama kemudian teman kencan Lee Byeol kembali.
"Byeol-ssi, aku punya kabar yang sangat bagus" ucap Dae-Seong
"Apa itu?" tanya Lee Byeol seakan-akan tertarik
"Tadi itu manajer yang sangat menyukai ku" ucap Dae-Seong
"Ne" jawab Lee Byeol mendengarkan
"Dia bilang skor ku yang tertinggi di antara semua pemagang"
"Wah..." ucap Lee Byeol
"Kamu tahu apa artinya? itu artinya aku memiliki peluang tertinggi untuk menjadi pegawai tetap hahaha" ucap pria itu kemudian tertawa sangat keras
Lee Byeol nampak tak nyaman dengan hal itu, dia terus melirik ke arah Hyun Su yang diam tak berkutik.
"Ini luar biasa" ucap Dae-Seong kegirangan
"Astaga, selamat" ucap Lee Byeol
"Terima kasih banyak, maaf aku terlalu bersemangat. Kalau dipikir-pikir sekarang kamu sudah di tahun ketiga bukankah kamu harus mulai mencari pekerjaan?" ucap Dae-Seong
"Ya kamu benar, aku ingin memanfaatkan jurusan yang aku ambil dan menjadi kurator di museum" ucap Lee Byeol
"Aku yakin kamu harus belajar di luar negeri sebelum mendaftar. Tunggu, keluarga mu pasti cukup kaya" ucap Dae-Seong tertarik
"Tidak, kamu hanya keluarga biasa" jawab Lee Byeol
"Aaaa begitu rupanya" ucap pria itu sedikit kecewa
"Kalau begitu, IPK mu tinggi? boleh aku tanya berapa?" tanya Dae-Seong kembali bersemangat
"Ya begitulah" jawab Lee Byeol
"Ayolah, berapa IPK mu? berapa?" dedak Dae-Seong
"3,5"
"IPK mu 3,5?" teriak pria itu
"Apa yang akan kamu lakukan dengan IPK seperti itu?" tanya Dae-Seong dengan nada menghina
.
.
.
Setelah baca, like dan komen ya teman-teman π. Jangan lupa subscribe juga, biar makin semangat updatenya, tinggalkan jejaknya ya... πβ€.
Baca juga novel aku yang lain ya... Thank You ππ
__ADS_1