
"Sama sekali tidak, kamu jauh lebih cantik" ucap Hyun Su
.
.
.
"Hah? Benarkah?" Tanya Lee Byeol terkejut
"Aku akan setuju jika kamu bilang aku tipe yang manis, tapi aku tidak secantik itu, Samchon pasti bercanda" ucap Lee Byeol
"Aku serius" ucap Hyun Su dengan wajahnya yang sangat serius
"Aku sangat serius sekarang" ucap Hyun Su lagi
"Samchon membuatku malu" ucap Lee Byeol malu-malu
Beberapa saat kemudian
Ting
[Kenapa kamu tidak menjawab] pesan Myung Sik
"Samchon, kenap kamu tidak memakai Linee chat?" tanya Lee Byeol
"Aku tidak pernah merasa perlu menggunakannya" ucap Hyun Su
"Kurasa kamu harus menggunakannya, Aku lama membalas pesan mu, karena sekarang hampir semua orang menggunakan Linee jadi aku tidak pernah memeriksa SMS"
Hyun Su terdiam
"Tapi mulai sekarang aku akan memeriksa SMS juga" ucap Lee Byeol saat melihat Hyun Su hanya diam saja
"Kedengarannya bagus" ucap Hyun Su
"Ne?" Lee Byeol terkejut
"Kedengarannya bagus untuk belajar teknologi sejalan dengan zaman sekarang, bagaimana caranya menggunakan aplikasi pesan ini?"
"Biar aku tunjukkan" ucap Lee Byeol bersemangat
Lee Byeol menggeser kursinya ke samping Hyun Su
"Berikan ponsel mu Samchon"
Hyun Su memberikan ponselnya pada Lee Byeol, dan Lee Byeol mulai menginstall aplikasi pesan itu. Hyun Su memperhatikan bagaimana cara Lee Byeol menginstallkan aplikasi untuk dirinya .
Beberapa menit kemudian
"Sudah selesai ini..., Ah benar foto profil mu" ucap Lee Byeol menarik kembali tangannya
"Foto profil?" Tanya Hyun Su
"Benar, foto untuk profil mu"
"Aku tidak punya foto" ucap Hyun Su
"Kamu tidak punya foto?" tanya Lee Byeol tidak percaya
Lee Byeol yang tidak percaya pun memeriksa galeri ponsel Hyun Su, dan ternyata benar tidak ada satupun foto ataupun video di dalam ponsel itu
"Samchon kenapa kamu tidak punya foto?"
"Aku tidak pernah merasa perlu berfoto"
"Lalu kapan terakhir kali kamu berfoto?"
"Saat Jungjong memerintah Joseon, aku pernah meninggalkan sebuah lukisan"
"Lukisan? Hah... Ini tidak bagus" ucap Lee Byeol sambil berdiri dari tempat duduknya
__ADS_1
"Samchon biarkan aku mengambil foto mu, aku akan mengambil foto terbaik dalam hidup mu. Jadi sekarang kamu berdirilah di sana" ucap Lee Byeol
"Ayolah" rayu Lee Byeol
Hyun Su menuruti ucapan Lee Byeol, Lee Byeol pun sudah siap memotret
"Bisakah kamu tersenyum sedikit" ucap Lee Byeol pada Hyun Su yang berpose seperti sedang mengambil foto KTP
Hyun Su menyunggingkan sedikit senyumannya
"Aniyo, bukan seperti itu, seperti ini" ucap Lee Byeol sambil tersenyum manis
Hyun Su terpesona dengan senyuman Lee Byeol
[Kamu yakin dia tidak berbeda dari semua hubungan membosankan lainnya?]
Hyun Su mengingat ucapan Mi Young
"Ya, ini tidak berarti apa-apa, sama seperti biasanya, ini hubungan ceroboh lain yang akan tetap bersama untuk sementara" ucap Hyun Su dalam hati
"Samchon ayo tersenyum"
Hyun Su pun tersenyum dan Lee Byeol berhasil mengambil beberapa foto Hyun Su
"Samchon kamu harus memeriksanya" ucap Lee Byeol sambil melangkah mendekat ke Hyun Su
Lee Byeol sibuk memeriksa foto yang dia ambil sedangkan Hyun Su sibuk menatap wajah Lee Byeol
Lee Byeol menoleh ke arah Hyun Su
"Aku akan mengambil foto mu juga" ucap Hyun Su
Lee Byeol menganggukkan kepalanya sambil tersenyum, Hyun Su berdiri di posisi Lee Byeol tadi
Lee Byeol sudah siap di foto
Cekrek
Hyun Su kembali fokus dan mengambil beberapa foto Lee Byeol
"Apa aku tampak cantik? Biar aku lihat" ucap Lee Byeol menghampiri Hyun Su
"Wah aku nampak cantik daripada dilihat secara langsung..." Lee Byeol menghentikan ucapannya dan menoleh ke arah Hyun Su
Saat Lee Byeol menoleh ke arah Hyun Su , wajahnya dan wajah Hyun Su sangat dekat. Hal itu membuat Lee Byeol linglung.
Dia mundur selangkah karena terkejut, Hyun Su menoleh kearah arah Lee Byeol. Dan sesaat mereka bertatapan.
"Kita pulang sekarang" ucap Hyun Su lalu dia melangkah terlebih dahulu
"Matahari terbenam, ini karena matahari terbenam" ucap Lee Byeol
Di tempat lain
Kim Ye Joon yang saat ini ada di rumahnya sedang menatap foto profil Lee Byeol yang berganti dengan foto baru.
Foto Lee Byeol yang tersenyum lebar dengan latar belakang sungai dan jembatan Han serta sinar matahari yang kemerahan nampak sangat cantik
"Dia bersama siapa?" Tanya Kim Ye Joon dengan nada sedikit cemburu
"Hah..." Kim Ye Joon meletakkan ponselnya di meja
[Pria seperti apa yang Lee Byeol sukai?]
[Sepertinya dia juga suka pria tampan, tapi kepribadian yang paling penting, singkatnya tipe yang baik]
Kim Ye Joon mengingat percakapan dirinya dan Myung Sik saat di bioskop
Di saat Kim Ye Joon tengah galau, adiknya yaitu Kim Ye Jin muncul
"Oppa" panggilnya dengan nada centil
__ADS_1
Kim Ye Joon menoleh ke arah adiknya
"Oppa bisa beri aku uang 50.000 won saja?" Ucap adiknya dengan nada sok imut
Kim Ye Joon memutar bola matanya malas
"Aku akan jadi adik baik yang menuruti semua perkataan oppa" ucapnya masih dengan nada yang di buat seimut mungkin
"Kamu pikir kakak akan memberikannya?"
"Tidak" ucap Kim Ye Jin
"Kalau begitu pergilah" ucap Kim Ye Joon mengusir adiknya
Sang adik seketika menunjukkan kedua jari tengahnya pada sang kakak
"Dasar kau...! Kamu bilang akan menjadi adik yang baik" omel Kim
"Hanya jika oppa memberiku 50.000 won" ucap adiknya lalu dia beranjak pergi
"Hei" panggil Kim Ye Joon
Adik Kim Ye Joon berhenti melangkah dan menoleh ke arah kakaknya
"Kakak ingin bertanya" ucap Kim Ye Joon
"Apa?" tanya Kim Ye Jin
"Apa arti sebenarnya dari pria baik?" tanya Kim Ye Joon
"Sudah jelas pria berkepribadian baik" jawab Kim Ye Jin
"Apa yang harus kakak lakukan agar orang mengatakan itu kepada kakak?" tanya Kim Ye Joon
"Dalam kasus oppa..." Ucap adik Kim Ye Joon sambil berpikir
"Oppa harus terlahir kembali" ucap Kim Ye Jin
"Haiss kau... Kakak serius" omel Kim Ye Joon
"Apa aku terlihat seperti bercanda?" Tanya adik Kim Ye Joon
"Sejujurnya oppa terlihat seperti pemain wanita" Ucao Kim Ye Jin
"Mwo?(apa?), Kakak terlihat seperti pemain wanita?" tanya Kim Ye Joon
Ya, bukankah hidup sebagai pemain wanita adalah identitas utama, oppa?"
"Tunggu, pemain wanita, utama, ini rima yang bagus
π΅ Hidup sebagai pemain wanita adalah identitas utamamu π΅ adik Kim Ye Jin menyanyikan sebuah rap dengan lirik itu
Sedangkan Kim Ye Joon bersiap melempar adiknya dengan bantal sofa yang ada di dekatnya. Kim Ye Joon melemparkan bantal itu ke arah adiknya namun dengan cepat adiknya menangkis lemparan itu.
"Jangan melakukan itu lagi pada ku, oppa tidak akan memberi ku 50.000. Jangan sebut dirimu adalah kakak ku, Eeeiiiihh" Ucap adik Kim Ye Jin dan dia melangkah pergi dari sana
"Berandal kecil itu..."
Keesokan harinya di kampus
Kim Ye Joon berjalan menuruni anak tangga di kampusnya, lalu dia melihat Lee Byeol. Kim Ye Joon pu tersenyum saat melihat Lee Byeol
Sedangkan Lee Byeol sendiri saat ini sedang berpikir sambil memegang ponselnya bersiap mengirimkan pesan pada seseorang
"Ya, dia harus lebih sering menggunakannya agar terbiasa" ucap Lee Byeol
.
.
.
__ADS_1