
"Apa kau tidak penasaran? apa yang aku rasakan, apa yang aku makan, sebiru apa kelereng ku? kau tidak penasaran?" ucap Mi Young
.
.
.
"Cepat katakan 'Tolong beritahu aku' sambil berlutut" ucap Mi Young
"Kau gaduh sekali" ucap Hyun Su
"Gaduh?" tanya Mi Young tak mengerti
" Saat di Goryeo dan Joseon aku tinggal di ibu kota, bahkan sekarang aku pun tinggal di ibu kota. Kau tahu dulu pakaian yang aku pakai dulu selalu terjual habis, dan sekarang aku tidak pernah melihat seseorang yang lebih modis dari ku" ucap Mi Young serius
Hyun Su memutar bola matanya malas mendengar celotehan Mi Young
"Tunggu apa itu juga idiom?" tanya Mi Young setelah melihat ekspresi wajah Hyun Su
"Jangan bersikap seolah-olah hanya idiom yang tidak kau tahu, kau itu benar-benar bodoh" ucap Hyun Su
"Apa? hei kau..."
"Bagaimana kalau kita akhiri percakapan ini, sebentar lagi aku akan ada tamu" ucap Hyun Su sambil menatap jam tangannya
"Tamu? siapa?" tanya Mi Young
Hyun Su melangkah pergi
"Hei setidaknya beritahu aku apa itu gaduh?" tanya Mi Young pada Hyun Su yang melangkah keluar
Sesampainya di rumahnya Hyun Su keluar dari mobilnya dan melangkah hendak masuk ke dalam rumahnya, tapi dia melihat Lee Byeol.
Hyun Su dan Lee Byeol melangkah di halaman luas rumah Hyun Su.
"Permisi" panggil Lee Byeol
Hyun Su menghentikan langkahnya lalu berbalik ke belakang
"Itu... kelerengnya kan yang membuat saya sakit?" tanya Lee Byeol
"Lebih tepatnya itu karena kamu bersentuhan dengan pria yang lahir di tahun Macam" ucap Hyun Su
"Tahun macan?"
"Harimau adalah musuh alami rubah, jadi kami rentan pada energi mereka, dan itu akan lebih buruk untuk ku karena aku lahir di tahun terkutuk dan menjadi satu-satunya Gumiho jantan" jelas Hyun Su
"Pria yang lahir di tahun macan penuh dengan energi Yang jadi mereka musuh terbesar ku, apalagi kau menyimpan kelereng ku"
"Kau akan merasa sakit bersentuhan dengan pria yang lahir di tahun itu" ucap Hyun Su
__ADS_1
"Artinya aku akan sakit sampai kelereng itu keluar dari tubuh ku?" tanya Lee Byeol
Hyun Su melangkah mendekati Lee Byeol, dia menyentuh pipi Lee Byeol
"Apa yang anda lakukan?" tanya Lee Byeol
"Hanya sentuhan ku yang dapat membuat mu merasa lebih baik" ucap Hyun Su
"Omong ko... " Lee Byeol menghentikan ucapannya
Karena ternyata apa yang di katakan pria di depannya itu benar. Wajah pucat Lee Byeol kembali seperti semula.
Hyun Su tersenyum sambil menatap wajah Lee Byeol lalu dia melirik perut Lee Byeol tempat kelerengnya berada.
Hyun Su terkejut saat melihat kelerengnya, kelereng yang berwarna merah kini berubah menjadi biru.
Kelereng itu mengeluarkan sebuah kekuatan. Daun - daun di sekitar mereka naik membuat Lee Byeol hampir saja terjatuh.
Hyun Su menghentikan waktu, bola matanya berkilat berwarna biru, lalu menarik Lee Byeol yang akan terjatuh.
"Karena itulah aku meminta mu tinggal bersama ku, kupikir berguna bagi mu jika tinggal bersama ku"
Malam harinya Lee Byeol pulang dan mengemasi pakaiannya, dia mengatakan pada adiknya kalau dia punya tugas kelompok penelitian jadi dia harus menginap di rumah temannya selama beberapa minggu.
Namun Lee Byeong tak semudah itu percaya, dia curiga pada kakaknya.
"Apa kakak punya pacar? kakak akan tinggal bersama?" tuduh Lee Byeong
"Nuna benar itu omong kosong, bagaiman bisa ada pria yang menyukai mu, nuna" ejek Lee Byeong
"Tck dasar kau" ucap Lee Byeol kesal sambil melempar kaos kaki yang dia lipat pada adiknya
"Nuna merasa bersalah meninggalkan mu sendirian di sini tapi kamu malah membuat ku kesal" ucap Lee Byeol
"Kau yakin tidak apa-apa sendirian di sini?" tanya Lee Byeol
"Tidak apa-apa, aku bukan bayi lagi pula akhir-akhir ini aku jarang pulang karena harus latihan" jawab Lee Byeong
Setelah selesai berkemas Lee Byeol pergi hari itu juga, adiknya mengantar Lee Byeol keluar sambil membawa salah satu koper milik Lee Byeol.
"Semoga berhasil, ingat jangan bertengkar dengan teman mu nuna dan kurangi minum-minum" pesan Lee Byeong pada kakaknya
"Hmmm nuna akan bertahan dan kembali hidup-hidup" jawab Lee Byeol
"Kembali hidup-hidup? memangnya nuna akan pergi berperang? " tanya Lee Byeong sambil menatap wajah kakaknya
"Ya perang yang bernama tugas kelompok mahasiswa" ucap Lee Byeol berkilah
"Nuna kau konyol"
"Oh itu taksinya" ucap Lee Byeong
__ADS_1
"Byeong-ah, pastikam kamu menelpon nuna dua kali sekali jika tidak di angkat hubungi polisi" pesan Lee Byeol
"Polisi?" tanya lee Byeong bingung
"Aku hanya khawatir saja" ucap Lee Byeol
"Apa yang harus di cemaskan, wajah nuna akan menyelamatkan mu" ucap Lee Byeong
"Tck kau benar-benar menyebalkan" ucap Lee Byeol
"Nuna beli saja sesuatu untuk melindungi diri" ucap Lee Byeong
Lee Byeol masuk ke taxi, dan sebelum sampai di rumah Hyun Su dia membeli sesuatu untuk melindungi dirinya.
Sedangkan di rumahnya Hyun Su tengah membersihkan darah yang menempel di tangannya, tak lama Lee Byeol sudah tiba di rumah Hyun Su.
Lee Byeol merasakan aura yang menakutkan, dia menekan bel rumah lalu pagar terbuka dengan sendirinya.
Lee Byeol melangkah masuk ke dalam dengan takut dan tiba-tiba seekor kucing putih berbulu lebat melompat dari atas pagar membuat Lee Byeol ketakutan.
"Argghhh!" Lee Byeol berteriak
"Hah itu mengejutkan ku" ucap Lee Byeol yang terkejut
Lee Byeol melanjutkan langkahnya sambil membawa kopernya, sesampainya di halaman rumah Lee Byeol melihat ke sekelilingnya.
Aura di tempat itu sungguh menakutkan dan tiba-tiba Hyun Su sudah ada di hadapan Lee Byeol
"Arghhh" teriak Lee Byeol yang lagi-lagi terkejut
"Kenapa anda tiba-tiba muncul begitu? bukankah barusan anda tidak ada di sini?" tanya Lee Byeol
"Aku menggunakan teleportasi ku" ucap Hyun Su dengan santainya
"Ohh... tapi kenapa anda tiba-tiba melakukan itu?" tanya Lee Byeol yang masih ketakutan
"Aku ingin membantu mu membawa koper" ucap Hyun Su lalu mengambil alih koper milik Lee Byeol dan melangkah masuk ke dalam rumah
"Dia baik sekali sampai hampir membuat ku pingsan" ucap Lee Byeol
Sesampainya di dalam rumah Hyun Su memberitahu letak kamar Lee Byeol
"Kamu bisa gunakan kamar itu" ucap Hyun Su sambil menunjuk pintu kamar
"Baik" jawab Lee Byeol lalu dia membawa kopernya menuju kamar
"Tunggu dulu" ucap Hyun Su
.
.
__ADS_1
.