
"Apanya yang sepenuhnya?" Tanya Lee Byeol yang tiba-tiba muncul dan duduk di salah satu kursi
.
.
.
"Kamu dan Kim... argghh..!!" Ucapan Myung Sik terpotong karena Chang Mi dengan cepat menginjak kaki Myung Sik
"Dia....dia sepenuhnya ingin makan Odeng, kamu mau ikut makan itu juga?" Tanya Chang Mi pada Lee Byeol
"Tentu"
"Ayo kita pergi" ucap Chang Mi
Lee Byeol melangkah lebih dulu di ikuti Chang Mi yang melotot ke arah Myung Sik
"Hisss..." Keluh Myung Sik yang kesakitan karena kakinya di injak Chang Mi
Myung Sik pun bangun dengan kaki kesakitan
Di tempat lain, tepatnya di kantor tempat Hyun Su bekerja
"️Baiklah sekian hari ini, sampai jumpa di rapat selanjutnya" Ucap Hye Jin
Beberapa karyawan sudah keluar dari ruang rapat dan hanya menyisakan Hye Jin dan Hyun Su yang masih membereskan barang-barangnya
Tak lama kemudian Hyun Su sudah membereskan semu barang-barangnya dan hendak melangkah keluar
"Permisi pak Kim" panggil perempuan itu
Mau tak mau Hyun Su berhenti melangkah dan berbalik menatap ke arah perempuan itu
"Itu... Anda tahu, kita harus segera pergi untuk studi lapangan, jadi bagaimana jika kita membahas jadwal" ucap Hye Jin malu-malu
"Sambil makan malam dengan ku kapan-kapan?" Lanjut perempuan itu
Rupanya Hye Jin belum menyerah juga untuk menarik perhatian Hyun Su walaupun sudah di tolak berkali-kali
"Lain kali saja" tolak Hyun Su lagi dan hendak pergi
"Tunggu, saya ingin memastikan kapan tepatnya lain kali itu?" tanya Hye Jin
Hyun Su menghela nafas
"Saya pikir dengan menolak mu secara halus adalah cara saya menunjukkan sopan santun. Tapi mungkin saya harus memperjelasnya." ucap Hyun Su
"Saya tidak ingin makan malam dengan anda" Ucap Hyun Su tegas
"Apa?" Tanya perempuan itu
"Saya merasa tidak nyaman makan dengan orang lain" ucap Hyun Su menolaknya, setelah itu dia sedikit mengangguk sekali untuk berpamitan dan pergi dari sana
Perempuan itu lemas mendengar penolakan Hyun Su, dia sampai harus berpegangan pada kursi.
"Itu menyakitkan" ucapnya sambil menyentuh dadanya yang nyeri akibat penolakan Hyun Su
__ADS_1
Di restoran
"Kamu kenapa ? apa kamu tidak suka?" Tanya Chang Mi
"Jika tidak suka pesanlah yang lain" ucap Chang Mi
"Kenapa? apa kamu masih menghawatirkan teman mu semalam?" Tanya Myung Sik sambil tersenyum usil
"Apa?" Tanya Lee Byeol
"Jadi, apa teman mu itu sudah mengakui kalau dia menyukai pria itu?" tanya Myung Sik
"Dia menyukainya? Tidak mungkin dan tidak akan pernah" ucap Lee Byeol
"Ooohhh" jawab Myung Sik sambil tersenyum tak percaya dengan ucapan Lee Byeol
Di perjalanan, Hyun Su mengingat tingkah laku Lee Byeol yang seakan-akan tengah menghindarinya
Hyun Su menepikan mobilnya lalu mengambil ponselnya dan mengirimkan pesan pada Lee Byeol
Beberapa menit kemudian
Lee Byeol mengambil ponselnya yang dia letakkan di meja. Lee Byeol membuka pesan-pesan yang masuk ke ponselnya, lalu membacanya dan sesaat kemudian dia melototkan matanya saat melihat pesan dari Hyun Su
[Aku akan lewat di kampus mu, haruskah aku kesana?] Tanya Hyun Su
"Hahh...!" Lee Byeol langsung pergi keluar
Drttt drttt
"Ya Byeol-ssi?" Jawab Hyun Su yang baru saja sampai di rumah
"Iya"
"Yah sayang sekali" ucap Lee Byeol kecewa
"Apa?" Tanya Hyun Su
"Aku berencana menabung ongkos bus ku" ucap Lee Byeol beralasan
"Kalau begitu apa kamu akan menunggu di sana?" Tanya Hyun Su sambil berbalik keluar
"Aku masih ada di sekitar kampus mu, jadi aku akan segera sampai" ucap Hyun Su
"Oke" ucap Lee Byeol sambil tersenyum
"Baiklah, sampai jumpa di kampus"
️Lee Byeol mematikan panggilannya dan kembali ke dalam restoran Odeng untuk mengambil tasnya sekalian berpamitan pada kedua temannya
"Teman-teman aku harus segera pergi" ucap Lee Byeol dengan buru-buru sambil mengambil tasnya
"Hei kami sudah selesai, kita pulang bersama" ucap Chang Mi
"Tidak, aku harus menemui seseorang. Sampai jumpa besok" ucap Lee Byeol dan segera pergi dari sana dengan terburu-buru
"Siapa yang ingin dia temui sampai terburu-buru seperti itu? apakah mungkin Lee Byeol berkencan dengan Kim Ye Joon Sunbae?" Tanya Myung Sik
__ADS_1
"Astaga... Ya! (hei!) hentikan membahas Kim Ye Joon Sunbae. Mungkin kamu yang menyukai dia" omel Chang Mi
"Tapi aku rasa aku benar" ucap Myung Sik
"Sudahlah, jika sudah selesai aku akan pergi les" ucap Chang Mi beranjak dari tempat duduknya
"Hei kamu mau tumpangan? hari ini aku bawa mobil" ucap Myung Sik dengan bangga
"Kamu bawa mobil kakak mu lagi? kamu belum membuangnya?" tanya Chang Mi
"Untuk apa aku membuangnya? mesinnya masih berfungsi dengan baik. Dan ya mobil itu sekarang milik ku bukan milik kakak ku itu milik ku, dia memberikannya pada ku" ucap Myung Sik sambil tersenyum bangga
"Kakak mu tidak memberikannya pada mu tapi dia membuangnya pada mu" ucap Chang Mi
"Sudahlah, aku tidak perlu tumpangan mu" ucap Chang Mi lalu dia mengambil tasnya
"Kamu yakin kamu tidak cemburu? karena sekarang aku adalah pemilik mobil?" ejek Myung Sik
"Hah... aku benar-benar ingin menendang mu sekarang!" ucap Chang Mi sambil mengangkat kaki kanannya membuat Myung Sik terkejut
Chang Mi melangkah keluar dari restoran
"Waahh... dia benar-benar cemburu" ucap Myung Sik sambil tersenyum senang
Di tempat lain
Saat ini Hyun Su sudah tiba di kampus Lee Byeol. Hyun Su memarkirkan mobilnya tak jauh dari gedung jurusan Lee Byeol.
Tok tok tok
Seseorang mengetuk kaca mobil Hyun Su. Hyun Su tersenyum dia kira orang itu adalah Lee Byeol, tapi saat Hyun Su menoleh ke arah orang itu ternyata orang itu bukanlah Lee Byeol.
Bibir Hyun Su yang tadinya tersenyum seketika berubah, orang itu langsung membuka pintu mobil Hyun Su dan langsung duduk di sebelah Hyun Su.
"Antarkan aku ke Lotte Hotel, ah apa aku sudah bilang kalau aku tinggal di hotel? aku tinggal di kamar Suite di sana" ucap orang itu
"Tidak penting, turun sekarang" ucap Hyun Su dingin
"Wae? kamu datang ke sini untuk menjemput ku kan?" tanya orang itu sambil tersenyum
"Kau tahu itu tidak benar" jawab Hyun Su
"Aku tidak percaya Kim Hyun Su yang hebat datang untuk menjemputnya, sekarang Lee Byeol bahkan tampak lebih luar biasa" ucap orang itu
Sedangkan Hyun Su sibuk mencari Lee Byeol, apakah gadis itu sudah ada di sekitar sana atau tidak
"Tapi sangat mengecewakan, aku memberimu nasehat itu dari lubuk hati ku. Kita tidak akan pernah berakhir bahagia setiap kali mulai memiliki perasaan"
"Sudah aku bilang jangan biarkan perasaan remeh itu merusak hidup mu, kamu memutuskan untuk mengabaikan itu?" tanya orang itu
"Aku tidak pernah mengabaikan apapun, sejak awal aku tidak pernah menyukainya" ucap Hyun Su
"Kau yakin dia tidak berbeda?" tanya orang itu
.
.
__ADS_1
.