
"Dari pada mengenakan ini, bagaimana jika kamu pakai kaos merah bata yang bergambar babi itu?" ucap Hyun Su
.
.
.
"Kaos merah bata?" tanya Lee Byeol
"Ne, kaos yang kamu kenakan saat nonton tv kemarin, kamu harus pergi dengan itu" ucap Hyun Su
"Itu sedikit lebih norak, ada bekas kotoran makanan dan lubang-lubang di baju itu" ucap Hyun Su
"Bagaimana mengatakannya ya?" Pikir Hyun Su dalam hati takut membuat Lee Byeol tersinggung
"Kau tampak cukup buruk dengan pakaian itu" ucap Hyun Su
"Aaaa begitu rupanya, kalau begitu akan ku pakai itu saat pergi dengannya nanti" jawab Lee Byeol sambil tersenyum
"Dan kau akan terlihat jauh lebih menyebalkan jika pakai sandal lusuh, dia mungkin akan menganggap mu sangat menyebalkan" ucap Hyun Su lagi sambil tersenyum
"Begitu rupanya, terima kasih atas nasihat mu Samchon" jawab Lee Byeol
"Ayo kita pergi sekarang" ajak Hyun Su
"Ne"
Hyun Su melangkah keluar, sedangkan Lee Byeol berhenti sejenak
"Kenapa aku agak kesal ya?" Tanya Lee Byeol
"Cepatlah Byeol-ssi" panggil Hyun Su
"Ne"
Lee Byeol berlari menyusul Hyun Su
Di rumah makan
"Samchon aku akan menunjukkan lambang dari kerakusan, aku harap kamu tidak keberatan melihatnya" ucap Lee Byeol
Hyun Su menganggukkan kepalanya sambil tersenyum pada Lee Byeol
"Jika itu sangat mengganggu hentikan saja aku" ucap Lee Byeol
"Baiklah" jawab Lee Byeol
Lee Byeol mulai mengambil semur iga lalu meletakkanya di piringnya
"Ini adalah restoran terbaik di kampus kami, tapi seenak apapun itu jika aku makan ini dengan berantakan bukankah aku akan terlihat buruk? lihat ini Samchon"
Lee Byeol mulai makan dan terlihat sangat rakus namun Hyun Su menatap hal itu biasa saja
Beberapa menit kemudian
"Byeol-ssi" panggil Hyun Su
__ADS_1
"Hmmm?"
"Kenapa kamu tidak makan Jjajangmyeon saja?"
"Ne?" tanya Lee Byeol tak mengerti
"Aku melihat mu makan Jjajangmyeon beberapa hari yang lalu, saus berlumuran di mulut mu dan kau menyeruput mie dengan sangat keras, itu mungkin lebih menyebalkan dari pada hidangan ini" ucap Hyun Su
"Ohhh begitu"
"Kamu juga menggigit acar mu dan menaruh sisa acar yang kamu gigit di piring mu lalu mengambil acar lain dan kamu mengulangi hal itu berkali-kali" ucap Hyun Su
"Itu cukup egois jadi aku pikir itu sangat menjengkelkan" lanjut Hyun Su
"Oke, terima kasih usulan mu Samchon" ucap Lee Byeol sambil tersenyum namun setelah itu wajahnya berubah tiba-tiba dia kembali tersadar dengan kelakuannya dan menutupi piringnya yang berantakan
Setelah itu mereka pergi ke cafe
"Terima kasih sudah membantu ku Samchon" ucap Lee Byeol
"Ne, senang bisa membantu mu" jawab Hyun Su sambil tersenyum
Lee Byeol mengambil cangkir berisi kopi panasnya dan mulai menyeruput perlahan
"Huhhh panas"
Hyun Su memperhatikan cara minum Lee Byeol
"Benar, saat kamu minum minuman panas kamu cenderung banyak menyeruput, kurasa kamu juga harus menunjukkan perilaku tidak sopan itu, kamu juga harus menelpon teman mu saat sedang bersamanya"
"Huhhh"
Wajah Lee Byeol terlihat murung
"Wae? (kenapa?)" tanya Hyun Su
"Setelah mendengar semua perkataan mu sepertinya aku tidak perlu berusaha keras" ucap Lee Byeol
"Aaa aku...." Hyun Su menjadi tidak enak pada Lee Byeol
"Aku hanya harus menjadi diri ku sendiri, aku adalah inkarnasi manusia dari kata 'Tidak di Sukai' "
"Bukan itu maksud ku..., Maafkan aku Byeol-ssi, seharusnya aku fokus membantu...."
"Aniyo" Lee Byeol menyela ucapan Hyun Su
"Kalau begitu, haruskah kita pulang?" Tanya Lee Byeol lalu dia langsung keluar dari cafe dan Hyun Su menyusul Lee Byeol.
Mereka berdua menyusuri jalanan dengan berjalan kaki, setelah beberapa menit berjalan Lee Byeol melihat sebuah tempat panahan
"Oh boneka" ucap Lee Byeol bersemangat dan langsung melangkah ke stand itu
Dari kejauhan Hyun Su mengamati area stand panahan lalu dia melangkah menghampiri Lee Byeol
"Kamu mau mencobanya?" tanya Hyun Su
"Tidak, sebenarnya akan sulit mendapatkan poin 10"
__ADS_1
"Benarkah?" tanya Hyun Su
Ne, adik ku atlet panahan dan dia pernah mencobanya tapi dia bilang itu tidak seperti panahan asli" ucap Lee Byeol
Lalu Lee Byeol menoleh ke sampingnya dan ternyata Hyun Su sudah tidak ada di sana tapi dia sudah berada di depan target panahan bersiap memanah
Lee Byeol melangkah menghampiri Hyun Su, dengan lengan baju tergulung Hyun Su mulai mengangkat busurnya lalu dalam sekejap melesatkan anak panahnya
Anak panah melesat tepat sasaran membuat Lee Byeol yang berdiri di sampingnya terkejut
"Mwoya?" ucap Lee Byeol
* Mwoya artinya Apa-Apaan. Terkadang juga bisa menjadi reaksi (baik ataupun buruk) terhadap sesuatu tergantung situasinya *
Hyun Su mengambil anak panah dan mengangkat kembali busurnya, sekali lagi anak panah tepat sasaran di angka 10
"Wahh..! Wah..!" Lee Byeol lagi-lagi terkejut sekaligus kagum, Hyun Su terlihat sangat tampan dan keren
Tersisa satu anak panah lagi, Lee Byeol menunggu dengan harap-harap cemas karena jika anak panah terakhir tepat sasaran lagi dia akan mendapatkan boneka yang dia mau
Syuuttt...
Anak panah terakhir tepat sasaran Lee Byeol
"Wahhhh...." Teriak kagum orang-orang di sana sambil bertepuk tangan melihat aksi Hyun Su yang sangat keren
"Wahhh..... Daebak..! Kamu sangat hebat Samchon" ucap Lee Byeol sambil bertepuk tangan
Hyun Su melangkah mendekati Lee Byeol lalu menundukkan sedikit tubuhnya kemudian berbisik
"Seperti yang pernah aku katakan, dahulu di Joseon aku pernah bertugas sebagai perwira militer" bisik Hyun Su
"Ahhh benar benar kamu pernah bertuga" ucap Lee Byeol sambil tersenyum
Hyun Su tersenyum bangga lalu mereka melangkah ke tempat pemilik panahan untuk mengambil hadiah mereka
"Ini hadiah kalian" ucap pemilik stand sambil memberikan tas paper bag berisi sebuah boneka kelinci yang tersenyum lebar
"Terima kasih" ucap Hyun Su sambil menerima paper bagnya
"Maaf karena sudah menyakiti mu" ucap Hyun Su memberikan paper bagnya pada Lee Byeol
"Kamu mau membujuk ku dengan boneka ini?" Tanya Lee Byeol dengan wajah datarnya
"Kalau kamu pikir aku bisa terbujuk dengan ini..." Lee Byeol menjeda kalimatnya
"Kamu benar sekali Samchon" ucap Lee Byeol dengan semangat sambil tersenyum lebar
Hyun Su langsung tersenyum mendengar ucapan Lee Byeol. Lee Byeol mengambil bonekanya dari dalam paper bag.
"Wahh imut sekali..." Ucap Lee Byeol
.
.
.
__ADS_1