
Paginya ketikan Michelle tidur dia merasakan sesuatu yang berat di perut dan kakainya, ia pun merabanya dan menemukan tangan laki laki yang sedang memeluknya, ia kaget lalu menyingkurkan tangan dan kaki Marcel dari tubuhnya. lalu ia melihat ke belakang dan medapati Marcel tidur di sampingnya sambil memeluknya
"Aaaaaaahhhhhhhh" teriak Michelle pas di depan muka Marcel sambil mendudukan dirinya lalu menarik selimut hingga ke dada. Marcel yang mendengarnya membuka matanya
"apa sih pagi pagi udah berisik!!!" ucap Marcel sambil mengejapkan matanya lebar
"kak Marcel kenapa tidur di sini trus kenapa tidur nya meluk aku"
"atau jangan jangan kak Marcel udah macem macemin aku ya semalem" ucap Michelle sambil menutupi badanya dengan selimut
"apa sih aku aja cuman meluk kamu doang kok lagian siapa suruh pake baju gituan aku juga belum apa apain kamu " jawab Marcel sambil meniduru kembali tubuhnya dan menarik selimutnya sampai ke kepala
"pas aku buka lemarinya baju tidurnya cuman kaya gini semuanya koper aku juga masih ada di mobilkan, Tapi bener kan belum di apa apain" ucap Michelle sambil memeriksa baju tidurnya
"belum lah emang kamu mau aku apain nanti juga kalo aku mau itu tinggal aku lakuain aja tampa persetujuan dari kamu"
"udah aku mau lanjutin tidurnya semalem aku tuh ga bisa tidur gara gara kamu udah jangan ganggu aku lagi"ucap Marcel sambil melanjutkan tidurnya yang terganggu
"gara gara aku emang kenapa" ucap Michelle lagi tapi tidak ada jawaban dari Marcel lalu Michelle langsung ke kamar mandi membersih kan tubuhnya
tiga puluh menit kemudian Michelle keluar dari kamar mandi dan melihat Marcel masih tidur di bawah selimutnya
"uuhhh dasar kebo" ucap Michelle dalam hati sambil mengeringkan rambutnya setelah rambutnya kering dia langsung turun ke dapur untuk membuat sarapan, ketika dia membuka kulkas dia hanya menemukan dua butir telur dan beberapa sayuran
"mau masak apa ya gak ada apa apa lagi" ucap Michelle sambil memikirkan ingin masak apa dan Michelle memetuskan membuat telur ceplok dan sayur capcay, Selesai masak Michelle belum melihat Marcel keluar dari kamarnya lalu dia naik ke kamarnya lagi dan benar saja dia melihat Marcel masih tidur
"kak kak Marcel ayo bangun " ucap Michelle sambil menepuk pelan pipi Marcel
__ADS_1
"lima menit lagi" ucap Marcel dengan suara seraknya sambil menarik kembali selimutnya
"kak ayo bangun ini udah mau siang nanti sarapanya keburu dingin"
"buru kak bagun bangun kak Marcel" sambil terus mengoyang goyangkan tubuh Marcel
"jam berapa" ucap Marcel sambil mendudukan dirinya
"jam 8 ayo kak bangun jangan tidur lagi" ucap Michelle sambil menarik selimut dari Marcel
"iyah bawel bikinin aku kopi" ucap Marcel sambil berjalan ke kamar mandi
"iyah " ucap Michelle sambil berjalan keluar kamar
"gini ya rasanya jadi istri setiap hari harus gini terus gak nyangka aku baru lulus udah jadi ibu rumah tangga" ucap Michelle dalam hati sambil menuruni tangga
"ya sedikit kadang aku membantu ibuku masak " ucap Michelle sambil menaruh kopinya di hadapan Marcel
"segini cukup kak" tanya Michelle sambil menunjukan nasi di piring yang dia pegang. Marcel pun mengangguk
" jangan pangil aku " kak" aku ini suami mu bukan kakak kamu " ucap Marcel sambil memakan makananya
"lumayan juga masaknanya" batin Marcel sambil mengunyah makananya
" jadi aku panggil apa dong " ucap Michelle sambil mengambil makanan untuk dirinya sendiri
" terserah asalkan gak lebay" jawab Marcel sambil memasukan kembali makananya
__ADS_1
"panggilan apa ya yang gak lebay dan cocok sama kamu" ucap Michelle sambil menunjuk Marcel dengan sendok yang dia pegang
"hey turun kan sendok kamu itu" ucap Marcel sambil melotot kepada Michelle
"heheh maaf aku tuh lagi mikir " jawab Michelle menurunkan sendoknya sambil memasang wajah cegegesan, lalu Marcel melanjutkan makannya dengan tenang sedangkan Michelle sibuk dengan nama pangilan yang cocok untuk Marcel
Ditengah tengah sedang makan tiba tiba Michelle mengebrak meja makan dengan kencang sampai membuat Marcel batuk tersedak oleh makanannya karena keget
"kak pelan pelan aja makannya sampe keselek gitu" ucap Michelle sambil memberikan air minum kepada Marcel
"kamu yang buat aku kaget tiba tiba mukul meja untung aku gak mati keselek gara gara kamu emang mau kamu jadi janda muda" jawab Marcel sambil minum airnya
"jangan dong kak masa baru juga nikah kemarin udah mau jadi janda maaf ya , aku tuh udah dapet nama panggilan apa yang cocok buat kamu" ucap Michelle sambil mengunyah makananya
"ya ampun jadi dari tadi kamu mikirin nama panggilan itu sampe mau buat aku jantungan mendadak" jawab Marcel sambil geleng geleng kepala
"ya maaf aku kan udah minta maaf" ucap Michelle sambil cemberut
"jadi apa nama panggilan nya udah gak usah cembert " ucap Marcel kepada Michelle
"aku manggil kamu dengan sebutan "mas" gimana " ucap Michelle sambil tersenyum
"mas" kata Marcel
"iyah gimana cocok kan"
"kan kamu itu umurnya pasti lebih tua dari aku dan kamu itu suami aku kan banyak di luar sana adik bilang kekakanya pake sebutan mas dan istri panggil ke suaminya pake sebutan mas jadi aku boleh kan panggilnya gitu" ucap Michelle panjang lebar kepada Marcel yang dari tadi mendengarnya hanya anguk angukkan
__ADS_1