
"Hufft. Pertarungan yang ketat, tapi masih dalam kata mudah untuk aku lalui." aku bergumam pelan, ketika sedang beristirahat saat setelah menyeret mayat para Minotaur itu ke base pertama ku, karena alasan air.
Air benar benar penting, kau tahu?
Itulah kenapa aku sedikit menantikan memburu monster ini. Pasalnya, aku bisa mengubah kulitnya sebagai kantung air nanti, dan bisa membawa air dalam jumlah banyak.
Selain itu, aku ingin membuat tas agak bisa menampung lebih banyak batu sihir, terutama batu sihir berkualitas baik seperti miliki King Minotaur.
Mempertimbangkan efisiensi, aku memotong setiap lengan masing masing Minotaur, dan membuatnya sebagai bahan makanan ku selama beberapa hari ke depan. Selama tidak kehilangan terlalu banyak anggota tubuh, setiap monster yang ada di Dungeon ini akan berubah menjadi Batu Sihir.
Aku membutuhkan itu.
Jujur saja, dalam pertarungan tadi yang paling banyak berperan adalah sihir angin. Dan karena sering memakan daging burung angin, stat MP ku menjadi sangat banyak, bahkan tidak bisa dibandingkan lagi dengan yang dulu.
Tapi bahkan dengan jumlah MP yang sebanyak itu, aku masih akan kesulitan jika melakukannya dalam jangka panjang.
Seperti pertarungan tadi. Walau terlihat mudah, tapi itu adalah hasil yang tipis bagiku. Karena dalam pertarungan singkat itu, aku sangat sering, bahkan hampir selalu mengaktifkan sihir angin setiap pertarungan. Entah itu untuk mendorong tubuhku, atau menajamkan senjata ku.
Dengan kata lain, banyaknya MP saat ini merupakan game changer yang luar biasa.
Menurut siklus yang ada di lantai dua, sebentar lagi akan malam di sana. Jadi jelas aku tidak bisa naik sekarang, dan harus menunggu sekitar 3 hari lagi. Walau begitu, aku yakin tidak akan bosan dengan itu.
Aku harus membuat kantung air, menyerap batu sihir, dan memotong motong daging. Tentu, aturan tiga jam sekali tidak pernah aku lupakan.
Mengingat apa saja yang harus aku lakukan, aku menarik nafas, sedikit lelah. Tapi, mau bagaimana lagi, karena itu adalah cara agar aku bisa hidup di dunia ini!!
***
Sudah dua hari terlewati sejak aku membunuh King Minotaur.
Tidak ada monster yang respawn sekarang. Aku sudah menghabisi seluruh monster burung sebelum aku membabat King Minotaur, jadi jelas tidak akan ada yang tersisa!!
Kalau aku akan naik ke lantai dua sekarang, aku pasti tidak memiliki masalah sedikit pun.
Tapi jujur saja, aku ingin meningkatkan attack ku lagi. Karena belakangan diketahui, poin attack itu mempengaruhi kekuatan ku itu sendiri. Apa itu artinya?
Maksudnya, kekuatan tubuh ku, seperti mengangkat sesuatu termasuk dalam poin attack.
Attack ku yang sekarang membuatku mudah mengayunkan pedang besar yang dibawa Minotaur, tapi tetap aku tidak bisa mengendalikan sepenuhnya. Jika aku menambah beberapa poin lagi, aku bisa mengayunkan pedang itu seperti mengayunkan belati.
Ahh, ngomong ngomong, status ku seperti ini sekarang.
Status:
Nama: Ryoka Kushida
Ras: High Human
__ADS_1
Title: Observer
Class: -
Level: 1
HP: 50 (+174)
MP: 5 (+703)
ATT: 4 (+75)
AGI: 6 (+5)
DEF: 2 (+31)
INT: 7 (+56)
Skill: [Obsever skills (Evaluator level 6)] [Wind Magic (Level 3) [Space Magic]
Abnormal Condition: Can't level up (***)
Ini adalah hal yang sangat mengejutkan. Jujur saja, status ku meningkat pesat setelah mendapatkan daging Minotaur itu. Yang paling utama adalah peningkatan HP dan Attack.
Sebelum pertarungan melawan mereka, HP, MP, dan attack ku berturut turut adalah 124, 653, dan 33.
Tapi untuk alasan kenapa MP ku sangat tinggi, jelas karena aku sering memakan daging burung angin. Dan jujur, aku belum mengkonsumsi semua batu sihir dari burung angin.
Tapi itu sudah memberikan peningkatan sihir sebanyak itu, burung angin kau luar biasa!
Humm benar juga. Attack ku sudah meningkat hampir 2 kali lipat. Kalau begitu, aku seharusnya bisa mengayunkan pedang itu cukup kuat sekarang.
Yahh, itu hal yang bagus, karena itu berarti aku bisa melanjutkan rencana ku seperti biasa.
Aku dengan yakin mulai berjalan naik, menaiki tangga. Memang, masih ada satu hari kurang untuk pagi menyambut di lantai dua. Tapi, begitu aku di sana, malam hanya tersisa beberapa jam, dan mudah untuk ku mengatasi nya.
Yahh, aku akan menantikan ini, tentu saja!!
***
Istana Kekaisaran...
Shia menyadari, bahwa ketika membunuh monster, mereka akan mendapatkan exp dan bisa menaikkan level dengan mudah. Dan dengan begitu, status nya juga bisa naik. Itu adalah hal yang standar di dunia ini.
Shia menyalurkan berita itu pada semuanya, pada teman sekelas.
Dan dengan demikian, semua orang sangat bersemangat untuk berburu monster. Chiyo yang bergerak di belakang entah bagaimana sudah akrab dengan banyak penghuni istana hanya dalam waktu tiga hari.
__ADS_1
Sementara mereka memang tidak melakukan apa pun saat tiga hari itu, para siswa mulai ingin keluar istana dan mengalahkan monster untuk menaikkan level mereka.
Dan saat itu lah, Shia berpikir bahwa menyebarkan berita kenaikan level nya adalah hal yang buruk.
Saat hari ke empat, kapten kesatria memutuskan untuk mengajak para siswa untuk melihat kejamnya medan tempur dengan monster monster yang muncul. Dan saat itulah dibagi menjadi beberapa tim.
Satu tim berisi 5 orang, dan tentu hampir semua terpusat pada Leon, dan mayoritas itu adalah wanita.
Leon sendiri tampaknya sangat berhati-hati dan hanya memilih yang kuat dan dekat dengannya. Dan dengan begitu walau satu tim adalah 5 orang, mereka sejatinya membawa 10 setiap berpergian.
Sementara itu, orang orang yang takut dengan kuasa Leon berkumpul untuk mencari perlindungan kepada Shia. Demikian, kelas itu terbagi menjadi dua kubu, kubu Shia dan kubu Leon.
Dan saat melihat langsung monster yang ada di depan mata, dan melihat langsung dampak yang diberikan, hampir semua mental siswa tersebut ciut, ketika dihadapkan pada kematian yang nyata.
Bahkan ada sebuah kejadian ketika sebuah kereta di kelompok Riku diserang, dan entah bagaimana Riku berhasil mengalahkan monster kucing tersebut.
Itu saja cukup untuk membuat mereka semua mundur untuk bersiap melawan monster.
"Aku tidak mendengar bahwa itu akan jadi seperti ini!!!"
"Apa apaan itu? Itu menakutkan!!"
"Bukankah itu akan mudah untuk kita mengalahkan monster?! Kenapa sangat sulit?!!"
"Mama!! Itu sangat menakutkan!!"
"Hei, itu memiliki cakar dan gigi yang sangat tajam, kan? Bagaimana kalau kita terkena serangannya?"
"Apakah kita akan langsung mati terkena itu?"
"Tidak! Aku tidak mau mati!!"
Berbagai pertanyaan muncul karena melihat monster yang ada sambil menebak nebak apa yang terjadi. Memang, mereka akan bisa mengalahkan monster yang muncul jika mereka melawan. Karena bagaimanapun, kekuatan dalam tubuh mereka sudah berubah.
Tapi tidak dengan mental dalam diri mereka.
Mental mereka terlalu lemah, untuk bisa mengangkat senjata dan melawan balik, padahal mereka memiliki kekuatan di tangannya.
Sejak saat itu, tiga hari tanpa melakukan apa pun dihabiskan di dalam istana.
Kelompok Shia melakukan bermacam latihan, seperti melakukan latihan memukul dengan pedang, latihan bertarung, dan beberapa latihan fisik dan mental lainnya.
Dan tampaknya, itu kurang disukai oleh beberapa orang yang hanya ikut ke arah Shia karena tidak menyukai Leon. Itu membuat mereka menjauhi Shia dengan alasan terlalu otoriter. Tapi beberapa tetap tinggal, dan sedikitnya berlatih menemani Shia yang berjuang sendirian.
Chiyo melihat itu, dan memanfaatkan kemampuan bicaranya yang berbeda. Dia berbicara pada para kesatria untuk melatih para siswa agar bisa bertarung nanti nya.
Dengan berbagai hasutan dan kata kata Chiyo, dia berhasil membujuk kapten kesatria.
__ADS_1
Dan begitu, 10 hari setelah dipanggil ke dunia ini, mereka melakukan latihan militer pertama mereka.