No Cheat Another World

No Cheat Another World
Bab 34 - Memulai Pertarungan Panjang


__ADS_3

Dalam Dungeon lantai 2...


Aku sudah melakukan banyak hal untuk melewati malam, dan sebentar lagi saatnya akan tiba.


Dari membuat rumah yang tinggi, makanan yang sudah kusimpan, dan pertahanan seperti batu ledak dan lainnya. Bahkan jika terpaksa, ada batu sihir Minotaur dari lantai 76 yang siap aku konsumsi kapan saja.


Aku juga ingin menguji coba senjata sihir, jadi aku sudah siap kapan pun itu.


Petang sudah tiba, langit juga sudah mulai berubah kemerahan.


Ada Wind Dagger yang sudah aku siapkan di samping tangan ku. Bahkan ada pedang besar yang cukup panjang tergantung di punggung ku, dan aku yakin dengan ini aku bisa melewati malam.


Lagipula, aku sudah meningkat cukup banyak, jadi aku seharusnya bisa melewati ini.


"Yosh. Persediaan air juga sudah cukup, aku bisa kembali ke base kapan saja jika lelah. Semua perlengkapan juga oke, aku siap kapan pun mereka tiba." kataku dengan yakin.


Ada banyak perabot dari rumah Fei yang aku bawa kemari, salah satunya benda berbentuk ember.


Aku membuatnya menjadi wadah untuk air membuatku tidak perlu kesulitan untuk kembali ke danau jika ingin mengambil air.


GROAGGGHH..


Satu Ghoul muncul dari dalam tanah, meneriakkan suara bodohnya itu.


"Dengan begitu, tandanya pertarungan sudah dimulai, kah?" tanyaku pada diriku sendiri.


***


Aku sudah bertarung selama beberapa jam sekarang, dan aku belum merasa lelah. Matahari sudah benar benar terbenam, dan kegelapan nyata mengelilingi ku sekarang.


Ghoul semakin banyak, dan mereka mengerubungi ku bagai semut berebut gula. Dan tentu, itu merupakan sasaran empuk untuk pedang besar yang aku bawa tadi.


Dan karena mereka menggerombol....

__ADS_1


"Baiklah. Saatnya uji coba." kataku pelan sambil melompat ke atas pohon, mengeluarkan Magic Gun dari belakang tas kecil ku.


"Berapa banyak yang dibutuhkan senjata ini untuk sekali tembakan?" aku bertanya tanya sambil mulai memasukkan baru sihir Ghoul satu persatu, dan mulai menghitungnya.


"10, masih belum. Senjata ini benar bener rakus, bukan?" aku sedikit heran.


KLIK!!


Ahh, itu sebuah tanda. Itu tepat pada batu sihir ke 25. Aku mengarahkan Magic Gun itu ke arah gerombolan Ghoul yang berbondong-bondong menyerang pohon tempat aku berdiri, dan menarik pelatuknya.


BOOMMM!!!!!


"Apa itu??!!" aku cukup terkejut dengan efek ledakan Magic Gun itu, dan melompat mundur.


Ledakannya cukup besar, sebanding dengan ledakan batu sihir King Minotaur, atau mudahnya, sebanding dengan ledakan 15 buah batu sihir Ghoul.


Tembakannya lurus, karena aku melihat garis cahaya sekilas, dan kecepatannya tidak jauh berbeda dengan kecepatan peluru yang aku tahu. Yang artinya, cukup cepat hingga sulit dihindari.


Dengan daya ledak sebesar itu, dan kemampuannya yang sangat cepat, senjata ini akan sangat berguna.


Baiklah. Itu hal yang bagus, dan aku akan terus menguji banyak hal.


***


5 jam pertama, aku sudah membasmi secara total Ghoul yang ada di radius 1 km, dan saat itulah, aku mencoba untuk mengumpulkan batu sihir dari Ghoul yang pernah aku jatuhkan.


Melawan mereka mudah, jadi ini seperti memangkas rumput di sabana yang mana rumput itu tak berhenti tumbuh. Yahh, aku mendapatkan batu sihir dengan jumlah yang tidak masuk akal, jadi tidak apa.


Juga, aku ingin melakukan beberapa percobaan, jadi aku tidak keberatan melakukan hal hal remeh seperti ini.


***


Sudah 10 jam aku terus menggerakkan tangan dan kaki ku. Dan seperti yang aku duga, aku juga bisa merasakan lelah, jelas.

__ADS_1


Setidaknya, aku sudah mendapat beberapa hal yang menarik.


- Pertama, ledakan Magic Gun berjalan lurus hingga 1km, setelah itu akan menghilang tiba tiba.


Aku tidak tahu bagaimana itu bisa terjadi, tapi yang penting itu bisa menembakkan sesuatu dengan jarak yang sangat jauh.


- Kedua ledakan Magic Gun tidak lebih besar dari granat buatan ku. Jadi di beberapa keadaan, granat dari batu sihir burung angin akan lebih berguna.


- Ketiga, jika Ghoul di sekitar dihabisi dengan kecepatan yang tidak biasa, maka Ghoul itu juga bisa habis, dsn perlu waktu untuk dapat muncul kembali.


- Keempat, Ghoul yang muncul kembali biasanya lebih kuat dari sebelumnya, tapi tidak ada kekhawatiran sedikitpun.


- Kelima, batu sihir akan menghilang setelah 7 jam berada di tanah, jadi aku harus mengambilnya sekitar 5 jam sekali.


Itu adalah hal yang aku dapatkan di lantai ini.


Kenapa aku mempelajarinya? Karena bagaimanapun, aku akan melewati lantai ini lagi. Dan aku berencana untuk tinggal di tempat ini lebih dari 10 putaran, atau sekitar 2 bulan.


Mungkin itu sangat lama dan menyebalkan, tapi aku masih punya banyak PR yang harus aku lakukan sebelum naik ke lantai selanjutnya.


MP ku sudah menipis, padahal aku jarang menggunakan sihir dalam pertarungan ini.


Itu berarti sihir penyimpanan ku sudah sangat besar, dan MP yang dibutuhkan sangat tidak masuk akal untukku sekarang. Itulah kenapa MP ku tersedot bagai air yang mengalir di ember bocor.


"Sudah saatnya untuk kembali, kah?" tanyaku pelan, sambil meregangkan tangan, meluruskan tangan ku yang pegal karena sering mengayunkan pedang yang berat ini....


Aku melompat ke atas rumah pohon, dan mengawasi sekeliling untuk memastikan bahwa mereka benar benar sudah tidak ada untuk sementara ini.


Mengguyur tubuhku dengan air, itu yang ingin aku lakukan.


Aku tidak ingin mendengar teriakan Ghoul ketika aku sedang mandi, kau tahu!!


Yahh, ini hanya keinginan pribadi ku sebelum beristirahat, dan tidak ada keuntungan apa pun yang aku dapat. Tapi ada air disini, dan akan lebih nyaman jika aku membersihkan darah dan kotoran Ghoul sebelum tidur.

__ADS_1


Tentu, aku tidak lupa dengan ritual memakan daging setiap 3 jam sekali, bahkan sebelum tidur.


"Baiklah. Aku harus tidur. Selamat malam." kataku pada diriku sendiri.


__ADS_2