No Cheat Another World

No Cheat Another World
44 - Saatnya Lantai 3


__ADS_3

Baiklah. Aku sudah berada di lantai 2 selama hampir 4 bulan, dan bahkan aku bisa terbiasa melakukan kehidupan di sini. Rumah ku jadi lebih besar, dan aku bahkan memiliki ruangan sendiri untuk menyimpan batu sihir dan membuat herbal.


Aku memang memiliki tujuan untuk naik ke lantai selanjutnya, tapi jika seperti ini, aku tidak yakin bagaimana aku bisa menjadi lebih kuat.


Pasalnya, makanan yang aku konsumsi tidak berubah. Hanya ada daging Minotaur dan batu sihir Necromancer.


Batu sihir Ghoul tidak berguna untukku. Mereka memang memberikan sihir, tapi jumlah yang diberikan dan rasa sakitnya sangat tidak sebanding, jadi lebih baik aku tidak mengkonsumsi nya.


Tapi aku memikirkan beberapa alat untuk dijadikan senjata. Bagaimana ya... mungkin aku akan membuat senjata api?


Yahh, itu adalah rencana panjang, tapi aku tidak melakukannya.


Di bulan ke empat, aku mulai membaca buku pertama ku, dan aku berniat untuk menetap di lantai ini sampai bulan ke enam. Sampai saat itu, aku akan meningkatkan pengetahuan ku terlebih dahulu.


***


"Ahh, akhirnya aku bisa menamatkan buku kedua. Ini melelahkan sungguh. Aku tidak mengira hanya membaca menjadi sulit seperti ini..." aku mengeluh pelan.


Ya. Aku berhasil membaca dua buku pertama tentang potion dan tentang penyulingan. Isinya sederhana. Tapi, aku harus membaca nya satu per satu untuk memahami dan bisa mempraktekkan nya.


Sudah enam bulan aku berada di lantai dua. Dan aku hanya mengumpulkan herbal sambil membantai necromancer, dengan tambahan mendapat batu sihir Ghoul yang menumpuk hampir tidak berguna.


Dan, aku sedikit melupakannya. Tapi aku mendapat sihir 200 poin dengan tambahan skill [Dark Magic]. Aku tidak tahu kegunaan nya, tapi saat ini aku bisa membuat asap hitam yang menutupi seluruh tubuhku. Ini kemampuan yang luar biasa.


Selanjutnya, ada perkembangan skill dari kemampuan Observer. Aku mendapat skill [Endless Battle] dan [Sense Enhancement].


Untuk [Endless Battle] aku mendapatkannya ketika bertempur selama 3 hari 3 malam terus menerus memburu Ghoul ketika aku sangat bersemangat untuk memburu mereka.


[Endless Battle] \= meningkatkan statistik semakin lama individu bertarung. (Stamina tidak akan dipulihkan)


[Sense Enhancement] \= Meningkatkan semua indra individu. Selalu aktif, opsional.


Begitulah. Aku mendapat beberapa skill yang berguna. Tapi, apakah mendapat skill ini normal? Ini jelas sangat normal, kan? Dan aku yakin Leon dan Shia sudah mendapat puluhan skill yang tidak masuk akal, aku yakin itu.


Tapi, ini mungkin saatnya aku pindah.


Aku bisa memasukkan semua rumah yang sudah aku bikin ke dalam [Space Magic] yang aku punya, tapi aku membutuhkan 200 MP dalam satu jam. Itu cukup berat untukku, apalagi aku tidak tahu bagaimana dan berapa lama waktu yang aku butuhkan untuk sampai ke lantai selanjutnya.

__ADS_1


Oleh karena itu, aku akan memulai ekspedisi sederhana terlebih dahulu.


Memakai celana sekolah yang sudah lusuh dengan kulit Minotaur sebagai baju, aku akan berangkat setelah mengalahkan necromancer terakhir hari ini.


Aku sudah membawa persiapan seperti rumput pemulihan, tanaman detoksifikasi, daging sebagai makanan, senjata besar seperti pedang besar dari tempat Fei, Strom Dagger, dan beberapa perlengkapan kecil yang pernah aku buat dulu.


Ini seharusnya cukup.


Aku juga sudah membuat botol minum dari kayu, dan sudah mempersiapkan cukup banyak air di dalam [Space Magic] tapi tidak sampai ke taraf yang menyulitkan ku.


Selain itu, semua barang barang yang aku punya ku tinggal di lantai dua.


GRAAGHGHHHH!!!


Suara geraman rendah dari necromancer yang aku bunuh untuk ke sekian kalinya muncul, saat aku berhasil memisahkan kepalanya dengan badannya menjadi beberapa bagian.


"Ahh, ini jadi lebih mudah ketika dia sudah berhenti menaikkan levelnya." kataku.


TRRIINGG!!!


Sebuah benda muncul di hadapan ku, ketika aku hendak memungut semua batu sihir yang dijatuhkan.


[Necromancer Robe] Jubah sang necromancer. Tingkat kelangkaan: Biasa. Drop rate: 1%.


Aku sudah cukup terbiasa untuk menggunakan [Evaluator] sekarang, jadi semua menurutku lebih muda. Tapi, ini adalah item drop? Aku belum pernah mendapatkan yang seperti ini.


Tapi mungkin karena drop rate nya hanya 1% , aku tidak bisa berharap lebih, kan?


Jubah yang tidak memiliki efek khusus, tapi setidaknya lebih baik daripada baju kulit ku yang lusuh dan jelek. Jadi mungkin aku akan mengambil ini.


"Yahh, mungkin tidak baik, dan tidak memiliki atribut apa pun. Dan yang paling penting, ini menghalangi aku bertarung. Jadi mungkin aku akan melepasnya saat bertarung?" aku menggumam sedikit sambil menimang nimang jubah itu di tangan ku.


Ahh, benar. Aku tidak membutuhkan baju jika bertempur, kan? Kalau begitu, selamat tinggal, baju kulit lusuh ku.


Semoga ada monster yang menjatuhkan baju untukku....


Memikirkan itu, aku melangkah pelan menuju pintu yang ada di ujung ruangan boss, yang masih tertutup rapat.

__ADS_1


Aku sedikit menelan ludah, karena aku tidak tahu apa yang ada di depanku, tapi aku menguatkan diri, yakin.


GREEOKKKKKK!!


Suara pintu besar yang tidak menyenangkan terbuka, ketika aku berusaha mendorongnya agar aku bisa melewati masuk. Ini berat, sungguh. Kenapa tidak ada mekanisme yang membuatnya terbuka sendiri?


Aku melangkah maju sambil menggumam kesal.


Terus berjalan, aku selalu memperhatikan langkah ku. Aku tidak tahu jika ada sebuah jebakan yang siap membunuhku kapan saja, atau mungkin monster yang mulai menyerang ku dari mana saja.


Ini adalah tangga penghubung, sehingga tenang. Tidak ada monster yang menyerang, harusnya. Tapi aku tetap berhati-hati.


Setelah beberapa menit berjalan, aku yakin tidak ada monster yang akan menyerang, hingga membuatku melemahkan penjagaan. Sudah kuduga, tangga adalah zona aman. Aku akan bisa beristirahat disini.


Tapi, walaupun tidak ada monster menyerang, akh merasakan satu hal.


"Panas..... Sungguh, ini mulai panas disini..." aku mulai mengelap keringat yang mengalir di dahi ku. Bahkan saat ini, aku mulai mengembalikan jubah ku ke dalam [Space Magic].


Kalau aku punya termometer, kemungkinan suhu disini adalah 37 keatas. Selain itu, dengan gua dan tanah yang lembab, suasana disini makin mirip dengan sauna.


Aku merasa beruntung aku membawa banyak air di [Space Magic]. Selain itu, air yang ada di sana tetap dingin, seperti asalnya.


??!


Aku melihat secercah cahaya yang muncul di hadapan ku, di depan gua yang menganga.


Cahaya terang, seperti cahaya matahari yang menyambutku dengan pelukan hangat. Tapi aku memiliki perasaan yang tidak baik disini.


Aku memantapkan diri untuk berjalan ke atas, merasakan hawa panas yang semakin kentara di seluruh tubuhku.


Mencapai depan mulut gua, aku seharusnya mengerti. Aku juga seharusnya sudah tahu, dari informasi yang diberikan Fei.


Warna kuning, merah terang, serta oranye yang semarak menyambutku.


Tanah berpecah yang berwarna merah kecoklatan terlihat sangat gersang, aku tidak tahu apakah itu panas atau tidak. Tapi aku harus mencobanya.


Sungguh....

__ADS_1


"Baiklah ini adalah gambaran jelas dari neraka. Apa yang harus aku lakukan sekarang...." kataku terdiam sambil menyilangkan tangan.


__ADS_2