
"Ini neraka..." aku masih menggumam tidak percaya dengan apa yang aku lihat di hadapan ku sekarang.
Tanah Merah berpecah, lava yang mengalir bagai sungai yang mengaliri lembah, gunung yang meletus di kejauhan, sungai lahar yang terlihat seperti mendidih dan akan menghancurkan tulang ku sekali celup....
Sungguh, jika ada seseorang yang mengaku sebagai Malaikat Maut disini aku akan percaya.
"Jadi... Apa yang harus aku lakukan disini?" aku bertanya tanya.
Aku mencatat waktu yang aku butuhkan untuk sampai kemari. Mungkin sekitar 5 jam? Kalau aku butuh sekitar 300 MP setiap satu jam untuk mengangkut satu ruangan di rumahku, jadi aku membutuhkan 6 kali bolak balik untuk mengangkut seluruh ruangan....
Ughh, itu sulit...
Mungkin lebih baik aku membawa kayu saja, agar aku membangun rumah di sini. Tapi pertanyaannya, apakah kayu akan terbakar atau tidak di sini?
Yahh, sudahlah.
Dengan demikian, aku mencoba untuk berkeliling, sambil mengeluarkan Storm Dagger di tangan ku. Sayang, tangan ku tinggal satu hingga tidak bisa memegang pedang besar yang lain!
Ha ha ha! Itu tadi lucu, kan? Aku akan membuatnya sebagai lelucon yang baik.
Baiklah, maaf itu mungkin tidak lucu. Saatnya kembali ke tujuan awalku. Mencari tempat aman terlebih dahulu.
Aku belum tahu monster apa yang akan muncul, jadi aku lebih baik berjaga jaga dengan Magic Gun di sisiku.
Ada beberapa monster yang muncul di pikiran ku, seperti seorang penjaga neraka, atau mungkin malaikat mau dengan sabit di tangannya. Ahh, atau mungkin nanti aku akan melawan Hades sebagai penguasa neraka dari mitologi Yunani?
Aku harap tidak.
Aku tidak ingin menjadi Kratos yang melawan para dewa, dan aku juga bukan manusia super seperti Hercules. Tolong, buat ini mudah, oke?!
Humm??
"Apa ituu??!!" aku berbisik pelan, sambil melihat ke arah makhluk di hadapan ku yang bergerak perlahan.
Apakah itu, sapi? Itu besar!! Mungkin ukurannya sama dengan mobil di bumi, hanya saja itu terlihat padat dan penuh dengan otot.
Sungguh, itu mengerikan. Bagaimana mengatakannya, aku bisa mengatakan itu adalah sapi dari neraka.
[Hell Bull] Spesies yang muncul di lantai neraka. Spesies ini lebih berbahaya saat bertemu dengan makhluk yang asing ditemuinya.
Tunggu. Itu banteng? Sungguh tidak dapat dipercaya. Ahh, tapi terlihat dari otot otot dan tanduknya, itu mungkin banteng.
Tapi sungguh. Aku bertemu dengan banyak spesies banteng disini. Di lantai satu, ada Minotaur, yang menjadi boss lantai itu. Disini, aku menemukan spesies banteng lagi, yang aku yakin tidak kalah kuat dari mereka.
"Baiklah. Tidak ada musuh lain di sekitar, kan. Kalau begitu..." aku berbisik pelan, memastikan keadaan kosong, sebelum mengaktifkan sihir.
Memasukkan mana ke Storm Dagger, aku memepertajam bilahnya. Dan dalam sekali hentakan...
__ADS_1
SRASSHHH!!!
Sapi itu terpisah antara kepala dan badanya.
"Fuhh... Aku entah bagaimana berhasil mengalahkannya dengan mudah.... Untuk saat ini, mari kita lihat apa yang akan kita dapat." aku bergegas membawa daging monster itu ke tempat yang lebih tersembunyi, untuk menguliti dan mendapat dagingnya.
Aku ingin mendapatkan Batu sihir nya juga, jadi aku menyisakan lebih dari separuh tubuhnya agar dia bisa diserap oleh Dungeon.
Untuk saat ini...
"Tunggu!" aku menyadari sesuatu!!
Ini adalah ide brilian yang pernah aku pikirkan, dan aku segera memasukkan daging yang sudah aku pisahkan dengan kulit ke dalam [Space Magic], dan segera berlari.
Kalau aku tidak salah, ini pasti berhasil!!
Berdiri di tepi jurang yang penuh dengan lava, aku menatapnya penuh dengan rasa merinding.
"Panas. Sangat panas. Aku bisa matang kalau aku berlama lama di tempat ini..." kataku pelan sambil berkacak pinggang, penuh dengan keringat.
"Tapi justru karena itu..." aku mengambil tombak batu yang aku simpan di dalam [Space Magic]. Sungguh, melihat ini membuatku mengingat masa masa sulit dulu. Sungguh, aku ingin menangis sekarang.
Umm, aku masih sulit dengan hidupku, jadi aku tidak perlu menangisi nya.
Ahh, aku salah fokus. Tapi aku akan menggunakan tombak ini....
Aku tusukkan tombak batu yang aku punya, ke dalam daging besar itu, dan memasaknya seperti biasa seperti memasak sate.
"Ahh, ini adalah makanan pertama yang dimasak sejak hampir satu tahun ini! Aku sungguh tidak sabar untuk menantinya!!" aku bergumam senang, terus memandangi daging yang perlahan lahan mulai mengeluarkan minyak.
Itu terlihat sangat lezat, sungguh. Aku mengiler sekarang.
Bau daging yang dibakar semerbak, membangkitkan selera ku. Tekstur daging yang perlahan menjadi juicy memancing ku untuk segera menyantap nya.
Lima menit kemudian, aku benar benar tidak mampu menahan nafsu, dan langsung mengambil daging itu tanpa memikirkan panas atau tidaknya.
?!!
Tekstur daging yang kenyal serta lembut mulai memasuki mulutku, dengan minyak dari lemak daging ini mengalir memberi rasa yang kaya.
Apa ini?!! Apakah ini surga dunia? Rasanya sangat lezat! Rasanya bahkan jauh lebih lezat daripada makanan yang pernah aku makan dulu. Kenapa... Kenapa makanan ini bisa selezat ini??
"I-mwi swangwat enawk.... huks..." aku mengunyah sambil meneteskan air mata.
Mungkin karena aku sudah terbiasa dengan daging mentah yang rasanya mengerikan, serta tanaman yang dapat membunuhku kapan saja, daging panggang ini terasa seperti makanan dari surga. Aku sungguh bersyukur dengan ini....
Dan dalam hitungan menit, aku menghabiskan daging yang seharusnya menjadi jatah 3 hari, tapi aku menghabiskannya semuanya....
__ADS_1
"Aku kenyang sih, tapi..." aku merasa menyesal memakan semua itu.
Itu adalah pemborosan. Aku bisa mendapatkan peningkatan status yang lebih banyak jika aku memakannya satu lapis kecil setiap 3 jam. Dan aku justru memakan jatah 3 hari sekaligus.
Aku sungguh menyesal telah melakukannya.
Tapi mau bagaimana lagi. Aku tidak bisa melawan nafsu liarku yang selama ini telah menantikan hal tersebut. Bagaimanapun, aku kelaparan selama ini sejak aku berkomitmen untuk memakan beberapa lapis daging monster agar aku bisa mendapat peningkatan status.
Aku selalu menahan lapar ku dengan meminum air sebanyak mungkin. Tapi jika dihadapkan dengan daging panggang, siapapun aku berubah menjadi seperti itu.
Tapi baiklah. Ini adalah hal yang sangat mewah bagiku. Jadi anggap saja adalah pesta perayaan bahwa aku sudah mencapai lantai tiga.
Aku sudah memastikan bahwa mengolah daging akan tetap memberiku status tambahan, jadi aku akan memasaknya terlebih dahulu sebelum memakan semuanya.
?!!
Merasakan getaran kecil di kaki ku, aku bangkit.
"Ini adalah getaran yang dihasilkan makhluk hidup. Dan dari getaran ini, aku tahu bahwa ada lebih dari 5, tidak. Belasan? Atau mungkin puluhan?!!" aku berbisik pelan, sambil berjongkok dsn memasukkan tombak batu ke dalam [Space Magic].
Mungkin ini perasaan ku saja, atau memang benar. Tapi sepertinya, gerombolan monster sedang berangkat kemari?
Ughh, mungkin karena mencium bau daging panggang yang menggugah selera, mereka datang berbondong-bondong?
Maaf, tapi aku tidak bisa memasakkan untuk kalian semua.
Dengan pemikiran itu, aku mencoba mencari tempat yang cukup tinggi untuk aku bisa melihat semuanya dari atas. Aku akan memutuskan langkah ku selanjutnya setelah mengawasi keadaan.
"Apa, itu...." aku bertanya heran.
Aku yakin akhir akhir ini aku sangat sering bertanya, tapi biarlah.
Gundukan awan tebal sedang berarak menuju kemari, yang menyebabkan gempa kecil itu terasa semakin keras. Itu adalah kawanan, mirip dengan kumpulan Ghoul yang ada di lantai dua, tapi tidak bisa dibandingkan dengan itu.
Tapi yang menjadi masalah disini...
"Bukanlah itu semua jenis sapi yang sama dengan yang aku makan tadi??!!" aku memekik pelan sedikit heran.
Dan aku tidak menyadarinya tadi karena aku langsung membunuh sapi pertama, tapi sapi ini mampu menyemburkan api dari mulutnya. Baiklah, itu mengerikan, sungguh.
Dengan itu, aku harus berhati hati saat melawannya nanti.
Tapi...
"Bukankah ini bagus karena mereka sudah berkumpul dengan sendirinya, aku tidak perlu memburunya!!" aku melompat senang.
Sapi itu adalah penghasil daging yang baik. Aku tahu setelah menguliti nya tadi. Bagaimanapun, aku harus mendapatkan mereka semua!!
__ADS_1
Baiklahhh!!! Saatnya waktu berburu dimulai!!!