No Cheat Another World

No Cheat Another World
52 - Monster Baru


__ADS_3

Aku bergerak untuk memastikan asal suara tersebut. Takut, jelas. Tapi aku harus melakukan ini. Tak lupa, aku terus menyembunyikan diriku sendiri dengan hati hati.


Humm??


Aku melongok kecil ketika aku melihat ke arah sumber suara.


"Apakah itu, rusa?"


Sosok yang menyebabkan suara tadi adalah monster dengan badan kecil namun kaki yang cukup panjang, dengan penampilan mirip rusa. Dia juga memiliki tanduk yang terlihat indah di sana.


Dengan tinggi sekitar 1.5 meter dan panjang 2.5 meter, dia tampak raksasa bagiku. Tapi aku tahu, itu bukanlah tubuhnya yang paling besar.


Dia terlihat mengorek salju dengan kakinya, mungkin mencari makanan. Ada sesuatu di bawah salju itu, dan itu menarik perhatiannya. Tapi itu membuat terlalu banyak suara, jadi mengganggu ku.


"Apa yang harus aku lakukan sekarang? Apakah aku harus membunuhnya atau membiarkannya berlalu begitu saja?" aku merasa bimbang dalam hati.


Di satu sisi, aku penasaran peningkatan apa yang akan di berikan. Tapi di satu sisi, pekerjaan ku sekarang hanya untuk mengawasi dan mengenali medan, tidak lebih. Jika aku bertarung di medan yang benar benar baru, aku tidak yakin bisa menang, apalagi musuh juga pertama kali ini aku melihatnya.


Aku menarik Storm Dagger ku.


NYAM NYAM NYAM...


Rusa itu terlihat memakan sesuatu, seperti sebuah rumput.


Ahh, benar. Aku ingat bahwa saat musim dingin, rusa akan menggali untuk mendapatkan makanan. Dan itu saja sudah sulit untuknya. Selain itu, dia makan tanaman, kan?


Apakah dia menyerang? Mungkin tidak.


Dan dengan beberapa pertimbangan, aku akhirnya menyarungkan kembali Storm Dagger ku.


"Yahh, mungkin ini saatnya untuk-"


?!!!


APA INI?!!


Aku dengan segera menyembunyikan diri di dalam salju, ketika aku merasakan sesuatu yang tidak enak muncul di bulu kuduk ku.


Perasaan ini, perasaan pemangsa!!


Aku pernah merasakan perasaan ini, juga pernah mengeluarkannya? Apa ini? Berat!! Tidak seperti yang pernah aku lawan sebelumnya!! Ini sangat mengintimidasi aku!!


Panik, aku mengecek keberadaan rusa itu. Tapi dia hanya makan dengan tenang, terus mengorek salju dengan kaki panjangnya.


("Kalau bukan dia, lalu??") aku jujur panik sekarang.


Aku tidak berani berbalik, takut takut kalau ada sosok itu di belakang ku sekarang. Tapi tampaknya dia tidak ada di sekitar ku sekarang.


Entah kenapa, aku merasa jika aku akan mati jika aku kabur disini. Oleh karena itu, aku hanya bisa mempersiapkan diri dengan mengubur diriku dengan salju, menyamarkan keberadaan ku.

__ADS_1


ZZZZRWASSSSAAA!!!


Keinginan membunuh itu benar benar terasa hingga menusuk tulang ku. Aku tidak pernah menyangka akan sangat takut bahkan pada musuh yang belum pernah aku lihat, tapi...


?!!


("Apakah itu?") hati ku terus bertanya tanya.


Aku tidak bisa melihatnya, tapi aku bisa merasakan bahwa dia datang!! Aku bahkan tidak tahu dari mana dia mengawasi!!! Dia jelas predator alami dari tempat ini!!


...


...


Hening...


Tidak ada apa pun yang terjadi. Hanya ada suara angin dan rusa kecil itu yang mengorek salju dengan kaki nya. Tapi tetap, perasaan pemburu itu masih belum menghilang.


Tampaknya dia mengincar rusa ini, bukan aku.


Tunggu. Aku pernah merasakan situasi ini, kan? Kapan? Ah!! Jika aku ingat ingat, ini adalah situasi saat di lantai satu, ketika aku melihat teman kelasku yang sedang diincar oleh Minotaur.


Jika aku ingat lagi, perbedaan kekuatan yang sangat tinggi itu membuatku ketakutan. Tapi saat ini aku sudah menjadi lebih kuat.


Apakah itu menandakan berapa kuatnya makhluk yang memancarkan kebencian ini??


Aku kembali mengamati keadaan.


?!!


SREETT!!!


Sebuah panah dengan cepat menembus tubuh rusa itu!!


Apa apaan itu?!! Aku hanya bisa melihat sedikit kelebatan dari panah itu, dan itu dengan segera menembus tubuh rusa. Rusa yang tadinya berdiri, hanya bisa terdiam sambil terjatuh dengan panah besar menembus tubuhnya.


BUSSSHHH!!


Rusa raksasa itu jatuh dengan mudah, ke tumpukan salju, mengubah warnanya menjadi merah.


Aku menahan nafas. Detak jantung ku aku perhatikan agar tidak semakin cepat. Apapun monster yang memburu ini, pasti dia sangat kuat.


Tapi apakah berarti monster yang memburu rusa ini merupakan monster yang sangat cerdas, bukan? Katena dia sudah mampu untuk menggunakan panah disini, jadi jelas dia adalah monster yang sangat cerdas.


Dia bisa membuat butuh serta anak panah, dia berarti cukup maju.


Setidaknya cukup maju hingga ke batasan manusia primitif.


Ahh, ini adalah jenis musuh yang menyebalkan. Yang membedakan manusia dengan monster adalah kemampuan berpikir mereka. Jika mereka memiliki kemampuan berpikir yang sama dengan manusia, maka apa yang bisa membedakan kami?

__ADS_1


Akan sangat menyebalkan jika mereka memiliki kemampuan untuk berbicara bahasa manusia.


Ahh, memikirkannya saja sudah cukup untuk membuatmu menggelengkan kepala.


?!!


Sebuah gundukan salju bergerak!!


Apakah itu? Apakah itu dia?? Aku tidak lagi merasakan adanya keinginan membunuh yang sangat luar biasa, tapi aku yakin itu pasti dia.


Tanah terus bergetar diinjaknya, yang setiap langkah membuat nyali ku semakin ciut.


Makhluk kekar dengan bulu berwarna putih yang menyelimuti seluruh tubuhnya, yang mana membuatku tidak bisa berkata kata. Hanya luar biasa, itu yang bisa aku maksud.


Yeti.


Mungkin begitu cara aku bisa memanggilnya. Karena dari sudut mana pun aku melihatnya, aku hanya bisa melihat mitologi hidup "Yeti" yang kini berada di hadapan ku.


Aku bukanlah orang kuat luar biasa. Tapi aku yang seperti ini bahkan sudah bisa merasakan seberapa kuat dia. Pergi menyerang dan melawannya sekarang adalah hal bodoh. Bahkan dengan beberapa trik yang aku punya, aku belum tentu bisa mengalahkannya.


Baiklah. Saatnya tidak ambil langkah gegabah dan diam!


Hatiku berteriak dan berdoa agar tubuhku tetap diam walau dinginnya salju mulai menusuk kulit yang bersentuhan langsung.


GGRRGHH??


Yeti itu mengendus pelan, tampak tersenyum.


Dia tidak akan menyadari aku, kan? Sungguh. Aku tidak ingin kejadian klise pada beberapa film terjadi padaku. Aku tidak ingin itu terjadi. Dan jika itu terjadi, pilihan ku hanya satu, kabur. Apapun yang terjadi, sebesar apapunĀ  aku terlihat memiliki peluang, kabur adalah pilihan pertama.


SREETT!!


Dia menoleh ke arahku!!


Seketika darahku terhenti, mataku terbelalak tanpa bisa berkedip. Jantungku berdetak cepat, bahkan aku lupa bernafas.


Dia berjalan perlahan ke arahku, dengan langkah nya yang lama kelamaan semakin besar dan berat. Tidak hanya itu, aku bahkan bisa merasakan getaran getaran emosi yang bahkan bisa menusuk kulitku.


Sial. Aku ketahuan? Bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan? Apakah aku harus pergi dan berlari? Atau aku harus menyerang dan mencoba peluang? Atau mungkin mencoba mencari celah untuk memikirkan langkah selanjutnya? Ahhh.... Aku ingin menangis....


GROOGGHH??


Dia berhenti?


Aku tidak tahu, tapi dia menengok ke kanan dan kiri, mencari sesuatu.


Apa yang dia cari? Tidak dia sepertinya gemetar. Kenapa? Apakaha da sesuatu yang dia takutkan? Tidak mungkin ada sesuatu yang lebih mengerikan dari ini, kan?


Katakan padaku jika itu benar, tolong.

__ADS_1


Tapi dengan cepat, Yeti itu mengambil rusa yang dia bunuh sebelumnya, dan dengan cepat berlari dengan gempa kecil yang muncul dari setiap langkah kaki dari kaki besar nan kokoh miliknya.


Sedikit bersyukur, itu yang sempat aku pikirkan. Tapi tampaknya aku segera menyadari apa yang terjadi sebenarnya.


__ADS_2