
"Kau tidak akan bisa keluar dari Dungeon ini. Tidak, mungkin saja kau bisa. Tapi itu adalah hal yang hampir mustahil." katanya.
Aku terkejut hampir tidak bisa berkata kata. Itu bagaikan vonis yang meminta ku menyerah.
"Heh? Apa maksudmu?!" tanyaku dengan suara bergetar.
"Yahh, itu. Karena bagaimanapun, ini adalah Dungeon yang seharusnya tidak mungkin untuk kita selesaikan, kan? Kau seharusnya tahu setelah menyadari bahwa aku adalah pahlawan yang membunuh Raja Iblis dulu." kata Fei dengan tenang.
Ahh, benar! Benar juga!! Aku tidak memikirkan itu!!
"Kalau ******* itu sampai berani mengirimkan pahlawan yang sudah mampu mengalahkan Raja Iblis ke sini, jelas dia sangat yakin dengan kemampuan penjaga Dungeon ini, kan?" tanya ku mulai mengerti.
Fei menghela nafas.
"Benar. Dan kenyataannya, ketika aku naik hingga lantai 70 keatas, musuh yang muncul benar benar tidak dapat masuk di akal sehat. Sungguh. Aku tidak tahu makhluk seperti apa yang akan muncul yang akan menjaga pintu keluar." jawabnya.
Ahhh, itu mematahkan semangat ku. Apa yang harus aku lakukan jika ada hal yang lebih mengerikan dari Raja Iblis di dunia itu!
"T-tapi, kau bisa naik level, kan? Jika kau naik level, kau bisa menjadi lebih kuat dan mengalahkan kembali mereka, kan?!!" tanyaku mencoba mencari alasan.
Dan saat itulah, pandangan Fei menjadi gelap. Wajahnya tertunduk, memancarkan kesedihan.
"Semakin tinggi level mu, semakin sulit untuk menaikkan nya lagi. Memang, manfaat yang aku dapatkan juga semakin meningkat, tapi itu hampir tidak sepadan." ucap Fei.
"Tidak hanya itu, kami juga mencapai level 400 ke atas, dan sudah sangat sulit untuk menaikkan nya lagi. Ahh, jangan khawatir. Ini semua masih terlalu mudah bagi kami." jelas Fei dalam ceritanya.
Aku mengangguk tanda mengerti. Jadi, aku yang bisa menaikkan status tanpa level merupakan hal yang menguntungkan, karena aku bisa melakukan nya tanpa batas, kan?
__ADS_1
"Yahh, itu sedikit tentang Dungeon ini. Aku akan menceritakan selanjutnya." Fei mulai melanjutkan.
Dia pantas menceritakan berbagai hal. Seperti Dungeon ini, dan berbagai hal seperti miasma.
Dungeon ini, memiliki 25 level. Atau dengan kata lain 100 lantai. Apa maksudnya level itu?
Setiap level ada 4 lantai.
Lantai gua gelap, lantai dua berisi ghoul dengan aneka tumbuhan yang hidup di dalamnya, lantai ketiga berisi tanah panas dan lava bagaikan neraka.
Aku pikir lantai ketiga adalah lantai paling mengerikan, tapi menurut pengakuan Fei, lantai keempat lebih tidak masuk akal.
Lantai empat berisi es. Itu saja. Ya! Itu benar benar hanya es dan monster yang bisa tiba tiba muncul di sekitar ku. Aku bisa saja mati saat tidur karena hipotermia, dan badai salju yang menyerang tanpa aba aba.
(Note: Hipotermia\= Suhu tubuh terlalu rendah. Biasanya terjadi saat sekeliling terlalu dingin.)
Setelah melewati 4 lantai itu, aku akan kembali ke Dungeon dengan gua gelap, tapi dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Itu akan terus berulang hingga ke 25 kalinya, dan di lantai 101, aku akan bertemu dengan boss Dungeon ini.
Humm... Itu bagus, karena aku akan terbiasa dengan lantai lantai ini setelah cukup lama tinggal di dalamnya.
Setelah bercerita demikan, dia mulai bercerita tentang dirinya sendiri.
Semua dimulai saat dia dipanggil ke dunia ini sendirian, tanpa, dan dinilai sebagai pahlawan Rank-S yang sangat kuat. Dia bertemu dengan Dewi Atla, dan memberinya tugas untuk mengalahkan Raja Iblis.
Fei tampaknya sering membaca buku novel dan komik dengan tema yang sama, jadi dia tidak terlalu asing dengan ini.
Awalnya Fei sangat takut untuk mencoba melawan monster monster itu, tapi Dewi memiliki berbagai cara untuk menarik rasa simpati Fei untuk bisa bertarung demi manusia melawan Raja Iblis.
__ADS_1
Dia melakukan perjalanan, untuk berusaha semakin kuat setiap harinya. Tapi sebelum perjalanan, dia membuat keputusan, untuk mengubah nama nya.
Menurutnya, seorang wanita menjadi pahlawan adalah hal yang cukup menyulitkan. Dan juga, orang orang pasti akan meragukan Fei jika dia yang seorang wanita. Oleh karena itu, Fei mulai berpetualang dengan menggunakan pakaian full armor, untuk menutupi penampilannya.
Tidak hanya itu, dia mengganti nama nya menjadi Xiao Tho, dengan skill yang dia miliki.
Saat berkeliling dunia untuk menyelesaikan masalah yang muncul karena Raja Iblis, Fei menemukan berbagai teman dari berbagai Ras.
Contoh yang sering ditemukan di setiap cerita fantasi adalah Dwarf dan Elf. Tapi Ras yang ada di dunia itu jauh lebih banyak, bahkan Fei sendiri tidak pernah tahu ada berapa jumlah pastinya.
Ada Dryad, Peri, manusia setengah hewan, Hantu, Roh, dan masih banyak lagi. Yahh, akh pasti akan bertemu dengan salah satunya nanti.
Setelah perjalanan yang menjemukkan, Fei akhirnya berhasil mengalahkan Raja Iblis dengan kerja keras dan kemampuan serta dukungan rekam rekannya. Dan dengan itulah, dia mendapat skill [Tabu].
Dari skill [Tabu] itu, dia mengetahui rahasia dunia, dan kebenaran tentang Dewi seutuhnya.
"Dan karena aku baru saja mengalahkan Raja Iblis, aku merasa terlena dengan kekuatan ku sendiri, dan berakhir berusaha menyerang Dewi dengan seluruh kekuatan ku."
"Tapi aku hanya berhasil melukainya sedikit, dan Rion mengorbankan nyawanya untukku bisa melarikan diri. Dan sejak saat itu, aku melarikan diri dari kejaran Dewi, yang menghasut seluruh warga di dunia itu bahwa aku telah menjadi jahat, dan harus diburu." Fei yang menceritakan ini mulai bergetar.
Aku tahu, ini sangat sulit bahkan untuknya.
Dia adalah pahlawan, yang bahkan mengalahkan Raja Iblis untuk menyelamatkan dunia ini. Tapi dia justru di benci oleh masyarakat itu sendiri.
Takdir yang sangat kejam.
Tidak, buka takdir yang sangat kejam, tapi Dewi itu. Sialan yang mengaku Dewi, Atla. Jika aku boleh bicara, dia menggunakan Fei sesuka hati, sebelum akhirnya membuangnya?
__ADS_1
"Akhirnya aku ditemukan oleh para pengikutnya, dan berakhir ke Dungeon ini. Aku tidak tahu kenapa dia tidak langsung membunuh ku. Itu adalah hal yang masih aku pertanyakan sampai sekarang." kata Fei mengakhiri ceritanya.