
"Mati, kau bangsaaaadddd!!!" teriak ku yakin sambil menerjang turun, mencoba membelah lehernya.
TRRAKKK!!!!
Keras!! Aku sudah menduga bahwa ini akan menjadi sangat keras, tapi aku tidak menduga akan sekeras ini!
Mungkin karena aku hanya menggunakan satu tangan, atau karena memang kekuatan ku yang kurang. Tapi yang terpenting, aku tidak bisa memotong lehernya, sial.
Kalau begitu!!
"HRAAGHHHHH!!!" aku berteriak tidak karuan, berusaha untuk mengeluarkan semua yang aku miliki, termasuk semua kekuatan Strom Dagger di tangan ku ini.
Semua sihir yang ada aku salurkan bersamaan, berharap belati yang ada di tangan ku bisa menjadi lebih tajam dan kuat.
??
Sebuah cahaya biru muncul di belati itu yang awalnya terbungkus angin lembut berwarna hijau!
Aku terkejut awalnya, tapi aku tahu. Itu adalah kemampuan dari Storm Dagger ini sendiri. Dan aku bisa merasakan, belati itu yang perlahan masuk ke tengkuk monster ini, dan mulai membelah lehernya.
SRASSHHH!!!
Dengan gerakan melingkar, aku berhasil menebas lehernya kini dengan sekali serang, dengan jejak air di udara yang membentuk sebuah lingkaran sempurna yang indah.
Aku berhasil memenggal kepala monster itu!!!
Dengan suara gedebuk, aku bersama potongan kepala jatuh ke tanah yang keras, dengan disertai cipratan darah yang segera menjadi tanda jatuhnya monster tersebut.
Tidak dapat terlihat apa yang terjadi di sana, karena sihir kabut hitam ku masih terpasang dan membutuhkan waktu untuk hilang.
Tapi....
"Aku berhasil!!" aku tersenyum, ingin menangis terharu karena ini.
Sungguh, aku bersyukur karena tetap mengokohkan niatku, melawan monster ini. Rasa puas ini, rasa lega karena bisa melangkah ke lantai selanjutnya, dan rasa bangga sebab mampu mengalahkan monster seperti ini.
Jika aku berhenti tadi, aku pasti tidak akan merasakan ini semua!!
"Ahhh.. Ha ha ha... Aku merasa hidup kembali. Sejak kapan saat aku bisa tersenyum dan tertawa seperti ini?" aku terkekeh.
Sedikit menutup mata, aku menoleh ke sekeliling.
Aku sadar, ini bukan waktu nya untuk diam dan terharu menangis bodoh disini. Jika aku terlalu lama, aku bisa terpanggang panas disini, dsn kemungkinan terburuk bisa saja monster kadal lain menemukan ku.
Selain itu, sihir ku juga terbatas, membuatku harus menghemat sihir untuk bisa kembali ke atas, yang mana itu memakan waktu.
__ADS_1
Membuka [Space Magic], aku merogoh sebuah wadah untuk mengambil sebuah minuman khusus.
Sebut saja ini potion yang mampu memulihkan mana lebih cepat. Aku berhasil membuatnya saat aku menemukan beberapa daun yang dapat menyembuhkan mana, dan belajar membuatnya dengan pengetahuan dari buku yang ditinggalkan Fei dan partynya.
Memang ini sangat manjur, tapi rasanya sangat tidak enak. Aku sebisa mungkin tidak ingin meminumnya. Mungkin suatu saat nanti aku akan membuatnya lebih dapat diminum, sungguh.
"Kalau begitu..." aku bergidik sedikit merasakan rasa tidak enak pada mulutku, tapi aku segera bangun dan memasukkan monster yang telah aku kalahkan tadi ke dalam [Space Magic].
Dengan perasaan senang, aku melompat keluar dari jurang itu membawa oleh oleh yang luar biasa.
Aku berencana untuk menguliti ini dan memastikan penambahan status yang diberikan. Aku juga berdoa agar baru sihir nya memberiku skill yang lain.
Tapi, aku menemukan sesuatu yang baru.
"Monster itu dapat dilemahkan oleh air, kah?" aku tersenyum, senang.
Kalau begitu, aku punya cara agar bisa menghadapi mereka. Dan itu sama dengan aku bisa naik ke lantai empat!!
Tapi aku tidak akan terburu buru dengan itu, karena zona di lantai empat adalah sesuatu yang baru. Aku belum punya pengalaman disana, dan persiapan yang bagus juga. Bisa saja, aku mati bahkan sebelum mencapai lantai empat.
Memikirkan itu membuat ku bergidik.
Dan dengan pertimbangan itu, aku memutuskan untuk memburu semua musuh yang ada di lantai ini, sambil menyiapkan bekal untuk lantai empat.
Satu minggu sudah berlalu sejak aku membunuh monster kadal pertama ku. Monster ini memberikan stat DEFF dan ATTACK yang bagus, juga kadang meningkatkan INT ku.
Dengan memakan daging monster ini dengan beberapa daging sebelumnya, aku bisa lebih seimbang diantara kekuatan tubuh dengan sihir ku, yang mana di lantai dua lebih condong ke arah sihir.
Selama satu minggu ini, aku sudah membuat banyak hal.
Yahh, lebih banyak hal yang aku lakukan saat beberapa bulan tidak melakukan apa apa...
Skill [Evaluator] ku naik, membuatku tahu nama dan fungsi tanaman lebih mudah. Sebab itu, aku bisa mencari dan menemukan tanaman yang mampu menaikkan MP dan memulihkan HP.
Aku sudah membuat wadah seperti kolam besar di pinggir jurang, dan aku selalu mengisi nya dengan air, menunggu dan mengumpulkan semuanya terus menerus.
Bolak balik mengisi air dari lantai dua, itu melelahkan. Tapi berkat itu, aku kini memiliki pasokan air yang luar biasa banyak.
Aku juga melakukan kegiatan rutin, sambil terus berlatih dengan Storm Dagger.
Storm Dagger adalah senjata yang sangat kuat, tergantung penggunanya. Dia bisa memperkuat sihir air ku, dan aku perlahan mulai bisa mengubah kekuatan sihir menjadi air. Apakah aku akan mempelajari [Water Magic]?
Yahh, mungkin saja.
"Dengan begini, semuanya siap." aku menaruh tangan di pinggang, yakin.
__ADS_1
Melihat alat yang aku buat di sekeliling ruangan, aku merass senang. Ini adalah sebuah mega proyek yang pernah aku buat. Dan saat ini aku akan mencoba nya, harus tanpa kesalahan.
Air mengelilingi jurang yang ada di hadapan ku, sedangkan aku berdiri di atasnya sambil mengawasi lava yang mulai monster kadal yang berkumpul dan tidak menyadari maut akan segera mendatangi mereka.
Ini mengorbankan jatah makan ku sementara, tapi tidak apa.
Aku menaruh gerombolan daging "Hel Bull" di tempat yang aku mau, membuat hampir semua monster kadal yang ada di lantai ini datang mendatangi umpan itu.
Dengan menarik nafas, aku mempersiapkan diri.
...
...
"HYAAHHH!!!" aku berteriak, melompat ke dasar jurang sambil mengumpulkan keberanian. Aku bukannya tanpa alasan melakukan ini. Ini untuk mengambil perhatian monster itu ke arahku!!
GRRAAA???
Dan seperti yang aku duga, semua monster itu menatapku!!
Mereka dengan segera bergegas ke tempat dimana aku akan jatuh, seperti buaya yang berebut makanan yang dilemparkan pada mereka. Tapi...
"Maaf saja ya, aku tidak memberi kalian makanan, tapi minuman!!" teriakku, sambil menahan jatuhku dengan sihir angin, dan mencoba mendorong diri untuk naik lebih jauh.
Aku melemparkan beberapa batu untuk mengaktifkan, maksudku melubangi mekanisme air yang sudah aku buat selama ini, untuk dengan cepat mengguyur semua yang ada di bawahku dengan air dingin itu.
Dingin? Ya. Aku memecahkan beberapa es yang muncul di pintu ke lantai empat, dan memasukkan itu ke dalam air yang sudah aku isi selama ini.
Dan siapa sangka, itu menjadi sangat dingin! Ini bisa memperlemah mereka lebih lanjut!!
BYARRR!!!!
Ribuan liter air yang jatuh bagaikan air terjun itu sedikit menyeret ku jika aku tidak menyingkir, tapi akhirnya aku berhasil melompat dan menonton semua itu dengan bergelantungan di pinggir jurang, memegang sebuah batu yang menjadi tumpuan ku.
GRAAAGHHH GRAAGHHH!!!!
CCEEESSSSSSS
Suara air yang berubah menjadi uap, juga teriakan monster kadal yang mengamuk itu menggema, dan beberapa dari mereka berusaha untuk menjauh dari guyuran air yang mendatangi mereka.
Beberapa bahkan berusaha menyemburkan api, hanya untuk membiarkan air masuk melalui mulut mereka.
Tak disangka, makhluk yang tadinya berenang renang dengan bahagia di lava bisa jadi sangat tersiksa ketika mereka berenang di air...
Aku tidak akan pernah bisa berhenti kagum dengan ini.
__ADS_1