
Disisi lain di kediaman Satopoh.
pagi ini di rumahku sudah begitu ramai dengan orang yang sibuk mempersiapkan sebuah acara. papa dan mama pun begitu sibuk mereka bilang akan memberikan aku kejutan tepat di hari ulang tahunku. ya hari ini tepat umur ku bertambah menjadi 22 tahun. aku begitu shock rasa tidak percaya saat melihat kejutan itu ada sebuah pernikahan yang seharusnya untuk sang kakak. aku mau tidak mau harus menerimanya.
Naya sudah siap untuk pernikahan nya ia sudah di dandani sangat cantik. rombongan pengantin pria sudah sampai di rumah Naya, keluarga menyambut hangat kedatangan calon mantu dan juga calon suami Naya. pak penghulu pun sudah siap untuk menikahkan mereka, Naya masih didalam bersama sya menunggu waktu nya untuk keluar menemui suaminya.
ijab qobul pun di mulai, dengan lantang Abi mengucapkan ijab qobul saat itu. setelah selesai ijab qobul, mama Sila memanggil Naya dan Sya untuk turun keluar dan bertemu dengan Abi suaminya. dengan biasa Naya keluar dari kamarnya dan segera menandatangin buku nikah. semua orang kagum dengan kecantikan yang natural dari Naya, ya dia tidak mau di dandani dengan tebal karna terlalu berat mukanya ucapnya. begitu juga dengan Abi yang melihat istri yang baru dinikahinya tanpa berkedip, baru kali ini dia melihat ada bidadari yang nyata di depan nya lebih tepatnya sekarang adalah istrinya.
** flashback off **
__ADS_1
hari ini Naya menyandang status baru yaitu sebagai istri sah dari seorang Abian yang terkenal cuek, dingin dan kejam.
sesuatu yang tidak pernah terlintas dalam pikiran nya, begitu pula dengan Abi, dia tidak menyangka bahwa pernikahan nya ini yang seharusnya dengan kakak dari istrinya justru sekarang ia harus menikahi adik dari calon nya dulu.
mama Dinda merasa lega menyaksikan pernikahan Abi dan Naya, karna mama Dinda tidak ingin Abi terlalu larut dalam kesendirian setelah kejadian beberapa tahun lalu yaitu tunangan nya berselingkuh dengan teman bisnisnya, dan calon nya pun kabur dengan kekasihnya. semoga Naya bisa menjadi obat untuk Abi.
setelah sah menyandang sebagai suami dari Gabriela Vanaya, Abi menghampiri mama nya. sang mama yang masih belum sembuh total, tapi karna ia ingin menyaksikan pernikahan anaknya itu.
"iya mama sangat bahagia, trimakasih ya sayang" kata mama Dinda sambil menatap wajah Naya dan Abi bergantian.
__ADS_1
semua orang kini sudah pulang kerumah masing2 untuk istirahat.
"kenapa semua ini terjadi padaku?menikah tanpa ada rasa cinta dan aku juga tidak tau dan kenal dengan pasangan ku sekarang" gumam Abi kesal.
apa yang dirasakan Abi pun sama juga dengan apa yang Naya rasakan, memang benar bahwa Naya sudah belajar untuk menerima cinta baru lagi tapi tidak dengan cara seperti ini.
"sudahlah kak, kamu tenangkan lah dirimu dulu" ucap Naya.
Abi tidak menanggapi Naya justru meninggalkan nya dengan berdiri dan meninggalkan nya sendirian.
__ADS_1
"apa salahku.. dan dimana letak kesalahan ku? kenapa dia begitu dingin padaku" gumam Naya dalam hati nya dengan tidak sengaja air mata nya pun turun dengan sendirinya dan mulai membasahi pipinya.
Abi tidak pernah keluar dari kamar rawat sang mama, dia selalu menjaga dan merawat mama. bahkan untuk baju ganti dan pekerjaan kantor dia meminta asisten nya untuk menghendelnya. Naya selalu berada disamping Abi menemaninya, meskipun tanpa ada percakapan dan duduknya pun secara jauh jauhan.