Om Itu Jodohku

Om Itu Jodohku
BAB 2


__ADS_3

"Aduh, diam bisa gak! Aku masih ingin tidur nih!" teriak Naya sambil melempar bantal nya untuk menghentikan jam itu berbunyi.


Entah memang sudah kebiasaan Naya untuk bangun siang, ya karna dia tidur selalu malam bahkan subuh. Maka dari itu dia bangun siang, namun itu tidak bertahan lama karna tidak berselang itu mama sudah menggedor pintu kamar Naya untuk membangunkan anak gadisnya. Sedangkan Naya yang sudah biasa dengan teriakan mamanya setiap pagi, dia hanya menutup telinga dengan bantal.


"Mama akan dobrak ini pintu, kalau kamu tidak bangun Naya!" teriak mama dari luat kamar.


"Iya ma, Naya bangun kok. Gak usah teriak teriak juga dong ma!" jawab Naya kesel dalam kamar.


"Jangan iya iya, cepat buka pintunya!" teriak mama lagi.


Sambil masih menahan rasa ngantuk, Naya melangkah membukakan pintu untuk sang mama, tak lama keluarlah anak gadis berambut acak acakan khas orang bangun tidur. Karna tidak tau bahwa Naya di balik pintu, sang mama langsung mendorong pintu secara paksa mengakibatkan Naya jatuh ke lantai.


"Aduh! Mama sakit tau" teriak Naya kesakitan.


"Maaf sayang mama tidak tau kamu masih di situ" jawab mama khawatir.


"Ada apa mama teriak teriak panggil Naya, kan Naya masih ngantuk ma." sahut Naya.


"Cepat mandi dan pakai baju yang sudah mama belikan kemarin." jawab mama sambil melangkah meninggalkan Naya yang masih diam di tempat.

__ADS_1


"Jangan lupa juga dandan yang cantik ya sayang." teriak mama lagi.


"Emang ada acara apa sih pakai dandan juga." kata Naya kesel.


Naya langsung menuju kamar mandi melakukan ritualnya, selang 20 menit Naya sudah menyelesaikan ritual pagi nya di kamar mandi. setelah itu dia berdandan dan memakai pakaian yang kemarin mama belikan. Sesuai dengan apa yang di bilang mama tadi, gak butuh waktu lama Naya berdandan, ya dia kan emang tidak suka.


"Nay, sudah selesai belum?" kata mama dari luar kamar.


"Sudah ma, Naya sudah selesai." jawab Naya. Sambil berjalan keluar kamar.


"Wow.... ini benar anak mama? " tanya mama tidak percaya.


"Iya iya anak mama, nah gitu dong jangan pakai baju itu aja, sekali kali pakai dress kan cantik sayang" kata mama lagi


"Tapi kan Naya tidak terlalu suka mama, ini terlalu kelihatan." jawabnya kesel.


"Haha.. iya iya udah ayo turun papa, kak Ale sudah nungguin kamu." jawab mama.


"Emang ada apa sih ma? kayaknya acara penting." sahut Naya penasaran.

__ADS_1


"Kan kak Ale mau di lamar sayang" jawab mama.


"Ohh dilamar. Haaa apa ma dilamar..? siapa yang melamar kakak? tanya Naya kaget.


"Nanti lihat saja, sebentar lagi juga akan datang." jawab mama senang.


Naya turun bersama dengan mama kebawa, setelah smpai pada anak tangga terakhir papa dan kakaknya takjub melihat Naya yang mau memakai dress.. takluput juga para pelayan tidak percaya bahwa sang nona mudanya memakai dress yang menambah kecantikannya menjadi sempurna.


"Beautiful..." ucap papa Arga.


"Sangat cantik sayang... ini baru adiknya kakak." sahut Alecia bahagia.


"Ihh apaan sih kak, aku risih nih. pakaian nya kurang bahan ya." jawab Naya.


"Hahaha Naya Naya kamu ini ada ada aja." sahut Alecia terbahak bahak.


"Kenapa kakak ketawa, emang ada yang lucu ya?" tanya Naya.


"Gak kok, ya sudah ayo duduk sini disamping kakak." jawab Alecia.

__ADS_1


__ADS_2