Om Itu Jodohku

Om Itu Jodohku
BAB 26


__ADS_3

Menjelang malam hari tepatnya pukul 11 malam, Naya bangun dari tidurnya sambil mengucek mata nya pelan. Dia membuka mata lentiknya perlahan dan mengerjapkan nya. Naya bangun dari tidur dan duduk di pinggir kasur nya.


"Ini jam berapa ya? Ahh sangat lapar" gumam Naya sambil melihat jam nya.


"Haaa... kenapa aku bisa tidur seperti mayat" ucapnya kaget ketika melihat jam menunjukan pukul 11 malam.


Karna ia sudah merasa sangat lapar, Naya keluar kamar setelah ia selesai mandi. Namun tidak di sadari nya Bian juga keluar kamar untuk mengambil minum.


"Arggggghhhh...." teriak mereka bersama.


Naya kaget Bian juga keluar dari kamar dengan ciri khas orang bangun tidur.


"Aduh Om, kalau mau keluar itu bilang-bilang dong, biar Nay gak kaget. Nay kira hantu"ucap Naya sambil berjalan mendahului Bian yang masih bengong di tempat.


"Si Om kalau di lihat dari dekat ganteng juga ya" ucap Naya dalam hati.


Tidak tidak, Naya langsung menggelengkan kepala, dia tidak boleh punya perasaan pada orang yang berstatus suaminya itu.

__ADS_1


Naya berjalan memasuki dapur dan membuka kulkas guna mencari makanan untuk mengisi perutnya yang sudah berbunyi memanggil terus.


Naya melihat isi di dalam kulkas ada telur, beberapa sayuran, daging mentah, serta buah-buahan. Semuanya ada tinggal di olah saja, di dalam pikiran nya Naya ingin membuat salad buah serta steak untuk makan malam yang kemalaman.


"Ah, semua ada tinggal aku buat apa ya? Gimana kalau buat salad buah dan steak aja untuk malam ini" ucap Naya. sambil mengambil bahan-bahan yang di perlukan.


Naya mengambil beberapa buah, sebotol susu, keju, mayones untuk membuat salad buah nya. Dan mengambil beberapa potong daging untuk membuat steak.


"Kamu, sedang apa tengah malam di dapur?" tanya Bian yang baru saja sampai.


"Ehh.. ada Om. Emm ini Nay lapar jadi Nay berpikir untuk membuat makanan" ucap Naya masih sibuk memotong buah.


"Ehh.. tapi aku gak tau Om suka tidak dengan masakan ku" ucap Naya sambil menunggu jawaban Bian tap tak ada tanggapan sama sekali dari Bian.


Dengan cemberut Naya melanjutkan masak nya. Dengan cekatan dan lincah Naya menyelesaikan masakan nya karna di lihat dari muka nya Bian sudah tidak sabar untuk memakan masakan Naya istri kecil nya.


"Ini makan lah aku tidak mau melihat Om kelaparan nanti orang beranggapan kalau aku tidak bisa merawat suami nya" ucap Naya sambil menaruh sepiring steak dan semangkok salad buah serta air putih.

__ADS_1


"Terima kasih gadis kecil" ucap Bian sambil tersenyum tipis dan langsung memakan masakan gadis kecilnya.


Mendengar Bian mengucapkan terima kasih dan tersenyum padanya. Naya senang sekali walaupun gak tiap hari wajah suami nya itu di hiasin dengan senyuman.


"Baca doa dulu Om!" ucap Naya mengingatkan.


Mereka pun makan dengan tenang. Naya mengunyah setiap potongan daging yang masuk dalam mulut nya. Begitu pula dengan Bian yang makan dengan semangat.


Steak dan salad buatan Naya ternyata sangat enak. Meski Naya masih muda namun ia jago dalam urusan dapur. Itu sebab nya menjadi nilai tambah Bian untuk nya.


"Lumayan lah, meski dia gadis kecil ku yang merepot kan setidak nya aku tidak akan mati kelaparan jika bersama nya. Dan ya dia kalau di lihat-lihat cantik juga" ucap Bian dalam hati.


Di dalam kamar Naya terlihat sedang mengerjakan tugas kuliah nya sambil menyenderkan tubuh nya di atas kasur. Di tempat lain Bian yang juga di sibuk kan dengan kerjaan kantor nya, penasaran apa yang sedang di lakukan gadis kecil nya itu.


"Lagi ngerjain apa kamu seperti nya sangat sibuk?" tanya Bian yang langsung masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu


"Ah.. Aku sedang mengerjakan tugas kuliah Om! Kenapa tidak mengetuk dulu sebelum masuk sih Om" ucap Naya kesal melihat suami nya itu masuk tanpa mengetuk pintu.

__ADS_1


"Ini rumah saya jadi saya bebas dong mau ngapin, kemana, lagian kamu kan istri ku" jawab Bian sambil duduk di tepi kasur.


"Iya lah suka-suka Om ajalah" jawab Naya mengalah.


__ADS_2