Our It'S A (Pindah)

Our It'S A (Pindah)
Ksatria yang payah?


__ADS_3

Azka dan Kin kembali dari pemotretan dan kini melepas lelah di ruangan mereka.


"Grizelle mana nih?" tanya Azka dengan bodohnya pada Kin yang sedari tadi bersamanya.


"Sama Ayen palingan, briefing Bahasa Jerman?" tebak Kin polos.


Tak lama setelahnya Ayen datang dengan polosnya seorang diri membawa banyak sekali bunga di tangannya. "Kak Gri mana? Ada banyak banget titipan dari kakak kelas, buat Bang Kin sama Bang Azka juga nih, ambil."


"Loh? Bukannya sama elu, Yen? Briefing-an bahasa Jerman?" tanya Kin terkejut sekaligus heran.


"Kak Gri briefing bahasa Prancis bukan Jerman, jadwalnya minggu depan," sahut Ayen mulai merasa ada yang aneh.


Mereka saling menatap, hati mereka terlalu khawatir untuk mengacuhkan hal ini. Tiba-tiba lagi seorang mengetuk pintu ruangan mereka.


"Bukain!" perintah Azka. Dan Ayen meletakkan bunga-bunga di tangannya itu kemudian berjalan menuju pintu untuk membukakan pintu.


"Haii, Yen. Grizelle dipanggil guru olahraga," kata wanita yang malu-malu di depan Ayen itu.


"Oh iya, thanks."


Ketiga laki-laki itu saling menatap heran setelah kepergian penyampai pesan.


"Lu ke perpus! Gue ke taman, lu ke kelas!"


Kin membagi diri mereka untuk mencari Grizelle, mereka segera bergegas ke tempat yang diperintah oleh Kin. Tempat-tempat yang sering di datangi Grizelle.


Azka berlari ke perpus, mengelilingi perpustakaan, mulai dari depan hingga ke belakang, tapi nihil tak ada Grizelle disana.


Begitu juga Kin, ia mengedarkan pandang ke seluruh taman bahkan sempat bertanya tapi tak ada jawaban yang ia dapat.

__ADS_1


Tiba-tiba ponsel Kin juga Azka berbunyi, menandakan ada pesan masuk. Dari Ayen.


Kin dan Azka berlari ke tempat yang tertulis di pesan Ayen, entah darimana Ayen tahu lokasi Grizelle saat ini, mungkin dari koneksinya sebagai orang ganteng di sekolah.


Sesampainya di gudang bawah, Azka langsung mendobrak pintu dengan badannya dibantu oleh Kin.


"Si*lan!!" pekik Azka kepada para lelaki yang berani menatap Grizelle dengan tatapan b*jingan, terlebih kancing baju gadis itu sudah terbuka hampir separuhnya dengan tangan dan kaki yang terikat.


Ia terlihat sangat ketakutan. Sangat.


Kin menendang kamera yang menyoroti tubuh Grizelle hingga kamera itu jatuh ke tanah dan hancur, kemudian ia segera menutupi tubuh Grizelle dengan jasnya.


Melihat Grizelle yang menangis tanpa suara membuat Azka dan Kin kehilangan kewarasan. Mereka melakukan perkelahian di dalam gudang yang lebar, namun menjadi sempit karena banyak barang.


Azka memenangkan perkelahian dengan menumbangkan 2 orang lawannya, sedang Kin masih beradu fisik dengan Raka Ardhira yang memang preman di sekolahnya.


"Argghhh!!" kaget Azka merasakan sesuatu yang tajam tertancap di punggungnya.


Saat ia melihat ke belakang Kin sedang menahan mata pisau yang menusuk sedikit punggung Azka dengan tangan kanannya hingga darah hangat bercucuran di badan Azka.


Berkat tangan itu, punggung Azka terselamatkan.


"Bang Kin!!"


Ayen datang sedikit terlambat dan langsung menendang tepat di kepala laki-laki yang ditahan pisaunya oleh Kin.


"Ahhh!!" keluh Kin setelah melepaskan pisau, kemudian ambruk ke tanah karena kehabisan darah dan pingsan akhirnya.


"UKS Yen!!"

__ADS_1


Ayen menggendong Kin di belakangnya dan Azka menggendong Grizelle, mereka keluar dari ruangan karena anak-anak dari sekolah lain itu sudah ditangani oleh guru yang di bawa oleh Ayen.


Selama itu Grizelle masih berpikir bahwa ia sudah hancur, hidupnya sudah kacau sejak ia putuskan untuk keluar dari istana.


Namun, ia hapus pikiran itu dan mencoba untuk memberanikan diri, karena ia memiliki mereka. Mereka yang ia panggil teman.


Tapi, apa?


Dunia terlalu kejam padanya, dunia terlalu tidak adil padanya, sungguh ia membenci semua kesempurnaan yang ia punya. Ia hanya ingin menjadi orang biasa yang bebas melakukan segalanya tanpa didasari kebohongan belaka.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Haloohaaa~~


Pakabar kalian?


Semoga selalu baik ya.


Makasih udah tinggalin jejak kalian, ya walopun baru beberapa orang aja tapi satu jejak itu bakal bantu aku buat semangat sumpahh.


Jadi segini dulu yaa ceritanya, jangan patah hati ❤️ Ceritanya masih berlanjut kok gak akan end 😅


Have a nice day 🌼


Saranghae❤️


Salam manis,


Erluthh

__ADS_1


__ADS_2