
Pagi hari,mentari telah bersinar memancarkan caha nya ,ke seluruh tempat .
Sebagian orang ada yang mengawali pagi nya dengan berolahraga ,memasak,mandi ,bekerja dan lain sebagainya . Mereka melakukan aktifitas seperti yang biasa mereka lakukan .
Ayu adalah nama dari Ibu Tria ,Ibu Ayu memiliki toko kecil,ia berjualan di tokonya .
Yana adalah Ayah Tria ! beliau memiliki toko lebih besar dari toko yang ada dirumahnya.
Toko tersebut menjual berbagai macam cemilan ! dan terletak di pertokoan di kota tempat mereka tinggal .
"tok,, tok ,,,tok,,, Hendra bangun nak ! kita sarapan bersama !" Ibu memanggil Hendra dari balik pintu ,
"Baik Bu! aku segera kesana !" sahut Hendra yang masih menguap ,namun ia segera mencuci wajah nya .
__ADS_1
*Di meja makan sudah ada Ayah dan Tria ! mereka selalu sarapan bersama, sungguh keluarga berencana .Hendra menarik kursi dan ia duduk ! lalu mengambil sarapan yang ia ingin kan . Di meja sudah tersedia mi kuah - dengan sayuran ,nasi goreng dan kerupuk jiga telur dadar .Mereka menikmati sarapan bersama tanpa berkomentar akan apa yang sudah disajikan di meja tersebut . Bagi mereka masakan Ibu sangatlah lezat .
Setelah sarapan ! Ayah pergi ke toko ,Hendra bersiap akan berangkat ke kantor ! Tria membantu Ibunya membersihkan peralatan makan ! karena hari ini dia libur .Dan Ibu Ayu bisa membuka toko yang ada di depan rumahnya lebih awal ,karena sudah ada Tria yang membereskan pekerjaan dapur . Tria sering membantu Ibunya memasak ,jika dia libur atau sift sore .
"Ibu buka toko saja ! biar aku uang beresin dapur dan bersihin rumah !" Tria mengangkat sisa makanan dan membawa ke dapur . Sedangkan Ibu hanya meng iyakan perkataan Tria dan langsung menuju tokonya .
Saat hendak membuka toko ,tanpa sengaja ia menoleh ke jalanan ,dan ia melihat sepasang pria dan wanita remaja melintas di depan tokonya dengan mengendarai motor dengan kecepatan tinggi . "Apakah itu Diki? jika ia ,lantas siapa perempuan yang ia bonceng ?" gumam Ibu Ayu yang masih menerka orang yang tadi melintasi pandangannya* .
*Tria asik membersihkan setiap sudut ruangan ! ia membawa sapu,kemoceng,lap dan lain sebagainya . Tria memang suka bersih - bersih ,ia melakukannya tanpa suruhan dari orang tuanya . Setelah membersihkan rumah ! ia mandi membersihkan dirinya ,lalu menghampiri ibunya ke toko yang tepat di depan rumahnya .
"Ibu ,gimana? rame tokonya?" tanya Tria yang tengah memandang ke segala arah, memperhatikan barang - barang yang di jual oleh Ibunya .
"Ya ,begini nak ! lumayan lancar ,jadi setelah kegiatan di rumah selesai ,Ibu bisa jaga toko dan tidak merasa kesepian di rumah !" sahut Ibu yang masih sibuk dengan catatan belanjanya ! ia mencatat barang - barang yang hampir hambis dan akan melakukan order ke toko suaminya. Ya,barang - barang yang di jual oleh Ibu Ayu ,sebagian besar dari toko Ayah . Jadi mereka bekerja sama dalam usaha kecilnya .
__ADS_1
" Tria,bagaimana hubunganmu dengan Diki?" tanya Ibu sembari menatap ke arah Tria yang masih menjelajahi toko Ibunya .
"Biasa aja bu! masih nyaman hi hi hi ! " jawab Tria dengan tawa kecilnya .
" Jaga dirimu baik - baik ! jagalah kehormatanmu sebagai wanita ! jika sudah menikah ,barulah kamu boleh menyerahkan kesucian mu kepada suamimu !" pesan Ibu kepada Tria dan Tria hanya mengangguk .
"Baiklah Bu! percayalah padaku ! aki tidak akan melakukan batasan yang tidak wajar, oh ya Bu, Diki sering ajakin aku nikah! namun aku menolaknya, karena aku meras masih sangat muda untuk menikah .
Tria menceritakan ajakan Diki ,tidak ada hal yang ditutupi oleh Tria dari hubungannya bersama Diki .
"Tria ,,, menikah sangatlah mudah ! namun membinanya sangat sulit ! harus rela berkorban ,rela tersakiti ,rela bersedih dan rela kecewa! namun ada kebahagiaan yang akan darang jika kita mampu melewati semua cobaan itu ! jadi sebelum menikah ,pikirkanlah terlebih dahulu !" pinta Ibu menasehati Tria ,Tria mencerna semua perkataan Ibunya .
"Jadi ,menikah bukanlah perlombaan ! namun menikah adalah kesiapan! siap bersedih dan bahagia ! " kembali Ibunya menasehati Tria dan Tria hanya mengangguk dan tersenyum ke arah sang Ibu .
__ADS_1
"Terimakasih Ibu,sudah merawat dan membesarkan ku ! terimakasih untuk pesan dan nasehatnya ! semoga aku mendapatkan suami yang mencintai dan menyayangi ku tanpa ada batasannya !" ia memeluk sang Ibu dan mengusap punggung Ibunya* .