Pacarku Bukan Jodohku

Pacarku Bukan Jodohku
Episode 05


__ADS_3

"Rani ! aki tidak ingin menyakiti siapapun ! aku tidak ingin menjalin hubungan ini, karena aku tak ingin jika pacarku mengetahuinya dan ia akan memutuskan hubungan ku dengannya !" sahut Diki melepaskan pelukannya .


"hikz hikz ,kamu tega !!! hikz hikz. .biarkan aku mencintaimu ! jadikan aku kekasih keduamu,aku janji tidak akan memberitahu siapa pun .


Di seberang pohon ,ada pohon yang lebih rindang ! disana ada dua pasang mata yang mendengar perbincangan mereka. Mereka ada.lah Rere dan pacarnya ,mereka juga sedang ke pantai! tanpa sengaja mereka duduk di bawah pohon rindang yang ada bersebrangan dengan tempat Diki dan Rani.


Rere merekam semua perbincangan mereka dan akan memberitahu Tria ! namun niatnya dilarang oleh pacarnya . Pacar Rere tidak ingin jika Tria tahu dari orang lain,dan ia hanya mengijinkan Rere untuk menyimpan rekaman tersebut .


"Kasian Tria !" gumam Rere yang bergelayut di lengan pacarnya .


Kembali ke Rani dan Diki


" Beri aku waktu untuk berfikir !" pinta Diki , di satu sisi ia tak ingin menyakiti kekasihnya ! disisi lain ,ia tak ingin Rani kecewa ! kini Diki menjambak rambutnya frustasi ,karena ia telah melakukan kebodohan yang sekarang ia harus memilih cara bodoh juga .


"Hikzz hikzzz ,,,"Rani mengangguk sesenggukan ,karena ia masih menangis . ia juga tak ingin jauh dari Diki . Dia yakin Diki akan mencintainya seiring waktu berjalan dan dia akan merencanakan sesuatu agar Diki dan Tria putus hubungan .


"Sudah siang ! kita pulang sekarang,aku akan pikirkan nanti !" Diki terbangun dari duduknya dan hendak mendahului Rani . Namun tangan Rani lebih cepat menangkap lengan Diki ! sehingga sekarang mereka berjalan beriringan dengan posisi tangan Rani melingkar di lengan Diki . Dan kepala Rani bersandar di bahu Diki .


Rere dan pacarnya masih memandang ke arah Rani dan Diki . mereka mengangkat kedua bahunya ,pertanda tidak mengerti akan kelakuan Rani dan Diki . Diki hanya meng iyakan kelakuan Rani terhadapnya tanpa menolak .

__ADS_1


"Yessss,akhirnya Diki ga berontak ! aku nyaman berada di sampingmu! tetaplah seperti ini !" gumam Rani .


Sedangkan Rere dan pacarnya pun berbisik .


"Tuh cewek ,resek banget ! sudah tau Diki punya pacar ,masih aja mau jadi yang kedua . Emang ga ada cowok lain apa ?" gerutu Rere yang sengit melihat pemandangan tersebut .


"ga boleh gitu sayang ! kamu juga cewek gak boleh menghina ! sahut pacarnya dan menangkup wajah Rere dengan kedua tangannya dan mengarahkan wajah Rere ke kanan dan ke kiri seperti memainkan boneka .


" Sayang kok belain cewek itu?? aiisssshhhh semua cowok sama aja,lihat yang bening dikit pasti dah matanya melompat !" Rere ngambek karena pembelaan Pacarnya terhadap Rani .


"Bukan seperti itu sayang ! aku cuman tidak ingin ,calon Ibu dari anakku suka menghina !


Di restoran tempat Tria bekerja ,hari ini Tria kurang fokus ! ia selalu salah dalam mengerjakan tugasnya ,tidak seperti biasanya ..


Mungkinkah insting seorang wanita lebih tajam?????


"Tria ,lo baik - baik aja kan? gue perhatiin hari ini lo ga fokus! apakah ada masalah ? cerita ke gue buruan !" seru Aksa yang sedari tadi memperhatikan Tria .Aksa menyukai Tria ,namun ia pendam karena ia tahu bahwa Tria sudah memiliki kekasih .Namun mereka tetap berteman dengan baik .


" gue ga pa pa ! cuman gue heran, kenapa ya

__ADS_1


dari tadi gue deg - degan gitu ? gue juga bingung !" sahut Tria yang sekarang mencoba mem fokuskan perasaannya ,agar bisa bekerja dengan baik .


"Niiihhh,,,minum dulu ! biar lo tenang!" Aksa menyodorkan segelas air putih untuk Tria .


"Thank's !" sahut Tria menerima air itu dan langsung meminumnya .


"Ada apa sebenarnya? kenapa aku ga fokus gini?" gumam Tria sembari meminum segelas air yang ia pegang sekarang .


Kembali ke Rani dan Diki.


Rani dan Diki sudah berada di dalam mobil ! mereka terdiam tanpa sepatah kata pun .Rani tak hentinya menatap ke arah Diki yang sedang fokus mengemudi ! Diki yang melihat tatapan Rani dari kaca spion ,tak menghiraukannya .Diki hanya fokus menatap kejalanan sembari berfikir ,memikirkan ide gila Rani .


"kok diem aja?" Rani membuka obrolan dengan nada manjanya ,ia pun bergelayut di lengan Diki . Namun segera Diki melepasnya dengan alasan .


"Jangan seperti ini ,bahaya ! aku lagi nyetir !" sahut Diki yang berusaha melepas tangan Rani dari lengannya .


"uuuhhhh,, !" gumam Rani yang sekarang tengah marah ,namun tak bisa meluapkan amarahnya di hadapan Diki . " gue pastiin lo akan menjadi milik gue seutuhnya !" gumam Rani ,tersenyum licik . Tidak terasa mereka sudah tiba di kediaman Rani ,ia pun turun dan melambaikan tangan ke pada Diki dengan memberi kiss bye nya . Namun Diki hanya membalas dengan lambaian tangan saja dan ia pun berlalu meninggalkan kediaman Rani .


"bisa gila gue! mikirin tingkah Rani !" gumam Diki ,sekarang ia menuju ke suatu tempat ! dimana ia sudah janji bertemu di sebuah cafe untuk makan siang bersama Hendra .

__ADS_1


__ADS_2